Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Muatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Siswa Mata Pelajaran IPS Kelas VIII Kurikulum Merdeka Belajar Habibi Sultan; Yunike Sulistyosari; Muhammad Faisal Lutfi Amri
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.2969

Abstract

His study aims to analyze the Content of Character Education Values ​​in Student Books for Social Studies Class VIII in the Freedom to Learn Curriculum. This study uses content analysis methods and uses a qualitative research approach. In this study, the source of the data used was the Social Sciences Class VIII Student's Book of the Independent Learning Curriculum. In collecting data, it must be analyzed carefully and carefully in order to find the character education values ​​contained in the book. Based on the results of the research, the data obtained regarding the values ​​of character education contained in the Student's Books for Class VIII Social Studies Subjects of the Freedom to Learn Curriculum, namely Tolerance, Religion, Mutual Respect, Equality, Love of the Motherland, Responsibility, National Spirit, Mutual Cooperation, Critical Thinking, Competent, Competitive, Integrity, Self-starter, Discipline, Politeness, Care for the Environment, Teamwork, Friendly, Independent, Global Diversity, Mutual Respect, Curiosity, National Spirit, Social Integrity, Togetherness, Nationalism, Willing to Sacrifice , Democratic, Patriotism Spirit, Love Peace, Solidarity, and Social Care.
PENERAPAN PEMBELAJARAN IPS BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR Sulistyosari, Yunike; Karwur, Hermon Maurits; Sultan, Habibi
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol 7 No 2 (2022): Volume 7 Nomor 2 November 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v7i2.62114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran IPS yang dilakukan secara berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik analisis data memakai triangulasi teknik yang mengkonfirmasi data berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menghasilkan temuan diantaranya pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi telah berhasil diterapkan oleh guru IPS. Guru menggunakan diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Hasil pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak yang positif baik dari segi pengajar maupun peserta didik. Melalui pembelajaran berdiferensiasi guru merasa senang karena peserta didik lebih antusias dan mengena, hal ini diwujudkan dalam bentuk produk yang dihasilkan peserta didik dalam pembelajaran sangat kreatif. Namun tantangan yang diterima oleh guru pada tahap diferensiasi proses, guru masih menemukan kebingungan saat membedakan bahan ajar yang harus diberikan pada peserta dididk yang bervariasi. Melalui pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka memberikan otonomi peserta didik untuk dapat mengekspresikan kemampuan belajarnya berdasarkan potensi dan minat yang dimiliki.
Zoomer Eco: Caraka Lingkungan Hidup sebagai Upaya Pengafiliasian Kecerdasan Ekologis Siswa SMP Negeri 8 SATAP Tondano Sultan, Habibi; Wangean, Priskila Fenisia; Lombone, Billy Jenaldi; Lubis, Berliani
Jambura Arena Pengabdian Vol 2, No 1: June 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jardian.v2i1.27048

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi program Zoomer Eco sebagai caraka lingkungan hidup dalam upaya mengembangkan kecerdasan ekologis siswa di SMP Negeri 8 SATAP Tondano. Program ini melibatkan serangkaian kegiatan mulai dari sosialisasi, pelatihan pengelolaan sampah organik dan anorganik, hingga budidaya tanaman hidroponik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ekologis siswa, yang dibuktikan dengan peningkatan hasil post-test dibandingkan pre-test. Pemilihan 12 calon Caraka Lingkungan Hidup dari hasil pre-test dan seleksi lebih lanjut menghasilkan satu Caraka yang berperan sebagai duta lingkungan di sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan.
Integration of P5 in Local Wisdom-Based Social Studies Learning as a Form of Strengthening the Pancasila Student Profile in Junior High Schools Yunike Sulistyosari; Habibi Sultan; Helen Meilia
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v14i1.1577

Abstract

Local wisdom has an important role in cultural sustainability in a global context. The current development of globalization has the potential for a shift in local values to a more attractive global culture. This research aims to determine the strategies carried out by the Taruna Nusa Harapan Junior High School, whose students have a diversity of ethnicities, religions and national origins in maintaining local wisdom values in the City of Mojokerto. This research uses qualitative methods by collecting data using in-depth interviews with P5 facilitators, teachers and students, observation and documentation. Data processing techniques use source triangulation. The results of the research show that Taruna Nusa Harapan Junior High School preserves the values of local wisdom through the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5) by highlighting the theme of local wisdom by creating an activity entitled the Tunas Maja festival. Not only co-curricular activities, P5 Activities with the theme of local wisdom are very supportive in instilling local wisdom values in social studies learning for grades VII and VIII. The strategy used by the social studies teacher is to insert local wisdom material into relevant social studies materials such as class VII material about the relationship between the diversity of geographical conditions in the archipelago and the formation of cultural diversity. Apart from that, class VIII material, this theme is relevant to material regarding awareness of social changes that are occurring in the contemporary era with the theme of microhistory, local history, oral traditions.
Sistem Pembelajaran Berbasis Chatbot Untuk Pelatihan Online: Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Hasni Hasni; Habibi Sultan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5339

Abstract

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara kita dalam belajaran, terutama dalam konteks pelatihan online. Namun, dalam pengembangan sistem pembelajaran berbasis chatbot sering menghadapi beberapa permasalahan. Salah satunya adalah tantangan dalam mengembangkan basis pengetahuan yang komprehensif yang mencakup materi pelatihan. Selain itu, perlu juga mempertimbangkan keterbatasan teknologi dan kemungkinan kesalahan pemahaman chatbot terhadap pertanyaan atau perintah peserta. Metode yang digunakan pada pengembangan sistem ini melibatkan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sistem pembelajaran berbasis chatbot pada pelatihan online dapat meningkatkan pengalaman belajar bagi peserta pelatihan. Peserta pelatihan merasakan keterlibatan yang lebih tinggi dan mendapatkan respons yang cepat serta relevan dari chatbot. Penggunaan chatbot juga meningkatkan efisiensi pembelajaran dengan mempercepat akses informasi dan mengurangi ketergantungan pada fasilitator manusia.
Integration of P5 in Local Wisdom-Based Social Studies Learning as a Form of Strengthening the Pancasila Student Profile in Junior High Schools Yunike Sulistyosari; Habibi Sultan; Helen Meilia
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v14i1.1577

