Ilham Labbase
Universitas Muslim Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Etos Kerja, Kecerdasan Emotional, dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Andi Pangerang Nur Akbar; Baharuddin Semmaila; Ilham Labbase
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted with the aim of (1) Analyzing the influence of work ethic on the performance of Panakkukang sub-district employees in Makassar City. (2) Analyzing the effect of Emotional Intelligence on the performance of Panakkukang District employees, Makassar City. (3). To provoke the influence of Performance Organizational Commitment on employees of the Panakkukang District, Makassar City. The research method used in this study is descriptive analysis and multiple linear regression analysis, with a total sample of 54 respondents. Based on the results of multiple linear regression analysis, the results show that (1). Work Ethics positively and significantly affect the performance of Panakkukang District employees in Makassar City. (2). Emotional intelligence has a positive and significant effect on the performance of employees of the Panakkukang District, Makassar City. (3). Organizational Commitment positively and significantly affects the performance of Panakkukang District employees in Makassar City.
TRANSFORMASI PERILAKU KEORGANISASIAN DI ERA DIGITAL : TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS TERHADAP KERJA HYBRID DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN Asyah Tri Fitriyani; Suriyanti Mangkona; Ilham Labbase
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/cx47zw35

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan besar terhadap perilaku keorganisasian, terutama dalam penerapan sistem kerja hybrid dan upaya menjaga kesejahteraan karyawan. Perkembangan teknologi informasi, digitalisasi proses kerja, serta perubahan pola komunikasi organisasi menuntut perusahaan untuk menyesuaikan budaya kerja dan kompetensi sumber daya manusia agar tetap mampu bersaing di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi perilaku keorganisasian di era digital melalui tinjauan literatur sistematis terkait kerja hybrid dan kesejahteraan karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai jurnal. Proses analisis dilakukan melalui identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap penelitian yang relevan dengan topik transformasi digital, perilaku organisasi, kerja hybrid, dan employee well-being. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi modern perlu membangun budaya kerja yang fleksibel, kolaboratif, dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan agar transformasi digital dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, keseimbangan antara penggunaan teknologi, pengembangan kompetensi, dan kesehatan mental karyawan menjadi faktor penting dalam menciptakan organisasi yang adaptif di era digital.    
The Influence of Leadership, Work–Life Balance, and Work Environment on Employee Performance at Puskesmas Mandai, Indonesia Sela Mita Permatasari; Baso Amang; Ilham Labbase
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1286

Abstract

In the context of increasing demands for healthcare service quality, improving employee performance has become a critical priority for public health institutions, particularly at the primary care level. However, limited attention has been given to how leadership, work–life balance, and work environment jointly relate to employee performance in public health centers. This study aims to examine the association between leadership, work–life balance, work environment, and employee performance at Mandai Public Health Center (Puskesmas Mandai), Maros Regency. A quantitative cross-sectional survey was conducted from December 2025 to January 2026 involving all 93 employees. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression. The results show that leadership was positively and significantly associated with employee performance (B = 0.317; t = 4.948; p < 0.05). Work–life balance was also positively and significantly associated with employee performance (B = 0.440; t = 11.025; p < 0.05), while work environment showed a positive and significant association with employee performance (B = 0.181; t = 2.579; p < 0.05). The simultaneous test confirmed that the three variables jointly predicted employee performance, F(3, 89) = 158.325; p < 0.05, with strong explanatory power (R² = 0.842). Theoretically, this study contributes by showing that employee performance in a primary healthcare context is related to the alignment of organizational leadership, workplace support, and employees’ ability to manage work and personal demands. Practically, Mandai Public Health Center may benefit from more predictable scheduling, fair workload distribution, clearer leadership communication, and improvements in service-supporting workplace facilities.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, DISIPLIN KERJA, DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN Ilham Labbase; Ratna Dewi; Kurnia; Imron Mangara
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/nv43xk22

Abstract

Perilaku organisasi merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis temuan empiris mengenai pengaruh budaya organisasi, disiplin kerja, dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan berdasarkan publikasi ilmiah periode 2021–2026. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada alur PRISMA melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi artikel. Sumber data diperoleh dari Google Scholar, Garuda, dan SINTA dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil seleksi memperoleh enam artikel ilmiah yang relevan untuk dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa budaya organisasi, disiplin kerja, dan komitmen organisasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi menjadi faktor yang paling dominan dalam membentuk perilaku kerja yang produktif, sedangkan disiplin kerja dan komitmen organisasi berperan dalam memperkuat efektivitas kerja karyawan. Penelitian ini memperkuat konsep perilaku organisasi sebagai faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Politeknik Negeri Ujung Pandang Zulfikar Zulfikar; Serlin Serang; Ilham Labbase
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 4 No. 2 (2026): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v4i2.1784

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Politeknik Negeri Ujung Pandang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 65 responden yang dipilih dari populasi sebanyak 140 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,595 dan tingkat signifikansi < 0,001. Sementara itu, lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,337, meskipun memiliki hubungan positif. Secara simultan, motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung sebesar 9,430 dan signifikansi < 0,001. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan sebesar 23,3% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa motivasi kerja merupakan faktor dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai, sedangkan lingkungan kerja belum menjadi faktor penentu utama dalam konteks penelitian ini. Oleh karena itu, organisasi perlu memprioritaskan strategi peningkatan motivasi kerja untuk mendorong optimalisasi kinerja pegawai. Kata kunci: motivasi kerja, lingkungan kerja, kinerja pegawai