Muhammad Tahir
Institut Seni Budaya Indonesia Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Musik dan Tari Penyambutan sebagai Implementasi Budaya Peumulia Jamee di SOS Children’s Village Banda Aceh Rico Gusmanto; Dwindy Putri Cufara; Muhammad Tahir
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2442

Abstract

Peumulia Jamee merupakan kebudayaan Aceh terkait upaya memuliakan tamu, salah satunya melalui penyambutan tamu. Kegiatan penyambutan tamu dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas dan media, salah satunya adalah melalui seni. Jenis seni yang paling umum digunakan dalam penyambutan tamu adalah seni musik dan tari. Minimnya remaja yang mampu melakukan penyambutan tamu melalui seni menjadi perhatian tim pengabdian, terutama di lingkungan organisasi sosial yang berdedikasi terhadap pendidikan dan pengembangan diri anak serta remaja. Salah satu organisasi sosial yang berfokus pada penanganan anak-anak dan remaja adalah SOS Children’s Village Banda Aceh. Organisasi sosial ini mendedikasikan diri untuk pengasuhan anak-anak dan remaja yang telah atau beresiko kehilangan orang tua dengan memfasilitasi peserta didik dalam berbagai aspek, salah satunya adalah pengembangan keterampilan seni. Minimnya tenaga pendidik dan kegiatan yang menunjang keterampilan seni menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi SOS Children’s Village Banda Aceh, terutama dalam kegiatan penyambutan tamu. Selama ini, SOS Children’s Village Indonesia selalu menyewa jasa tenaga ahli untuk penyambutan tamu, padahal banyak peserta didik yang berpotensi namun tidak mendapat bekal dan peningkatan keterampilan dalam hal ini. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih peserta didik untuk terampil dalam penyambutan tamu melalui musik dan tari sebagai implementasi budaya peumulia jamee. Pelatihan ini dilaksanakan dengan pendekatan internalisasi penguatan karakter melalui proses pembimbingan langsung yang berlangsung selama empat kali pertemuan.
Optimalisasi Produksi Musik Iringan Digital melalui Pemanfaatan Teknologi Musik di Sanggar Seni Lakuni Banda Aceh Rico Gusmanto; Muhammad Tahir; Dwindy Putri Cufara
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 01 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i01.3122

Abstract

Musik digital adalah suatu musik yang diproduksi dengan sistem computerization process. Musik ini merupakan perkembangan dunia musik dengan memanfaatkan teknologi. Penggunaan musik digital sebagai iringan tari tentu lebih efisien dan efektif jika dibandingkan dengan menggunakan musik yang dimainkan secara langsung melalui instrumen musik. Mahalnya biaya produksi musik digital menjadi salah satu kendala bagi Sanggar Seni Lakuni Banda Aceh dalam berkreativitas. Sebagai sanggar yang aktif menyediakan jasa tarian, pengguna jasa sering kali meminta agar penampilan diiringi menggunakan musik digital, namun Sanggar Seni Lakuni tidak dapat memenuhinya. Hal ini berdampak pada menurunnya produktivitas sanggar dalam berkreativitas dan menyediakan jasa seni. Dengan memproduksi musik digital sendiri, Sanggar Lakuni dapat jauh menghemat biaya produksi, memupuk kemandirian dan kreativitas, menciptakan profesionalitas kerja, sehingga menjadi salah satu sanggar unggulan di Aceh. Hal ini tentu akan berdampak pada profit dan perkembangan manajemen sanggar di masa mendatang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah melatih anggota sanggar untuk terampil dalam memproduksi musik iringan digital. Pelatihan ini dilaksanakan di komplek Taman Seni dan Budaya Aceh selama empat kali tatap muka dan satu kali pembimbingan secara daring.
Pelatihan Penulisan Cerita Pendek Digital dalam Blog di SMK Swasta Grafika ISS Kota Jantho Muhammad Tahir; Rico Gusmanto; Dwindy Putri Cufara
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 01 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i01.3123

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, kemampuan literasi tidak lagi terbatas pada kemampuan membaca dan menulis secara konvensional. Media online, seperti blog, telah menjadi platform penting bagi individu untuk berbagi cerita, pengalaman, dan ide-ide mereka dengan khalayak yang lebih luas. Di sisi lain, cerita pendek tetap menjadi salah satu bentuk sastra yang diminati karena kemampuannya untuk menyampaikan pesan secara singkat namun kuat. Minimnya minat siswa-siswi dalam literasi dengan memanfaatkan teknologi menjadi perhatian tim pengabdian, terutama di lingkungan sekolah yang fasilitas didalamnya sangat mendukung. Salah satu sekolah berbasis teknologi adalah SMK Swasta Grafika ISS Kota Jantho. SMK Swasta Grafika ISS Kota Jantho merupakan naungan pondok pesantren teknologi, dimana pesantren ini mengedepankan penerapan teknologi dalam proses pembelajarannya. Minimnya tenaga pendidik dan kegiatan yang menunjang keterampilan literasi dalam bentuk digital menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi SMK Swasta Grafika ISS Kota Jantho, terutama penulisan cerita pendek digital dalam blog. SMK Swasta Grafika ISS memahami pentingnya mengembangkan keterampilan literasi siswa di era digital ini. Melalui program pelatihan penulisan cerita pendek dalam blog ini, akan memberikan siswa-siswa berkesempatan untuk menggabungkan kecintaan mereka terhadap sastra dengan penggunaan teknologi yang relevan. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih peserta didik dalam menulis cerita pendek dalam blog. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode praktik langsung yaitu metode yang menggunakan bahasa secara intensif dalam komunikasi yang berlangsung selama 2 kali pertemuan. Pelatihan ini dilaksanakan di SMK Swasta Grafika ISS Kota Jantho yang beralamat di Jln. Transmigrasi, Gampong Buket Meusara, Kota Jantho-Aceh Besar pada tanggal 23-24 Agustus 2024 yang diikuti oleh 30 peserta.