Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MENGEMBANGKAN PRESTASI BELAJAR DAN MINAT TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VIII MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS MASALAH Purwanto, Tri; Widyasari, Tri; Christyanti, Ratna Dwi
Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Vol 1, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAda beberapa faktor yang mempengaruhi siswa dalam belajar, antara lain prestasi dan minat. Oleh karena itu guru harus dapat mengembangkan prestasi dan minat siswa untuk belajar matematika. Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Masalah dapat menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan prestasi dan minat siswa. Pembelajaran kolaboratif berbasis masalah merupakan gabungan antara Pembelajaran Berbasis Masalah  yang dilaksanakan secara kolaboratif. Berawal dengan menggunakan masalah dalam kehidupan sehari-hari, pembelajaran kolaboratif berbasis masalah ini dimulai dengan (1) Formulate; (2) Share; (3)  Listen; dan (4) Create. Tujuan utama dari karya tulisan ini ialah membahas mengenai prestasi belajar dan minat siswa dan bagamaina mengembangkannya melalui Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Masalah.Kata kunci: pembelajaran kolaboratif berbasis masalah, minat.ABSTRACTThere are something principal to push pupils to learn. two of these is interest. The teacher must be agent to develop  the student’s interest and achievement to learn  mathematics.  Collaborative Problem Based Learning model can be optioned to improve the student’s interest and achievement. Collaborative Problem Based Learning is the combine of problem based learning approach which is done collaborativelly. Starting point with a problem in real world,  Collaborative Problem Based Learning can do with structure: (1) Formulate individually; (2) Share; (3) Listen; (4) Create. The main purpose of this paper is to investigate about student’s interest and how to develop it through a collaborative problem based learning modelKeywords: Interest, Achievement, Collaborative Problem Based Learning.
MENGEMBANGKAN PRESTASI BELAJAR DAN MINAT TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VIII MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS MASALAH Purwanto, Tri; Widyasari, Tri; Christyanti, Ratna Dwi
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 1 No 1 (2017): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAda beberapa faktor yang mempengaruhi siswa dalam belajar, antara lain prestasi dan minat. Oleh karena itu guru harus dapat mengembangkan prestasi dan minat siswa untuk belajar matematika. Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Masalah dapat menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan prestasi dan minat siswa. Pembelajaran kolaboratif berbasis masalah merupakan gabungan antara Pembelajaran Berbasis Masalah  yang dilaksanakan secara kolaboratif. Berawal dengan menggunakan masalah dalam kehidupan sehari-hari, pembelajaran kolaboratif berbasis masalah ini dimulai dengan (1) Formulate; (2) Share; (3)  Listen; dan (4) Create. Tujuan utama dari karya tulisan ini ialah membahas mengenai prestasi belajar dan minat siswa dan bagamaina mengembangkannya melalui Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Masalah.Kata kunci: pembelajaran kolaboratif berbasis masalah, minat.ABSTRACTThere are something principal to push pupils to learn. two of these is interest. The teacher must be agent to develop  the student’s interest and achievement to learn  mathematics.  Collaborative Problem Based Learning model can be optioned to improve the student’s interest and achievement. Collaborative Problem Based Learning is the combine of problem based learning approach which is done collaborativelly. Starting point with a problem in real world,  Collaborative Problem Based Learning can do with structure: (1) Formulate individually; (2) Share; (3) Listen; (4) Create. The main purpose of this paper is to investigate about student’s interest and how to develop it through a collaborative problem based learning modelKeywords: Interest, Achievement, Collaborative Problem Based Learning.
Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Berbasis Web Terintegrasi Barcode Purwanto, Tri; - STMIK Amikom Purwokerto, Rizki Wahyudi
IJNS - Indonesian Journal on Networking and Security Vol 7, No 3 (2018): IJNS Juli 2018
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.564 KB)

