Korbinianus Feribertus Rinca
Program Studi Peternakan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN RECORDING UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK BABI DI KECAMATAN KUWUS BARATNUSA TENGGARA TIMUR: Utilization of Recording to Improve the Management of Raising Pigs in West Kuwus District, East Nusa Tenggara Maria Tarsisia Luju; Roselin Gultom; Korbinianus Feribertus Rinca; Yohana Maria Febrizky Bollyn; Puspita Cahya Achmadi; Klaudius Yudi Febriandi Dapang
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.1079

Abstract

Dalam penyediaan protein hewani, ternak babi menempati urutan ketiga setelah unggas dan sapi. Sebagian besar usaha ternak babi dijalankan oleh peternak rakyat dengan sistem manajemen pemeliharaan yang masih bersifat tradisional serta kualitas genetik ternak yang relatif rendah. Kondisi ini juga terjadi di Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana ternak babi umumnya masih dipelihara secara tradisional dan belum menerapkan pola pemuliaan yang terencana dan terarah. Pencatatan ternak (recording) merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen pemeliharaan ternak. Melalui pencatatan yang baik, peternak dapat menentukan strategi pemeliharaan yang lebih tepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran peternak babi dalam melakukan recording sebagai bagian dari pengelolaan usaha peternakan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ternak babi yang dipelihara oleh peternak di wilayah Kecamatan Kuwus Barat. Materi penelitian terdiri atas populasi dan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum peternak di Kecamatan Kuwus Barat belum memanfaatkan recording secara optimal. Adapun hasil penelitian berdasarkan indikator recording ternak babi menunjukkan bahwa pencatatan terhadap populasi ternak mencapai 25%, pencatatan silsilah atau keturunan sebesar 0%, pencatatan reproduksi sebesar 45%, dan pencatatan kesehatan ternak sebesar 5%.   Kata kunci: manajemen pemeliharaan, recording, ternak babi  
EDUKASI MASYARAKAT MENGENAI MANAJEMEN PRA DAN PASCA PARTUS PADA BABI Yohana Maria Febrizki Bollyn; Korbinianus Feribertus Rinca; Roselin Gultom; Maria Tarsisia Luju; Puspita Cahya Achmadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24283

Abstract

Abstrak: Pengetahuan yang baik tentang manajemen dalam beternak babi sangat penting untuk keberhasilan usaha peternakan babi. Tanpa pemahaman yang cukup tentang praktik manajemen yang benar, peternak mungkin menghadapi masalah kesehatan hewan dan rendahnya produktivitas. Salah satunya adalah manajemen pra dan pasca partus pada ternak babi. Masyarakat peternak babi di Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong dihadapi oleh permasalahan praktik manajemen pra dan pasca partus pada babi yang buruk akibat kurangnya pengetahuan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mitra sasaran yakni para peternak babi di Kelurahan Pitak yang berjumlah 20 orang mengenai manajemen pra dan pasca partus pada ternak babi, meningkatkan produktivitas ternak babi para peternak di Kelurahan Pitak dan memperbaiki pendapatan masyarakat dari usaha ternak babinya. Metode yang diterapkan adalah metode observasi, edukasi dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan menerapkan metode pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan hanya 25% peternak yang mengetahui dan memahami tentang manajemen pra dan pasca partus pada ternak babi. Setelah mendapatkan edukasi dan diskusi interaktif dengan narasumber, pengetahuan dan pemahaman peserta meningkat sampai di angka 75%. Output kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan dan pemahaman peternak mengenai manajemen pra dan pasca partus pada ternak babi. Edukasi manajemen pra dan pasca partus menjadi kebutuhan penting karena berdampak langsung pada aspek kesehatan, produksi dan ekonomi bagi peternak dan ternak itu sendiri. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki produktivitas ternak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara ekonomi.Abstract: Good knowledge of management in pig farming is crucial for the success of pig farming businesses. Without sufficient understanding of proper management practices, farmers may face animal health issues and low productivity. One important aspect is pre- and post-partum management in pigs. The pig farming community in Pitak Village, Langke Rembong District is confronted with poor pre- and post-partum management practices due to a lack of knowledge. This community service program aims to enhance the understanding and knowledge of the target partners, namely the 20 pig farmers in Pitak Village, regarding pre- and post-partum management in pigs, increase the productivity of their livestock, and improve the income of the community from pig farming. The methods used include observation, education, and evaluation. Evaluation is conducted through pre-tests and post-tests. The pre-test results showed that only 25% of farmers were aware of and understood pre- and post-partum management in pigs. After receiving education and engaging in interactive discussions with resource persons, the knowledge and understanding of the participants increased to 75%. The output of the activities indicates an improvement in the farmers' knowledge and understanding of pre- and post-partum management in pigs. Education on pre- and post-partum management is essential as it directly impacts the health, production, and economy of both the farmers and the livestock. This initiative is expected to improve livestock productivity and enhance the economic welfare of the community.