Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengembangan Multimedia Interaktif Merakit Personal Computer (PC) Arief Qosim; Heni Rita Susila
Jurnal Lentera Pedagogi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Lentera Pedagogi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.687 KB) | DOI: 10.54895/lentera.v1i2.48

Abstract

Pembuatan multimedia interaktif untuk materi merakit personal computer (PC) telah dilakukan dan diterapkan dalam pembelajaran di program studi Teknologi Pendidikan Universitas Baturaja. Pengembangan produk dilakukan berdasarkan model Alessi & Trollip yang terdiri dari tiga fase yaitu planning, design, dan development. Karakterisasi produk dilakukan dengan pengukuran validitas, praktikalitas dan efektivitas. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa kelas A.2.1 semester II angkatan 2015 yang mengikuti mata kuliah Periferal dan Troubleshoot. Validitas produk diukur pada tahap uji alfa yang melibatkan ahli media, ahli desain pembelajaran dan ahli materi dengan skor rata-rata 4,14 yang termasuk dalam kategori valid. Praktikalitas produk diukur pada tahap uji beta kepada tiga orang mahasiswa yang memperoleh skor rata-rata 3,61 dengan kategori praktis. Mahasiswa dengan kemampuan tinggi memperoleh skor 4,28 kategori sangat praktis, sedang mahasiswa dengan kemampuan sedang memperoleh skor 3,48 kategori praktis, dan mahasiswa dengan kemampuan rendah memperoleh skor 3,08 dengan kategori cukup praktis. Pengukuran efektifitas produk dilakukan pada tahap uji coba di kelas sebenarnya. Produk ini mampu meningkatkan hasil belajar yang ditunjukkan dengan N-gain sebesar 0,39 dengan kategori sedang. Pada mahasiswa dengan kemampuan tinggi dan sedang memperoleh N-Gain sebesar 0,53 dan 0,32 kategori sedang, sedangkan mahasiswa dengan kemampuan rendah memperoleh N-gain sebesar 0,24 kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian, multimedia interaktif merakit PC telah teruji validitas, praktikalitas, efektivitas terhadap hasil belajar. Penelitian ini masih terbatas pada satu materi yaitu merakit PC sehingga perlu dikembangkan pada materi lain dan perlu diujicobakan lebih luas.
Pemanfaatan Media Pembelajaran oleh Guru di SMP Negeri 36 OKU Yoga Apriatmo; Heni Rita Susila; Eriyanti Eriyanti
Jurnal Lentera Pedagogi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Lentera Pedagogi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.935 KB) | DOI: 10.54895/lentera.v5i1.887

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemanfaatan Media Pembelajaran oleh Guru di SMP Negeri 36 OKU. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah guru SMP Negeri 36 OKU dengan jumlah responden 18 orang. Teknik dan alat pengumpulan data penelitian ini berupa angket. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, Pemanfaatan Media audio berdasarkan data yang diperoleh dari 9 item maka didapat persentase rata-rata 69,47% Pemanfaatan Media visual berdasarkan data yang diperoleh dari 23 item maka didapat persentase rata-rata 65,85%, Pemanfaatan Media audio visual berdasarkan data yang diperoleh dari 16 item maka didapat persentase rata-rata 42,68%. Pemanfaatan Media Pembelajaran oleh Guru di SMP Negeri 36 OKU sudah dijalankan dengan baik.
Development of Articulate Storyline-Based Interactive Learning Multimedia for Grade VII Informatics Subjects at SMP Negeri 46 OKU Indah Sari; Yamanto Isa; Heni Rita Susila
EDUTIC Vol 13, No 1: 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v13i1.34551