Abstract

Local wisdom has an important role in cultural sustainability in a global context. The current development of globalization has the potential for a shift in local values to a more attractive global culture. This research aims to determine the strategies carried out by the Taruna Nusa Harapan Junior High School, whose students have a diversity of ethnicities, religions and national origins in maintaining local wisdom values in the City of Mojokerto. This research uses qualitative methods by collecting data using in-depth interviews with P5 facilitators, teachers and students, observation and documentation. Data processing techniques use source triangulation. The results of the research show that Taruna Nusa Harapan Junior High School preserves the values of local wisdom through the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5) by highlighting the theme of local wisdom by creating an activity entitled the Tunas Maja festival. Not only co-curricular activities, P5 Activities with the theme of local wisdom are very supportive in instilling local wisdom values in social studies learning for grades VII and VIII. The strategy used by the social studies teacher is to insert local wisdom material into relevant social studies materials such as class VII material about the relationship between the diversity of geographical conditions in the archipelago and the formation of cultural diversity. Apart from that, class VIII material, this theme is relevant to material regarding awareness of social changes that are occurring in the contemporary era with the theme of microhistory, local history, oral traditions.
Sistem Pembelajaran Berbasis Chatbot Untuk Pelatihan Online: Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Hasni, Hasni; Sultan, Habibi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5339

Abstract

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara kita dalam belajaran, terutama dalam konteks pelatihan online. Namun, dalam pengembangan sistem pembelajaran berbasis chatbot sering menghadapi beberapa permasalahan. Salah satunya adalah tantangan dalam mengembangkan basis pengetahuan yang komprehensif yang mencakup materi pelatihan. Selain itu, perlu juga mempertimbangkan keterbatasan teknologi dan kemungkinan kesalahan pemahaman chatbot terhadap pertanyaan atau perintah peserta. Metode yang digunakan pada pengembangan sistem ini melibatkan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sistem pembelajaran berbasis chatbot pada pelatihan online dapat meningkatkan pengalaman belajar bagi peserta pelatihan. Peserta pelatihan merasakan keterlibatan yang lebih tinggi dan mendapatkan respons yang cepat serta relevan dari chatbot. Penggunaan chatbot juga meningkatkan efisiensi pembelajaran dengan mempercepat akses informasi dan mengurangi ketergantungan pada fasilitator manusia.
Gambaran Critical Thinking Skills Siswa SMA dalam Penggunaan Teknologi Digital Muhammad Hidayat Lammi; Ary Herlina Kurniati H.M; Indriani H Ismail; Habibi Sultan
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 6 No 1 (2026): April (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v6i1.523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis gambaran critical thinking skills siswa SMA dalam penggunaan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai kemampuan siswa dalam memahami, menganalisis, mengevaluasi, serta mengambil keputusan terhadap informasi yang diperoleh melalui teknologi digital. Subjek penelitian terdiri dari siswa SMA yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran berbasis teknologi digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap aktivitas siswa dalam menggunakan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa telah aktif memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran, terutama dalam mencari dan mengakses informasi dari berbagai sumber. Namun demikian, kemampuan berpikir kritis siswa dalam mengevaluasi dan menganalisis informasi masih belum merata, di mana sebagian siswa masih cenderung menerima informasi tanpa melakukan verifikasi yang mendalam. Selain itu, terdapat variasi kemampuan dalam pengambilan keputusan, yang menunjukkan bahwa tidak semua siswa mampu mengolah informasi secara analitis dan reflektif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital belum secara otomatis meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih terarah untuk mengintegrasikan teknologi digital dengan pengembangan kemampuan berpikir kritis.
Karakter Peduli Lingkungan Siswa di Sekolah Dasar Habibi Sultan; Yunike Sulistyosari; Paulus Robert Tuerah; Hamdan Sakura; Nirmalasari Nirmalasari; Muhammad Hidayat
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i3.32446

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to explore the process of internalizing environmental awareness among elementary school students at SD GMIM Leilem, located in an ecologically rich area. The method used was a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that students have a high level of environmental awareness, as reflected in their active involvement in waste management, recycling programs, and tree planting. In addition, the integration of global issues such as climate change, air pollution, and deforestation into the curriculum has increased students' understanding of ecological challenges. The implications of these findings emphasize the importance of implementing holistic and experience-based environmental education. Sustained support from schools and communities is also an important factor in shaping a generation committed to environmental conservation.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi proses internalisasi karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar di SD GMIM Leilem, yang terletak di kawasan kaya ekologi. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat kesadaran lingkungan yang tinggi, tercermin dari keterlibatan aktif dalam pengelolaan sampah, program daur ulang, serta penanaman pohon. Selain itu, integrasi isu-isu global seperti perubahan iklim, polusi udara, dan deforestasi dalam kurikulum turut meningkatkan pemahaman siswa terhadap tantangan ekologis. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya penerapan pendidikan lingkungan yang holistik dan berbasis pengalaman. Dukungan berkelanjutan dari sekolah dan komunitas juga menjadi faktor penting dalam membentuk generasi yang berkomitmen pada pelestarian lingkungan.