Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kasus: Penyesuaian Diri Mahasiswi yang Pernah Mengalami Child Abuse Emma Fauziah
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i2.35705

Abstract

Mahasiswa yang memasuki dunia perguruan tinggi akan menghadapi berbagai tantangan. Mereka harus mandiri memenuhi kebutuhan pribadi dan pada saat bersamaan juga harus melakukan penyesuaian terhadap tuntutan akademik di perguruan tinggi. Penyesuaian diri akan lebih mudah dicapai dengan adanya dukungan sosial dari keluarga. Pandangan anak terhadap kehidupan sesuai dengan ajaran orang tua yang terjadi melalui pengalaman hidup bersama orang tua, baik yang menyenangkan atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyesuaian diri pada mahasiswa yang pernah mengalami child abuse dari ayahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus yang bertujuan untuk mendalami dan memahami kasus dengan lebih baik. Partisipan penelitian adalah mahasiswi yang pernah mengalami child abuse. Metode pemilihan partisipan dilakukan dengan snowball sampling. Peneliti menggunakan observasi dan wawancara pada partisipan dan significant others untuk memperoleh data, kemudian menganalisisnya berdasarkan lima domain penyesuaian diri di perguruan tinggi menurut Mattanah (Mattanah, 2016), yaitu: prestasi akademik dan kompetensi akademik, (2) kompetensi interpersonal dan kepuasan dalam relasional, (3) pengaruh stress dan perilaku berisiko tinggi, (4) Harga diri dan self-efficacy, dan (5) Perkembangan kemandirian, identitas ego dan identitias karir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman child abuse pada partisipan berdampak penyesuaian diri di perguruan tinggi.
PENGARUH SELF DISCLOSURE TERHADAP SELF CONFIDENCE PENGGUNA SECOND ACCOUNT INSTAGRAM PADA GENERASI Z SISWA SMK NEGERI 1 JORLANG HATARAN Fikriyah Iftinan Fauzi; Walyono Walyono; Emma Fauziah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4102

Abstract

Abstract: This study aims to examine the influence of self-disclosure on self-confidence among students who use second Instagram accounts at the SMK Negeri 1 Jorlang Hataran. The research employed a quantitative method with a sample of 180 students. The sampling technique used was convenience sampling. Data collection methods involved validated and reliable self-disclosure and self confidence scales. Data analysis utilized simple linear regression, resulting in a significant regression value of P = 0.027 (< 0.05), indicating a significant influence of self-disclosure on self-confidence with a coefficient of determination (R²) of 0.027 or a contribution of 2.7%. The findings reveal that self-disclosure has a positive and significant impact on self-confidence. This means that the higher the self-disclosure level of students, the higher their self-confidence. Data categorization showed that the majority of respondents were in the moderate to high categories for both self-disclosure and self-confidence, with empirical means exceeding the hypothetical means, indicating a positive impact. Keywords: self-disclosure; self-confidence; second account; Instagram; students Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-disclosure terhadap self-confidence pada siswa pengguna second account Instagram di SMK Negeri 1 Jorlang Hataran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 180 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala self-disclosure dan self-confidence yang telah divalidasi dan reliabel. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan hasil signifikan regresi sebesar P = 0,027 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh antara self-disclosure terhadap self-confidence dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,027 atau sumbangsih sebesar 2,7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-disclosure memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap self-confidence. Artinya, semakin tinggi tingkat self-disclosure siswa, semakin tinggi pula self-confidence mereka. Kategori data menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori sedang dan tinggi untuk self-disclosure dan self-confidence, di mana mean empiris self-disclosure dan self-confidence lebih besar dari mean hipotetik, menunjukkan pengaruh positif. Kata kunci: self-disclosure; self-confidence; second account; Instagram; siswaÂ