Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Motivasi Kerja Melalui Ice Breaking Pada Pegawai Protokol dan Komunikasi Pimpinan Enjela Sukma Handayani; Nuzsep Almigo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.890

Abstract

Motivasi kerja adalah sesuatu yang menimbulkan semangat atau dorongan untuk bekerja. Namun, motivasi kerja tidak selalu stabil dan terkadang mengalami penurunan. Penurunan motivasi kerja juga terjadi pada karyawan di bagian protokol dan komunikasi pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin. Penurunan motivasi kerja ini terjadi karena banyaknya tugas-tugas yang ada sehingga membuat sebagian karyawan terkadang merasakan bosan dan lelah. Dengan menurunnya motivasi kerja tersebut membuat sebagian karyawan menunda-nunda tugas dan pekerjaan yang diberikan. Akibatnya visi dan misi dari instansi tersebut tidak bejalan dengan optimal. Oleh karena itu dibuatnya kegiatan ice breaking berupa permainan tebak kata. Tujuan dilakukan kegiatan ini untuk meningkatkan kembali motivasi kerja karyawan di bagian protokol dan komunikasi pimpinan. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian di protokol dan komunikasi pimpinan maka dapat disimpulkan sebelum dan sesudah kegiatan ini dilakukan terdapat perbedaan hasil terkait tingkatan motivasi kerja karyawan. Dapat dilihat adanya peningkatan motivasi kerja karyawan setelah bermain permainan tebak kata, maka kegiatan ini berguna untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan.
ANALISIS JABATAN KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN DI ORGANISASI PERANGKAT DAERAH PERENCANAAN DAN KEUANGAN SEKERTARIAT DAERAH PEMERINTAHAN KABUPATEN BANYUASIN Nuzsep Almigo; M. Thoriq Lailus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15158

Abstract

Analisis jabatan merupakan kegiatan menganalisis dan mendesain pekerjaan apa saja yang harus dikerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan mengapa pekerjaan itu harus dilakukan. Pada OPD perencanaan dan keuangan didapatkan hasil bahwa Kepala OPD perencanaan dan keuangan terlihat sering melakukan terjun langsung menemui bagian Bendahara Keuangan pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tujuan untuk mengambil berkas-berkas tugas yang dikerjakan oleh setiap OPD tersebut. Selain itu biasanya Kasubag ini sering melakukan pekerjaan-pekerjaan bawahannya. Maka dari itu tujuan dari kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui lebih dalam terkait jobdesk OPD perencanaan dan keuangan dengan melakukan analisis jabatan. Kegiatan ini dikembangkan berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Setelah dilakukan observasi dan wawancara lebih dalam maka didapatkan hasil bahwa Kepala OPD perencanaan dan keuangan sering melakukan pekerjaan diluar dari jobdesknya.
SELF EFFICACY MANTAN PECANDU NARKOBA YANG SEDANG MENJALANI REHABILITASI DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) KABUPATEN OGAN KOMERING ULU (OKU) TIMUR DALAM MENGHADAPI CRAVING NARKOBA Rio Saputra; Nuzsep Almigo
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 7: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba termasuk masalah yang cukup kompleks dan memiliki dimensi yang luas, baik dari sudut medik, psikiatrik, kesehatan jiwa, maupun psikososial. BNN OKU Timur terus menggunakan berbagai cara untuk menjaga kondisi tidak menggunakannya narkoba para mantan pengguna narkoba yang diberdayakan di Yayasan ini. penulis ingin melihat self efficacy dari mantan pecandu narcoba dalam menghadapi craving. Penulis tertarik untuk mengambil fenomena Self Efficacy Mantan Pecandu Narkoba Yang Sedang Menjalani Rehabilitasi Di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Dalam Menghadapi Craving Narkoba. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah Pemulihan penyalahgunaan narkoba adalah proses yang kompleks dimana dapat menyebabkan craving ataupun rasa ingin untuk menggunakan narkoba kembali. Untuk mengatasi hal tersebut mereka membutuhkan dukungan dari keluarga dan juga masyarakat
Self Regulation and Sexual Behavior in Adolescent Visitors Ezra Kristina Silitonga; Nuzsep Almigo
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/philanthropy.v7i2.7818

