Peningkatan pertumbuhan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dan jumlah usaha mikro menyebabkan tingginya kompetisi di industri UMKM khususnya bagi para pelaku usaha mikro. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan jumlah pendapatan Biah Hijab dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, namun pangsa pasar didorong oleh berbagai program pemerintah dalam upaya meningkatkan jumlah wirausaha. Produk yang unik dengan harga yang terjangkau dan lokasi yang mudah dicapai akan mempengaruhi loyalitas dan kepuasan pelanggan. Strategi pemasaran diperlukan untuk membantu Biah Hijab meningkatkan pendapatan penjualan dan tetap kompetitif di industri pakaian jadi. Perumusan rancangan strategi pemasaran dimulai dengan analisa strategi pemasaran menggunakan STP (Segmentasi, Target, dan Posisi Pasar) kemudian perancangan strategi pemasaran yang telah diterapkan oleh Biah Hijab. Alat untuk analisis digunakan bauran pemasaran yaitu strategi produk, strategi harga, strategi tempat dan strategi promosi. Dengan menggunakan bauran pemasaran, menunjukkan bahwa strategi produk yang dilakukan adalah memproduksi hijab baru dengan motif uniq, mendesain ulang kemasan, mencetak label dalam bentuk stiker, memperbaharui ukuran kemasan, melakukan desain pada kotak kardus hampers dan menggunakan plastik kemasan yang tercetak logo Biah. Penentuan strategi harga yang dilakukan adalah metode penetration pricing. Selain itu, pada strategi tempat pemasaran adalah memilih lokasi strategis untuk pembukaan offline store, kemudian dibuat strategi promosi yang terdiri dari periklanan dimedia sosial, mengikuti pameran fashion muslimah, penjualan di market place, serta memberikan promosi penjualan dan penjualan secara langsung. Kata Kunci: Usaha Mikro, Strategi Pemasaran, STP, Bauran Pemasaran