Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mencegah Bahaya Seks Bebas Pada Remaja di SMAN 6 Kota Bengkulu Andri Kusuma Wijaya; Susilawati; M. Bagus Andrianto; Fatsiwi Nunik Andari
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 1 No. 2 (2023): MEI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jupengkes.v1i2.169

Abstract

Free sex is sexual relations carried out by men and women without any marriage ties. Free sex behavior is currently a problem experienced by Indonesian teenagers. Today's youth are easily influenced by calls from the opposite sex to commit sexual deviance driven by mutual love for one another. Teenagers never think that they will lose what they will receive if they have sex outside of marriage. A recent survey conducted by the Indonesian Child Protection Commission (KPAI) showed that 32% of adolescents aged 14 to 18 in Jakarta, Surabaya and Bandung had had sex. as many as 21.2% of young women in Indonesia have had an abortion. Islam has regulated the relationship between men and women. Islam prohibits a child from being introduced to his identity as a man or a woman, the boundaries of genitalia and manners as well as basic social norms so that they can form a believer and pious person. Apart from being a form of education, this is a form of prevention against crimes and sexual deviations.
Meningkatkan Kemampuan Toilet Training Melalui Metode Demonstrasi dan Edukasi Pada Anak Sekolah Dasar Andri Kusuma Wijaya; M. Bagus Andrianto; Emi Kosvianti; Fatsiwi Nunik Andari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2231

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya perilaku saniter saat menggunakan fasilitas toilet sekolah, melalui metode edukasi interaktif dan demonstrasi toilet training. Kelompok anak usia sekolah dasar, terutama kelas rendah, merupakan kelompok yang rentan mengalami penularan penyakit berbasis lingkungan akibat kurangnya pemahaman mengenai kebersihan eliminasi. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di SDN 31 Srikuncoro dengan sasaran siswa kelas 2. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan utama yaitu pengkajian awal (pre-test), pemberian edukasi multimedia berbasis video animasi, demonstrasi taktis menggunakan alat peraga visual (phantom), serta evaluasi akhir (post-test). Dari total populasi, terdapat 23 siswa sebagai responden konstan yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Hasil evaluasi kognitif menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan. Pada tahap pre-test, terdapat 3 anak yang belum memenuhi kriteria kelulusan personal (75%). Namun, setelah diberikan intervensi demonstrasi, hasil post-test menunjukkan angka kelulusan klasikal melonjak tajam mencapai 95,65%. Kesimpulannya, kombinasi edukasi interaktif dan demonstrasi alat peraga terbukti sangat efektif dalam merekonstruksi pemahaman kognitif siswa menuju pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat yang mandiri di lingkungan sekolah.