Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Sosialisasi dan Pembuatan Nomor Induk Berusaha Berbasis Online Single Submission di Desa Teluk Pinang Intan Firdaus Zohani; Agus Priyatno; Annisa Mawardini
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v3i1.6574

Abstract

Pengabdian Masyarakat di Desa Teluk Pinang Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah terlaksana mulai tanggal 14 Juli 2022 hingga 15 Agustus 2022. Dengan perencanaan program kegiatan berdasarkan hasil observasi dengan menganalisis masalah yang didapati yaitu kurangnya perhatian pelaku UMKM terhadap legalitas suatu usaha, maka dibentuklah program sosialisasi dan pembuatan NIB UMKM. Dengan tujuan mempermudah masyarakat dalam memahami dan memiliki perizinan usaha mereka melalui sistem Online Single Submission. Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) adalah bentuk perizinan suatu usaha yang dikeluarkan dan disahkan oleh lembaga OSS atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/walikota melalui sistem elektronik terpadu yang diatur dengan peraturan pemerintah nomor. 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Dengan menggunakan metode pelaksanaan: 1) Sosialisasi dan Pendaftaran, 2) Penginputan data NIB, 3)Pencetakan Sertifikat NIB. Terdapat 20 peserta yang antusias mendaftarkan perizinan usaha mereka yang sangat mudah dan tanpa biaya administrasi.
METODE TIKRAR DALAM MEMBENTUK GENERASI QURANI DI YAYASAN SHOUTUZ ZIKRI WALFIKRI Siti Sukmayanti; Anisa Rahmadanti; Annisa Mawardini
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9026

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data observasi dan wawancara yang menunjukkan bahwa dengan metode tikrar dapat membantu dalam menghafal. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui lebih tepat bagaimana cara terbaik untuk membangun generasi yang memahami agama. Tidak hanya dengan memahaminya, tetapi juga dengan melakukannya, yaitu dengan menghafal Al-Quran melalui metode tikrar. Metode penelitian kualitatif yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada 3 (tiga) narasumber. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode tikrar merupakan metode yang sudah lama dipraktikkan Yayasan Shoutuz Zikri. Tujuan dari metode ini adalah agar siswa dapat menghafal dengan cara membaca, mendengar dan menghafal secara berulang-ulang. Dengan begitu lama kelamaan Anda akan terbiasa dan terbangun dari menghafal.
ANALISIS POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA KELAS 3 SDN PASIRMUNCANG 02 Muhammad Jaelani; Annisa Mawardini; Hanrezi Dhania Hasnin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.24152

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Motivasi dilakukannya penelitian ini adalah adanya permasalahan pola pendidikan yang berhubungan dengan kedisiplinan siswa. orang tua merupakan faktor utama yang mempengaruhi disiplin belajar anak. Penulis melakukan penelitian di SDN Pasirmuncang 02 untuk mengetahui dampak pengasuhan terhadap kedisiplinan 32 siswa kelas tiga. Siswa kelas tiga berada pada tahap kecerdasan emosional di mana mereka lebih terampil dalam mengatur emosi dan menerapkan pengendalian diri secara sadar. Penulis mewawancarai guru dan orang tua siswa kelas tiga mengenai kedisiplinan anak-anak mereka di kelas dan mengamati beberapa anak terkait kedisiplinan mereka di luar kelas dan di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan akademik siswa berada pada tingkat yang baik. Karena sebagian besar indikator-indikator yang telah ditentukan dalam penilaian kedisiplinan telah tercapai dengan baik, begitupun dengan pola asuh orang tua mendapatkan hasil penilaian yang baik. Guru dan orang tua siswa saling berkolaborasi dalam membentuk karakter disiplin. Orang tua siswa memberikan dukungan motivasi. Orang tua siswa pun menanamkan agar selalu belajar dalam sikap, disiplin, dukungan emosional, motivasi dan rasa bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Implementasi Media Edukatif Berbasis Daur Ulang untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan di Sekolah Dasar Annisa Mawardini; Risma Ananda; Dinda Aulia; Nafhan Maulana Ashary; Fatimah Mauw; Fauziatul Hamamy
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media edukatif berbasis daur ulang dalam meningkatkan kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar di SDN Gunung Geulis 02. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 32 siswa kelas VI, dua guru, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan daur ulang, seperti pembuatan pot tanaman dan media tata surya dari botol plastik, mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kreativitas, serta kepedulian lingkungan. Integrasi media daur ulang dalam pembelajaran kolaboratif juga memperkuat partisipasi dan pemahaman siswa. Dengan demikian, media edukatif berbasis daur ulang merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan.
Pengembangan Sikap dan Rasa Kemanusiaan Peserta Didik di Sekolah Dasar dalam Pembinaan Kepramukaan Riska Pratiwi; Putri Rustiandi; Siti Sarah Apriliani; Lintang Nurmalasari; Rizki Rahayu; M Kiki Rizki; Rizki Abdussalam; Annisa Mawardini
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.17166

