p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Putri Kusvianti
Universitas Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keunikan Roti Buaya Betawi: Sebagai Lambang Kesetiaan Di Kota Depok Jawa Barat Chechya Avayah Tiffany; Ervina Safitri Herdianing; Putri Kusvianti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4: Juni 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i4.1729

Abstract

Dalam sebuah kehidupan, masing-masing dari kita memiliki tujuan hidup untuk bisa bersama dalam satu tujuan dan ikatan. Indonesia merupakan sebuah negara yang kaya akan sebuah tradisi dan  kebudayaan. Salah satu bentuk perwujudan sebuah ikatan yakni dengan melakukan sebuah pernikahan menggunakan tradisi budaya yang dimiliki salah satunya adalah tradisi pernikahan milik suku Betawi. Keindahan pada budaya Betawi yang bersahaja menyangkut sejarah, makna, filosofi serta upacara yang berkaitan dengan masyarakat. Suku Betawi sendiri berada di wilayah Daerah Khusus Ibukota. Jakarta dan sekitarnya yang tentunya masih menjalankan tradisi Adat suku Betawi. Keunikan tradisi pernikahan adat Betawi adalah menggunakan sepasang roti berbentuk buaya yang digunakan sebagai lambang kesetiaan bagi kedua pasangan dalam mengarungi kehidupan berumah tangga. Dalam tradisi pernikahan roti buaya adat Betawi ini memiliki makna dan juga filosofis yang baik kepada Tuhan Yang Maha Esa  kemudian doa dan harapan- harapan baik tersebut ditujukan untuk kedua mempelai agar rumah tangga yang bertahan lama, dengan mengandung harapan baik seperti kesetiaan, kemapanan, cinta kasih sampai akhir hayatnya. Tujuan penelitian ini digunakan untuk mengetahui makna dan filosofis dari penggunaan roti buaya sebagai lambang kesetiaan perkawinan adat Betawi. Metode yang digunakan dalam pembuatan penelitian ini dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang menjadikan informan sebagai subjek penelitian.