Abstract

This study aimed to develop interactive learning multimedia based on Articulate Storyline for seventh-grade Informatics subjects at SMP Negeri 46 OKU and to determine the feasibility of the developed media. The research employed the Research and Development (RD) method using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research subjects included material experts, instructional design experts, media experts, and seventh-grade students. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and questionnaires. The results showed that the developed learning multimedia obtained validation scores of 86% from material experts, 84% from instructional design experts, and 84% from media experts, all categorized as good. In addition, the student trial results obtained percentages of 80% in the one-to-one evaluation, 80% in the small group evaluation, and 83% in the field test, indicating that the developed multimedia was feasible for use in the learning process. Therefore, the interactive learning multimedia based on Articulate Storyline can be used as an effective and innovative learning medium to improve students’ interest, motivation, and understanding in Informatics learning.
Pengembangan E-Modul pembelajaran pada Mata Pelajaran IPS di Kelas VIII SMP N 32 Kabupaten OKU Yeni Prihatin Ningsih; Yamanto Isa; Heni Rita Susila
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul pada mata pelajaran IPS yang memenuhi kriteria valid di kelas VIII SMP N 32 Kabupaten OKU. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE, yang merupakan perpanjangan dari Analysis (Analisa), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Validasi oleh ahli materi memperoleh persentase sebesar 85,13% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, oleh ahli desain pembelajaran memperoleh persentase sebesar 89,5% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali” dan oleh ahli media memperoleh persentase sebesar 86,16 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”. Setelah melakukan validasi produk ke para ahli, selanjutnya produk di uji cobakan melalui tiga tahap yaitu uji coba peorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil dari uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 88,50 %, dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 89,79 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali” dan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 92,45 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan e-modul pembelajaran IPS yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran di SMP Negeri 32 Kabupaten OKU karena mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif serta memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret dan inovatif melalui integrasi berbagai unsur multimedia.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Mata Pelajaran IPA Berbasis Joyful Learning di Kelas VIII SMPN 32 OKU Maretawati Maretawati; Yamanto Isa; Heni Rita Susila
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan media pembelajaran Interaktif berbasis joyful Learning pada Mata Pelajaran IPA di Kelas VIII SMP Negeri 32 Kabupaten Ogan Komering Ulu. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Validasi oleh ahli materi memperoleh persentase sebesar 97,85 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, oleh ahli desain pembelajaran memperoleh persentase sebesar 84,80 % dengan predikat B dan keterangan “Baik” dan oleh ahli media memperoleh persentase sebesar 86,83 % dengan predikat B dan keterangan “Baik”. Setelah melakukan validasi produk ke para ahli, selanjutnya produk di uji cobakan melalui tiga tahap yaitu uji coba peorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil dari uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 92,97 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 84,52 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali” dan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 92,18 % dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”. Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dengan program Canva pada mata pelajaran IPA “baik sekali” atau sangat layak digunakan
Pengembangan Model Pembelajaran Modul Digital Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VII di SMP Negeri 6 OKU Dwi Irmayani; Leni Pebriantika; Heni Rita Susila
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4172

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk Mengembangkan Modul Digital pada Mata Pelajaran IPS Kelas VII di SMP Negeri 6 OKU. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan Dick and Carey. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan hasil validasi dari para ahli. Validasi ahli materi memperoleh hasil persentase sebesar 87,58% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", validasi ahli desain pembelajaran mendapatkan hasil persentase sebesar 87% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", serta validasi ahli media mendapatkan hasil persentase sebesar 86,46% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali". Setelah melakukan validasi produk ke para ahli, selanjutnya produk dievaluasi melalui tiga tahap yaitu evaluasi perorangan, evaluasi kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil evaluasi perorangan mendapatkan hasil persentase sebesar 92,89% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", evaluasi kelompok kecil mendapatkan hasil persentase sebesar 91,08% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", serta uji coba lapangan mendapatkan hasil persentase sebesar 93,19% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali". Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengembangan modul digital pada mata pelajaran IPS kelas VII di SMP Negeri 6 OKU yang telah dilakukan menunjukkan bahwa produk ini Layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada mata pelajaran IPS kelas VII di SMP Negeri 6 OKU
Pengembangan Modul Digital Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII di SMP Negeri 6 OKU Marta Noviyanti; Leni Pebriantika; Heni Rita Susila
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4173

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk Mengembangkan Modul Digital pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII di SMP Negeri 6 OKU. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan Dick and Carey. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan hasil validasi dari para ahli. Validasi ahli materi memperoleh hasil persentase sebesar 90,67% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", validasi ahli desain pembelajaran mendapatkan hasil persentase sebesar 87,5% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", serta validasi ahli media mendapatkan hasil persentase sebesar 85,5% dengan nilai B dan keterangan "Baik". Setelah melakukan validasi produk ke para ahli, selanjutnya produk dievaluasi melalui tiga tahap yaitu evaluasi perorangan, evaluasi kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil evaluasi perorangan mendapatkan hasil persentase sebesar 91,11% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", evaluasi kelompok kecil mendapatkan hasil persentase sebesar 91,08% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali", serta uji coba lapangan mendapatkan hasil persentase sebesar 89,47% dengan nilai A dan keterangan "Baik Sekali". Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengembangan modul digital pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 6 OKU yang telah dilakukan menunjukkan bahwa produk ini Layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 6 OKU.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Gamifikasi Pada Mata Pelajaran Informatika Kelas XII SMAN 8 OKU Parsi Parsi; Leni Pebriantika; Heni Rita Susila
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis gamifikasi pada mata pelajaran Informatika kelas XII SMAN 8 OKU. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dokumentasi dan tes. Analisis data validasi menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan hasil validasi dari para ahli. Validasi oleh ahli materi memperoleh persentase sebesar 89% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali, oleh ahli desain pembelajaran memperoleh persentase sebesar 88% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, dan oleh ahli media memperoleh persentase sebesar 87% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”. Setelah melakukan validasi produk ke para ahli, selanjutnya produk di uji cobakan melalui tiga tahap uji coba yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil dari uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 91% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 90% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”, dan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 89% dengan predikat A dan keterangan “Baik Sekali”. Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengembangan media pembelajaran berbasis gamifikasi pada mata pelajaran Informatika kelas XII SMAN 8 OKU yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis gamifikasi dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Informatika Kelas XII SMAN 8 OKU.