Abstract

The research aims is to determine the relationship between self-regulation and sexual behavior among teenage visitors to PT. Jakabaring Sport City Palembang. The total population in this study was 150 teenage visitors and the samples were 105 teenage visitors to PT. Jakabaring Sport City obtained through purposive sampling technique. The measuring instruments used in this research are the self-regulation and sexual behavior scales. For analysis techniques, use simple regression analysis techniques. The results of research data analysis using the SPSS version 25 for Windows program show a correlation coefficient (R) of -0.433, a coefficient of determination (R square) of 0.188 and a p value = 0.000 (p<0.01). This shows that there is a negative relationship between self-regulation and sexual behavior among teenage visitors to PT. Jakabaring Sport City. The contribution of the two independent variables to the dependent is 18.8%.Keywords: self regulation, sexual behavior, adolescent 
IMPLEMENTASI ASSESSMENT CENTER DALAM MENILAI KOMPETENSI NONTEKNIS DI PT. BUKIT ASAM, TBK Nuzsep Almigo; Muhammad Nazrey Rachmadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42324

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) bukan hanya dianggap sebagai pelaksana operasional, tetapi juga sebagai aset strategis yang dapat menentukan keberhasilan organisasi. Salah satu metode yang digunakan untuk menilai kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) adalah Assessment Center, yang efektif dalam memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai potensi karyawan. Metode yang digunakan yaitu observasi partisipatif. Hasil pengabdian Masyarakat bahwa kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan uji kompetensi di PT. Bukit Asam, Tbk. melalui Assessment Center merupakan metode yang efektif dalam menilai kompetensi dan potensi pegawai. Proses yang terstruktur dan penggunaan teknologi berbasis Assessment Management System (AMS) memberikan berbagai keuntungan dalam hal efisiensi, akurasi, serta kemudahan dalam pengelolaan data asesmen.
ANALISIS PERAN GRATITUDE PADA KARYAWAN PT PLN INDONESIA POWER KERAMASAN Nuzsep Almigo; Astrid Sembayu Senja
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51372

Abstract

Dalam era kerja modern yang kompetitif dan dinamis, perusahaan tidak hanya dituntut untuk berinovasi dalam hal teknologi dan efisiensi operasional, tetapi juga dalam pengelolaan sumber daya manusia. Sumber daya manusia bukan lagi dipandang sekadar sebagai faktor produksi, melainkan sebagai aset strategis yang memiliki peran krusial dalam menentukan keberhasilan organisasi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan psikologis karyawan menjadi aspek yang semakin penting dalam praktik manajemen organisasi masa kini. Metode yang digunakan penulis yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat gratitude (rasa syukur) pada karyawan PT PLN Indonesia Power UBP Keramasan secara sistematis dan objektif. Pendekatan ini dipilih karena sesuai untuk menjelaskan kecenderungan atau pola dari suatu fenomena psikologis tertentu berdasarkan data numerik dari responden yang diteliti. Hasil pengabdian Masyarakat bahwa gratitude memiliki peran yang signifikan dalam membentuk perilaku dan sikap positif karyawan di PT PLN Indonesia Power UBP Keramasan. Seluruh item yang mengukur gratitude menunjukkan rata-rata nilai yang tinggi, mengindikasikan bahwa karyawan secara umum memiliki tingkat rasa syukur yang kuat terhadap pekerjaan dan lingkungan kerja mereka.
PSIKOEDUKASI ANTI BULLYING DENGAN TEKNIK ROLE PLAY PADA SISWA SD NEGERI 07 TANJUNG LAGO Nuzsep Almigo; Nadia Nadia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.53711

