Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Effectiveness of Scaffolding Worksheet on Students’ Scientific Explanation Skills in Static Electricity and Application to Living Things Wahyuni Handayani; Tri Wahyu Agustina
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 5 (2023): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i5.2577

Abstract

This study conducted a quasi experiment to investigate the effectiveness of scaffolding worksheet on students’ scientific explanation. A total of 30 participants were randomly assigned into two groups. One class is the experimental class that received of scaffolding worksheet and one other class as the control class. The comparative analysis results revealed that scaffolding explanation worksheets are effective in improving students’ science explanation skills. The average score of scientific explanation of students in experimental class and control class is 69.10 and 53.00. Regarding the SOLO taxonomic classification, in spite of the fact that the experimental class students on average exceeded the control class students, it can be seen that some students in the experimental class were still at the prestructural and unistructural levels. The incorrect timing to remove scaffolds and misusage of scaffolding worksheet were two possible reasons behind the failure of fading scaffolding practice
STAD SEBUAH MODEL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Tasrina Fitriya; Tri Wahyu Agustina; Epa Paujiah
Gunung Djati Conference Series Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi. Keterampilan berpikir kritis dapat membangun sikap rasional siswa sehingga dapat memilih setiap informasi yang masuk dan dapat diterima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Student Team Achievement Division berbantu misteri box terhadap keterampilan berpikir kritis pada materi sistem ekskresi. Indikator KBKr yang digunakan yaitu klarifikasi dasar, pengambilan keputusan, inferensi, klarifikasi lanjut, dan menyusun strateri. Metode penelitian ini yaitu quasi experimental. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan variabel terikatnya yaitu keterampilan berpikir kritis siswa Teknik pengumpulan data melalui tes yang berbentuk uraian terbatas dengan jumlah 15 soal. Analisis data hasil keterampilan berpikir kritis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan mann whitney u test yang dibantu dengan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model STAD dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, yang dapat dilihat dari hasil uji N-gain pada kelas eksperimen yang lebih besar yaitu 56,3%. Hal ini menunjukan model STAD dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantu mistery box terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi. Hal ini dapat terlihat pada hasil uji mann whitney yang memperoleh signifikan 0,002 < 0,05. Pada uji Ngain diperoleh nilai sebesar 56,3%. Hal ini menunjukan model STAD dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
ASSESSMENT KINERJA PETA KONSEP TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR SISTEM (KBS) PADA MATERI SISTEM IMUN Nur Fitriani Hamijaya; Tri Wahyu Agustina; Milla Listiawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman konsep siswa merupakan bagian penting dalam pembelajaran, salah satu keterampilan yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep adalah KBS. KBS dapat membantu siswa memahami materi secara konsep dan mampu menghubungkan satu konsep dengan konsep lain. Pemahaman konsep dapat diketahui melalui penugasan pembuatan peta konsep dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja peta konsep terhadap KBS siswa pada materi sistem imun yang menggunakan model discovery learning dan pembelajaran berbasis masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menggunakan dua kelompok siswa dengan diberi perlakuan berbeda, kelompok kelas eksperimen 1 menggunakan model discovery learning dan kelompok eksperimen 2 menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBM). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian penugasan peta konsep. Hasil penelitian assessment kinerja produk peta konsep terhadap KBS pada kelas discovery learning memperoleh nilai lebih besar (88%) dengan kriteria tinggi daripada kelas PBM (77%) yang berkriteria sedang.
STAD SEBUAH MODEL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Tasrina Fitriya; Tri Wahyu Agustina; Epa Paujiah; Tri Cahyanto
Gunung Djati Conference Series Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi. Keterampilan berpikir kritis dapat membangun sikap rasional siswa sehingga dapat memilih setiap informasi yang masuk dan dapat diterima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Student Team Achievement Division berbantu misteri box terhadap keterampilan berpikir kritis pada materi sistem ekskresi. Indikator KBKr yang digunakan yaitu klarifikasi dasar, pengambilan keputusan, inferensi, klarifikasi lanjut, dan menyusun strateri. Metode penelitian ini yaitu quasi experimental. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan variabel terikatnya yaitu keterampilan berpikir kritis siswa Teknik pengumpulan data melalui tes yang berbentuk uraian terbatas dengan jumlah 15 soal. Analisis data hasil keterampilan berpikir kritis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan mann whitney u test yang dibantu dengan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model STAD dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, yang dapat dilihat dari hasil uji N-gain pada kelas eksperimen yang lebih besar yaitu 56,3%. Hal ini menunjukan model STAD dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantu mistery box terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi. Hal ini dapat terlihat pada hasil uji mann whitney yang memperoleh signifikan 0,002 < 0,05. Pada uji Ngain diperoleh nilai sebesar 56,3%. Hal ini menunjukan model STAD dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Peningkatan Literasi Lingkungan Peserta Didik melalui Proyek Bioplastik Rumput Laut Berbasis Environmental-STREAM Imam Ismawan; Tri Wahyu Agustina; Maratus Solikha
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 9 No. 4 (2026): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/30dcym08

Abstract

This research aimed to analyze the improvement of students' environmental literacy through project-based learning combined with the Environmental-STREAM approach by engaging in activities to create bioplastics made from seaweed. The method used was a quasi-experimental method with a Pretest-Posttest Control Group Design. The research sample consisted of 33 tenth-grade high school students divided into an experimental class (n=17) and a control class (n=16). The experimental class received Project-Based Learning (PjBL) integrated with Environmental-STREAM, while the control class received conventional PjBL. Data were collected using an environmental literacy test instrument that includes aspects of knowledge, cognitive skills, attitudes, and behavior. Data analysis was conducted using N-Gain, normality test, homogeneity test, and Mann-Whitney test. The results showed that the experimental class obtained an N-Gain value of 0.75 (high category), while the control class obtained 0.48 (medium category); the knowledge aspect showed the highest improvement with an N-Gain value of 0.81, while the cognitive skills aspect showed the lowest value of 0.61. The Mann-Whitney test results indicated a significance value of 0.004 (p < 0.05), which shows a significant difference in the improvement of environmental literacy between the experimental class and the control class. In conclusion, project-based learning integrated with Environmental-STREAM through the production of seaweed bioplastics is capable of enhancing students' environmental literacy.   Keywords: Environmental Change, Environmental Literacy, Environmental-STREAM, Project-Based Learning, Seaweed Bioplastics