Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN WAWASAN IBU HAMIL TERHADAP BAHAYA ANEMIA PADA KEHAMILAN Elvalini Warnelis Sinaga; Debora Lestari Simamora; Hotmauli BR. Sitanggang
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.145 KB) | DOI: 10.52943/ji-somba.v2i1.1110

Abstract

Anemia merupakan keadaan dimana tubuh merasa kekurangan sel-sel darah merah serta hemoglobin, yang mengakibatkan sirkulasi darah merah didalam tubuh menjadi berjalan secara tidak normal sebagai pembawa oksigen keseluruh jaringan. Kehamilan yang mengalami anemia adalah suatu keadaan umum yang menggambarkan bentuk keberhasilan penghasilan atau ekonomi masyarakat dan memiliki pengaruh yang sangat tinggi untuk sumber daya manusia. Anemia pada kehamilan disebut “Things That Can Endanger the Condition of the Mothers and Childs, (Hal yang dapat membahayakan keadaan ibu dan anak) di kesehatan untuk waktu terdepan. Ibu hamil yang memiliki anemia dapat mengakibatkan bahaya pada janin/ bayi salah satunya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), dan dapat mengalami perdarahan diwaktu sebelum bersalin maupun saat persalinan berlangsung, dan bisa mengakibatkan kematian pada ibu dan kematian pada bayi, jika ibu memiliki anemia berat .Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan mengenai bahaya anemia pada kehamilan. Penyuluhan akan dilakukan dengan metode tanya jawab dan metode ceramah. Tingkat pendidikan ibu bisa dilihat dengan dilakukannya tanya jawab dengan ibu hamil sebelum diberikan penyuluhan tentang bahaya anemia pada ibu hamil. Sedangkan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan responden diketahui dengan melakukan evaluasi setelah dilakukan penyuluhan tentang bahaya anemia. Berdasarkan hasil tanya jawab pretest penyuluhan didapatkan bahwa 7 peserta (29,1%) mengerti tentang bahaya anemia bagi kehamilan, sedangkan pada hasil evaluasi pasca penyuluhan didapatkan 22 peserta (91,6%) mengerti tentang bahaya anemia bagi kehamilan. Hasil untuk aktifitas pengabdian terhadap masyarakat merupakan laporan yang sudah diterbitkan di jurnal dan di laksanakan untuk peningkatan wawasan ibu hamil di Desa Paku Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang.
Factors Associated With Preeclampsia: A Systematic Review Hotmauli BR. Sitanggang; Asroh Yuliana; Wellina BR. Sebayang
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal EduHealt, Edition January - March, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeclampsia remains a significant public health threat in developed and developing countries, contributing to maternal and perinatal morbidity and mortality globally. The prevalence of preeclampsia in developed countries is 1.3% - 6%, while in other developing countries it is 1.8% - 18%. Preeclampsia is a pregnancy complication characterized by an increase in blood pressure (hypertension) that usually appears after 20 weeks of gestation, accompanied by damage to organs such as the kidneys, which can be seen from the presence of protein in the urine (proteinuria). The goal is to find out what are the factors that cause preeclampsia in mothers. This study uses the Systematic Review method in accordance with the PRISMA Guidelines. The focus of the review is determined by keywords, inclusion and exclusion criteria, article search strategies with relevant databases (PubMed, Scince Direct, and Wiley), the article selection process is described in the PRISMA flowchart, Critical Appraisal using CEBM, then data extraction, and presenting the results. There are 106 articles that are removed duplicates which are then selected from titles, abstra to full text. Finally, 11 selected articles that met the inclusion criteria, Nine themes were found in this study, namely Demographic factors, Obstetric History, Health Conditions, Family Health History, ANC Visits, PAPP-P and  β hCG, P53 Gene Changes, Based on Sex, Nonproteinuric and Placenta Location. In this review, an article related to the factors that cause preeclampsia in mothers was obtained, so it is recommended that researchers conduct further research related to preeclampsia management based on the causative factors. This is so that the problem of preeclampsia in mothers can be solved.