Abstract

Pembinaan pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang memiliki peran penting dalam pengembangan karakter dan sikap kemanusiaan peserta didik. Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam pramuka, seperti pelatihan kepemimpinan, kerja sama tim, dan kegiatan sosial, anggota pramuka diajarkan untuk memiliki rasa empati, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembinaan pramuka terhadap sikap kemanusiaan siswa dan mengembangkan sikap dan rasa kemanusiaan pada siswa di sekolah dasar. Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, melakukan pembinaan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan pramuka secara signifikan berkontribusi dalam membentuk sikap kemanusiaan siswa, yang tercermin dalam perilaku mereka sehari-hari, seperti kepedulian terhadap lingkungan, partisipasi dalam kegiatan sosial, dan kemampuan berempati terhadap orang lain. Secara garis besar pembinaan kepramukaan efektif mengembangkan sikap dan rasa kemanusiaan peserta didik dengan dukungan motivasi pembina, orang tua dan kegiatan praktis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan untuk pendidik dan pembina pramuka dalam membuat program dan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan sikap kemanusiaan pada siswa.
Implementasi Dwi Satya dan Dwi Darma dalam Kegiatan Pramuka Siaga Alis Ramdaniati; Nur Zahroul Mawardiyah; Regina Febriani; Annisa Mawardini
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.17568

Abstract

Pramuka adalah organisasi pendidikan nonformal yang bertujuan untuk mendidik kepribadian, karakter, dan keterampilan anak-anak Indonesia melalui kegiatan di alam terbuka. Penelitian ini menyelidiki bagaimana nilai-nilai Dwi Satya dan Dwi Dharma pada anggota Pramuka Siaga kelas 3 di SDN Cibeureum 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data yang meliputi observasi dan studi literatur. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa nilai-nilai Dwi Satya, seperti menjalankan kewajiban terhadap Tuhan, negara, dan keluarga, serta berbuat kebaikan setiap hari, diterapkan melalui pembelajaran sederhana, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan anak-anak. Demikian pula, nilai Dwi Dharma, seperti berbakti kepada orang tua serta berani dan tidak putus asa, diterapkan melalui kegiatan harian, simulasi, dan pembiasaan di lingkungan sekolah maupun rumah. Penerapan nilai-nilai ini melibatkan pembina, siswa, dan orang tua secara aktif, menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter anak yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli. Aktivitas seperti menyanyikan lagu kebangsaan, membantu orang tua, dan berbagi dengan teman memperkuat nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan siswa. Dengan pendekatan sistematis dan integratif, penelitian ini menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam mengembangkan potensi anak dan membentuk Individu yang memiliki karakter luhur dan memberikan dampak baik bagi lingkungan sekitar.
Pemanfaatan Kulit Buah Nanas Menjadi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Ramah Lingkungan Anisa Fauziah; Jeannissa Azzahra; Reni Mulyani; Rismatu Sa'diah; Siti Herma Damayanti; Annisa Mawardini
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.20656

Abstract

Eco-Enzyme merupakan larutan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah, gula, dan air yang menghasilkan cairan multifungsi ramah lingkungan. Penelitian ini, bertujuan mengkaji potensi kulit buah nanas sebagai bahan baku pembuatan Eco-Enzyme yang dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-eksperimen melalui teknik observasi dan dokumentasi untuk menganalisis proses fermentasi dan perubahan karakteristik larutan. Fermentasi dilakukan selama tiga bulan dengan rasio 3:1:10 (kulit nanas, gula merah, dan air). Hasil menunjukkan bahwa Eco-Enzyme efektif menyegarkan warna daun tanaman singkong setelah diencerkan dengan air dalam perbandingan 1:10. Selain sebagai pupuk alami, larutan ini berpotensi menjadi solusi pengelolaan limbah dapur yang ramah lingkungan dan ekonomis. Penelitian dilakukan oleh lima mahasiswa PGSD Universitas Djuanda di Kampung Lembur Situ, Cianjur tanpa keterlibatan warga yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 6 (air bersih dan sanitasi layak), 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), dan 15 (menjaga ekosistem daratan). Temuan ini memperkuat bahwa limbah dapur memiliki nilai guna tinggi jika diolah tepat dan dapat diterapkan sebagai praktik Pendidikan lingkungan berbasis rumah tangga.
Siklus Air Tak Lagi Abstrak: Menemukan Ilmu Lewat Game, Proyek, dan Pengalaman Nyata Santy Kurniasih; Annisa Mawardini
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21160

