Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Pendekatan Realistic Mathematic Education Materi Pecahan Kelas II-A SDN Manukan Kulon Surabaya Durrotun Nafila; Mintohari Mintohari; Ana Sofiya
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.2967

Abstract

The general objective of this classroom action research is to develop students' abilities to actively participate in mathematics learning between students and teachers, by using realistic approach techniques to improve students' mathematics results or achievement. Using realistic techniques, this classroom action research was conducted over two time periods. Planning, activities, observation, and reflective analysis form four phases in each cycle. To discuss a series of work, and the final test of the cycle each student gathers with other group members. The results of classroom action research are: (1) student achievement has increased compared to before; (2) cycle I only had 72.42% willingness to learn; and (3) cycle II needs corrective action. Based on the observation results of the second cycle, it increased to 96.55%. According to this research, learning mathematics will be more effective if students take a realistic approach to each subject matter, so teachers are advised to make a practical approach to subject matter in each lesson.
Pengembangan Pembelajaran Berbasis STEAM Bagi Guru Sekolah Dasar Nadia Lutfi Choirunnisa; Suryanti Suryanti; Farida Istianah; Mintohari Mintohari; Julianto Julianto
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i1.1860

Abstract

Changes in the independent curriculum have made many teachers unprepared with appropriate learning innovations to be applied. With the STEAM-Based Learning Development Training activity for elementary school teachers, it is expected to be a forum for teachers to be able to plan STEAM learning that can be applied in schools. The training was attended by 40 elementary school teachers in Magetan Regency, which was held offline and online. The implementation of this training uses The Training Cycle method, which includes analysis, planning, implementation, and evaluation of training. The results of the training that have been held show that participants gain new knowledge about STEAM learning and its implementation in the independent curriculum. In addition, the trainees get a new ability to create STEAM-based teaching modules.
PELATIHAN DESAIN PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOSAINS MELALUI REFLEKSI BUDAYA LOKAL KABUPATEN PACITAN Ivo Yuliana; Suryanti Suryanti; Mintohari Mintohari; Julianto Julianto; Farida Istianah; Nadia Lutfi Choirunnisa; Thoyibatun Nafi’ah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57185

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini didasari oleh masih rendahnya pemahaman guru terkait desain pembelajaran berbasis etnosains melalui refleksi budaya lokal, serta kecenderungan guru yang masih mengandalkan buku guru sebagai acuan utama dalam pelaksanaan pembelajaran. Tujuannya ialah meningkatkan pemahaman guru SD tentang etnosains dan keterampilan menyusun desain pembelajaran berbasis etnosains melalui refleksi budaya lokal Pacitan. Pelaksanaan PKM dilakukan melalui metode pelatihan yang mencakup tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi. Sasarannya ialah 35 guru sekolah dasar di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Evaluasi diukur menggunakan angket. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 98,5% guru berhasil merancang desain pembelajaran berbasis etnosains dengan memanfaatkan refleksi budaya lokal Kabupaten Pacitan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan yang diberikan kepada para guru di Kabupaten Pacitan berhasil meningkatkan kompetensi mereka dalam merancang desain pembelajaran.