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi terkait dengan dampak bullying serta mengajak siswa untuk tidak melakukan bullying terhadap sesame teman. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyrakat ini pendekatan Role Play yaitu pendekatan bersifat partisipatif dan edukatif, dengan menekankan keterlibatan aktif siswa dalam seluruh rangkaian kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying, mengenali berbagai bentuknya, serta memahami dampak negatifnya. Melalui Role Play dan metode ekspresif, siswa mampu mengembangkan empati, mengekspresikan emosi, dan menunjukkan perilaku prososial seperti membantu teman yang menjadi korban.
Work Stress and Job Satisfaction among Police Officers at Palembang Resort Police Station Choirul Alfan; Nuzsep Almigo
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 7 No. 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/elsjish.v7i3.36521

Abstract

The aim of this research is to find out the relationship between work stress and job satisfaction among Indonesian National Police (Polri) officers at Polrestabes Palembang. Job satisfaction is the level of contentment or discontent an employee feels with their work, whereas work stress is the reaction a person has to demands that exceed their capability. The poll's Likert scale was used to measure how stressed and satisfied workers were with their jobs. For the sample, 155 officers of Polrestabes Palembang were selected through the technique of purposeful random selection. The Kolmogorov-Smirnov normality and linearity tests were used to validate the data. Using basic regression analysis, the result proved that there is a highly significant negative correlation (r = -0.933) between job stress and job satisfaction, with a significance level of p = 0.000 (p < 0.01). According to these results, 87% of the variance in job satisfaction may be attributed to job stress, with the remaining 13% being influenced by factors that are yet unclear. The results of the study demonstrate that among Palembang resort police station officers, higher job stress is substantially correlated with poorer job satisfaction, underscoring the need for management to address and mitigate stressors in order to improve job satisfaction.
Self-confidence level of users of dating applications in Tridinanti University Students Risca Firlianty; Nuzsep Almigo
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 7 No. 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/elsjish.v7i3.36646

Abstract

The study aimed to examine the use of online dating apps among Tridinanti University students and its relationship with confidence levels. Based on an initial survey conducted in January 2024 with 322 respondents, it was found that students of Tridinanti University use online dating apps as a necessity in finding a partner. The majority of users have been using the app for more than a year, with an average usage of about two hours per day. The survey results show that college students who use online dating apps tend to have lower levels of self-confidence, being more comfortable dating through apps than in person. Ninety-two students were embarrassed to initiate a face-to-face encounter, 76 students lacked confidence in their physical appearance, and 29 students did not have time to seek a face-to-face partner. In addition to surveys, the study also involved observation and interviews to delve into this phenomenon. The research uses a combination method (mix method) with a quantitative and qualitative approach, adopting a sequential explanatory model. The data was collected through a Likert scale and tested for validity and reliability using SPSS version 20.0. The results of this study are expected to provide a deeper understanding of the impact of using online dating apps on student self-esteem.
Hubungan Antara Culture shock dan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Perantau Program S1 dan Vokasi Angkatan 2021 di Universitas Bina Darma Dian Septa Riani; Nuzsep Almigo
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2377

Abstract

Mahasiswa perantau kerap dihadapkan pada perbedaan budaya, bahasa, dan pola interaksi sosial yang berpotensi menimbulkan Culture shock. Secara empiris, fenomena ini masih banyak ditemukan pada mahasiswa perantau, khususnya angkatan 2021 yang mengalami transisi dari pembelajaran daring ke tatap muka. Secara ideal, mahasiswa diharapkan mampu menyesuaikan diri secara optimal agar dapat berfungsi secara akademik dan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Culture shock dan penyesuaian diri pada mahasiswa perantau angkatan 2021 di Universitas Bina Darma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 167 mahasiswa perantau angkatan 2021 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui skala penyesuaian diri dan skala Culture shock yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara penyesuaian diri dan Culture shock (r = -0,613; p = 0,000), yang berarti semakin rendah tingkat penyesuaian diri, maka semakin tinggi Culture shock yang dialami mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan kemampuan penyesuaian diri dalam menekan dampak Culture shock. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya program pendampingan, orientasi, dan layanan konseling bagi mahasiswa perantau guna mendukung proses adaptasi akademik dan sosial di lingkungan perguruan tinggi.