Abstract

Ilmu Pengeyahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran penting di tingkat Sekolah Dasar karena bertujuan membekali siswa dengan pemahaman awal mengenai berbagai fenomena alam yang terjadi di sekitar kita salah satu materi yang diajarkan adalah topik siklus air, yang melibatkan proses-proses penting seperti evaporasi (penguapan), kondensasi (pengembunan), presipitasi (hujan), dan infiltrasi (peresapan ke tanah). Meskipun topik ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, sifatnya yang abstrak membuat banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami urutan dan keterkaitan antar tahapan siklus tersebut, terutama ketika disampaikan tanpa bantuan media visual atau pengalaman langsung yang bermakna. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran IPA yang hanya mengandalkan metode ceramah dan membaca buku teks sering kali kurang mampu menarik minat siswa dan gagal membangun pemahaman konseptual yang kuat. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan menyenangkan salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah dengan menggabungkan model Project-Based Learning (PJBL) dan Discovery Learning, yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman, eksplorasi, dan proyek nyata yang berhubungan dengan lingkungan mereka. Dalam praktiknya, pendekatan ini dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang inovatif, seperti permainan edukatif bertema siklus air (Super Droplet Cycle Game) evaluasi interaktif menggunakan platform seperti Kahoot dan Concker, serta penggunaan materi visual yang dirancang secara kreatif melalui aplikasi canva. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pengamatan, diskusi kelompok, dan penyelesaian proyek sederhana, pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep siklus air secara lebih mendalam dan bermakna. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam asppek motivasi belajar, rasa ingin tahu ilmiah, dan kesadaran terhadap pentingnya menjaga siklus air sebagai  bagian dari keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang memadukan visualisasi, interaktivitas, dan pengalaman langsung sangat direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar guna mengoptimalkan pencapaian kompetensi siswa secara holistik.
Sosialisasi Pengolahan Nasi Sisa Menjadi Pakan Ayam Di Kampung Mulyasari Annisa Mawardini; Siti Indah Isa Ine Ari; Nisa Nur Azizah; Syifa Hamidah
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v6i2.20681

Abstract

Masalah yang berkaitan dengan sisa makanan, terutama nasi, menjadi tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan di Indonesia. Di sisi lain, peternak ayam kecil mengalami kesulitan dalam mendapatkan pakan karena harga pakan komersial yang tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menawarkan solusi praktis dengan memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat Kampung Mulyasari tentang cara mengolah nasi sisa menjadi pakan untuk ayam melalui proses fermentasi. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi tentang fermentasi nasi dengan menggunakan bahan tambahan seperti dedak, gula merah, dan sayuran. Hasil dari fermentasi ini diperiksa berdasarkan warna, aroma, tekstur, dan penerimaan oleh ayam. Kegiatan ini menunjukkan bahwa nasi sisa yang difermentasi mengalami perubahan fisik yang baik dan diterima oleh ayam tanpa efek negatif. Selain menawarkan alternatif pakan yang bergizi, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada dukungan ekonomi lokal dan keberlanjutan lingkungan.
Media Pembelajaran IPA dalam Mengembangkan Karakter Cinta Lingkungan Bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nagrak 01 Muhamad Artha Kamayan; Helmia Tasti Adri; Annisa Mawardini
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21724

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna  membentuk karakter peduli lingkungan bagi siswa kelas V di SDN Nagrak 01. Penelitian ini memakai metode kualitatif yang dipakai guna mendapat data yang mendalam, melalui observasi, wawancara dengan wali kelas, guru mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan siswa kelas V, serta dokumentasi. Analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran lingkungan hidup meliputi pembiasaan, keteladanan, dan action learning Langkah-langkah yang dicoba guru antara lain memanfaatkan area sekitar selaku alat pembelajaran serta tempat berlatih serta menitikberatkan evaluasi pada evaluasi afektif. Aspek pendukung ketercapaian antara lain kemampuan guru serta kepala sekolah dalam membimbing siswa serta terdapatnya media pembelajaran yang membolehkan siswa menguasai angka peduli lingkungan. Aspek penghalang antara lain durasi pembelajaran yang terbatas serta kedudukan keluarga yang kurang dalam  menanamkan nilai peduli lingkungan.