Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI BUDAYA ISLAM LOKAL TRADISI LISAN TERNATE SEBAGAI KOMUNIKASI DAKWAH PADA KONTEKS SOSIAL-MODERN Siti Nur Alfia Abdullah
AL-IDZA'AH: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/al-idzaah.v5i1.3594

Abstract

Kultur masyarakat Ternate memiliki local wisdom dalam bentuk tradisi lisan yang terkonstruk dalam hal komunikasi, dengan tujuan memperbaiki norma serta etika bermasyarakat. Tradisi lisan ini menampakkan bagian dari proses komunikasi dakwah pada masyarakat Ternate dan bentuk integrasi budaya Islam lokal pada konteks sosial-modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis field research (penelitian lapangan) yang berlokasi di Ternate. Subjek penelitian ini terdapat pada masyarakat Ternate. Para informan meliputi tokoh masyarakat dan tokoh agama yang juga merupakan bagian dari sumber data primer penelitian. Sedangkan data sekunder diperoleh dari arsip-arsip dalam bentuk buku dan karya tulis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan cara reduksi, penyajian data dan kesimpulan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatik. Hasil penelitian menemukan bahwa tradisi lisan Ternate memiliki eksistensi dalam hal komunikasi, dikarenakan komunikasi dapat dijadikan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan lewat sastra lisan yang penting bagi masyarakat Ternate. Tradisi lisan Ternate, mengandung gagasan, pikiran, ajaran dan nilai-nilai moral yang bertujuan untuk menguatnya ikatan batin di antara anggota masyarakat dalam bentuk solidaritas sosial (ukhuwah).
KOMUNIKASI BUDAYA DALAM PERSPEKTIF EKOKRITIK SASTRA ATAS SASTRA LISAN TERNATE Siti Nur Alfia Abdullah
AL-IDZAAH: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/al-idzaah.v6i1.5861

Abstract

Sebagai upaya untuk memberikan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup, diperlukan sebuah media yang berbasis pada budaya yang melekat erat pada masyarakat, terutama masyarakat Ternate. Kultur masyarakat Ternate, mereka memiliki local wisdom dalam ruang lingkup sastra lisan Ternate. Penelitian ini dibangun untuk bahan edukasi masyarakat dengan mengusung eko-kritik sastra yang ada pada sastra lisan Ternate. Penulis kemudian mengklasifikasi beberapa rumusan masalah yakni: (1) mengeksplorasi tentang sastra lisan Ternate dalam beberapa bentuk; (2) menerapkan penggunaan teori ecocriticism dalam sastra lisan Ternate; (3) konsep pendidikan lingkungan pada sastra lisan Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa studi ekologi sastra di Indonesia harus dipelajari lebih intensif dan lebih jauh didorong untuk membangkitkan minat dalam studi sastra interdisipliner pada karya sastra ekologis. Dalam hal ini, sastra lisan Ternate secara nuansa imajiner bisa diklasifkasikan atau digolongkan kepada salah satu sastra hijau. Di mana, dalam sastra lisan Ternate tersebut membahas nuansa alam yang dijadikan sebagai gambaran kehiduapan berbudaya dan religiusitas masyarakat Ternate dengan keragaman etnis dan budaya telah memiliki pengetahuan-pengetahuan lokal (Kearifan lokal) yang ada sejak dahulu.