Transformasi digital telah membawa perubahan besar terhadap perilaku keorganisasian, terutama dalam penerapan sistem kerja hybrid dan upaya menjaga kesejahteraan karyawan. Perkembangan teknologi informasi, digitalisasi proses kerja, serta perubahan pola komunikasi organisasi menuntut perusahaan untuk menyesuaikan budaya kerja dan kompetensi sumber daya manusia agar tetap mampu bersaing di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi perilaku keorganisasian di era digital melalui tinjauan literatur sistematis terkait kerja hybrid dan kesejahteraan karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai jurnal. Proses analisis dilakukan melalui identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap penelitian yang relevan dengan topik transformasi digital, perilaku organisasi, kerja hybrid, dan employee well-being. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi modern perlu membangun budaya kerja yang fleksibel, kolaboratif, dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan agar transformasi digital dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, keseimbangan antara penggunaan teknologi, pengembangan kompetensi, dan kesehatan mental karyawan menjadi faktor penting dalam menciptakan organisasi yang adaptif di era digital.