Anita Listyani, Anita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN ANAK DARI BAHAYA KEKERASAN Listyani, Anita; Taftazani, Budi Muhammad; Resnawaty, Risna
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.203 KB)

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh semakin merebaknya kasus pelanggaran hak anak. Padahal anak merupakan aset negara yang akan menentukan keberhasilan suatu negara di masa yang akan datang. Dimana untuk menghindari terjadinya pelanggaran akan hak anak, setiap individu diharuskan untuk memiliki kesadaran awal akan pentingnya menjaga dan melindungi hak anak. Hak anak dapat terpenuhi dengan didukung oleh keberhasilan seorang anak dalam memenuhi tugas perkembangan sesuai umurnya dan juga kebutuhannya sebagai seorang anak. Pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam hal ini yaitu mulai dari yang paling dekat dengan anak, ialah orang tua dan keluarga, kemudian masyarakat pada umumnya, kemudian barulah negara dan pemerintah. Apabila anak-anak tidak berada dalam pengawasan yang tepat, mereka dapat beresiko dilanggar hak-haknya oleh pihak-pihak tidak bertanggung-jawab seperti pada kasus di panti asuhan The Samuels yang melanggar hak 6 orang anak penghuni panti tersebut. Dimana anak-anak panti disana tidak mendapatkan hak untuk tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar, juga hak untuk mendapatkan perlindungan dari kekerasan, hak untuk memperoleh identitas diri, hak untuk mengetahui orang tua kandungnya, hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan jaminan sosial, dan hak untuk memperoleh pendidikan yang sesuai. Pemenuhan kebutuhan dan tugas perkembangan anak ini dapat dimulai dari setiap individu yang dimulai dengan kesadaran diri sendiri, dimana ketika melihat adanya kondisi yang berpotensi memunculkan suatu pelanggaran hak anak, melaporkan kondisi tersebut kepada KPAI yang menyediakan pelayanan untuk melindungi anak.
PENERAPAN SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) UNTUK PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL POTROYUDAN JEPARA Pramudyaningsih, Icca Narayani; Erlangga, Jaka Ahmad Chilman; Listyani, Anita
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v13i1.246

Abstract

Poor sleep quality is one of the common problems often experienced by the elderly, which can impact their physical and psychological health, and this condition requires serious attention. Poor sleep quality in the elderly is caused by increased sleep potential, decreased sleep efficiency, and waking up early due to the aging process. Pharmacological approaches typically use medications such as benzodiazepines, sedative-hypnotic drugs that provide quick effects but are dangerous if used long-term, whereas non-pharmacological approaches to insomnia or sleep difficulties include aromatherapy, warm baths, consistent exercise, magnetic field therapy, cupping therapy, acupuncture, and Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) therapy. SEFT therapy is an intervention method that combines spiritual awareness techniques with stimulation of energy points on the body to address emotional disturbances and increase relaxation. This study aims to determine the effectiveness of SEFT therapy in improving sleep quality in the elderly. The method used was a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest. The research subjects were elderly individuals with moderate sleep disturbances. SEFT intervention was conducted over 3 days for 15 minutes with 15 respondents. The results showed a significant increase in sleep quality after SEFT therapy, indicated by a decrease in sleep disturbance scores and an increase in sleep duration and subjective sleep quality of the elderly. Thus, SEFT therapy can be used as an effective and easily applicable non-pharmacological intervention alternative to help improve sleep quality in the elderly.