Abstract

Abstrak--Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi penjualan berbasis web terintegrasi Barcode di Toko Versus Footwear. Versus Footwear merupakan usaha yang bergerak dibidang penjualan sepatu. Pengolahan data barang dan penjualan dilakukan secara manual, menyebabkan proses transaksi dan pengolahan data penjualan mengalami kendala. Dengan rancang bangun aplikasi penjualan berbasis web diharapkan proses pencatatan dan transaksi penjualan lebih efisien, sementara barcode berfungsi untuk input dan mengecek data barang. Pengembangan sistem menggunakan metode sistem Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. Pengujian sistem dilakukan dengan dua pendekatan Alpha Testing dan Beta Testing. Alpha Testing dilakukan untuk menguji fungsionalitas sistem di sisi pengembang dengan menggunakan metode Blackbox Testing. Beta Testing merupakan pengujian yang dilakukan di sisi Pengguna menerapkan metode Kuesioner dengan memakai pengukuran WEBQUAL menggunakan variabel usability. Yang hasil nya 90% pengguna setuju aplikasi sudah layak di impelementasikan. Keywords : Aplikasi, Penjualan, Web, Barcode, WEBQUAL Abstract-- This research aims to create applications related to Barcode at the Versus Footwear Store. Versus Footwear is a business engaged in the sale of shoes. Processing of goods and sales data is done manually, processing and processing of sales data. With the design of web-based sales applications enables the process of recording and transactions more efficiently, while the barcode works for input and check goods data. System development using Lifeflow System Development (SDLC) Waterfall method. System Testing is done with two Alpha Testing and Beta Testing approach. Alfa Testing is done to measure system functionality on the developer side by using Blackbox Testing method. Beta Testing is a test done on the side. WEBQUAL uses usability variables. The results are 90% of users have signed up worth on implementation. Keywords : Application, Sales, Web, Barcode. WEBQUAL
Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Ke Non Pertanian di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Purwanto, Tri; Jamil, Achmad Maulana Malik; Suprianto, Agung
Journal of Geographical Sciences and Education Vol 1 No 1 (2023): Journal of Geographical Sciences and Education
Publisher : PT. Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/geography.v1i1.58

Abstract

The need for land in urban areas is influenced by economic factors that cannot be avoided. This study aims to: 1) analyze land use changes from agriculture to non-agriculture in Kedungkandang District; and 2) knowing several factors that influence it. The research method used is a quantitative method by conducting a survey in Kedungkandang District, Malang City. Quickbird imagery was used to analyze changes in land use from 2006 to 2016. The analysis results obtained by changes in land use in Kedungkandang District, indicating that the largest changes in agricultural land were located in Cemorokandang Village of 67.9 ha or the equivalent of 25.51%, the average change land use of 24.06 ha or the equivalent of 8.3% while the area that experienced the least land change was located in the Kotalama Village of 1.66 ha or the equivalent of 0.57%. While the factors that influence changes in land use in Kedungkandang District are economic factors and public interest.
Pseudo-Oxidation In Lubricants Induced by FAME Ahbab, Muhammad Nurul; Febriyanto, Luddy; Purwanto, Tri; Abiyoso, Bow; Wikan, Yosua Pribadi
Journal of Mechanical Design and Testing Vol 7, No 2 (2025): Article in Press
Publisher : Department of Mechanical and Industrial Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmdt.104097

Abstract

The application of biodiesel in Indonesia is a necessity that in each period experiences an increase in percentage beginning from B2.5, B10, B15, B20, B30 to B35 and even possibly up to B100. The application of biodiesel in all segments, such as shipping, mining, and power plants, has technical issues that are always interesting to be studied by many researchers in the world. This  paper presents an experimental study on the potential for pseudo-oxidation phenomena in lubricants due to biodiesel contamination in lubricants, which is likely to be read as oxidation in FTIR testing. This can occur due to the Fatty Acid Methyl Ester (FAME) content in biodiesel and lubricant oxidation products having identical C=O (carbonyl) groups so that the possibility of wavenumbers detected between FAME and oxidation can influence each other's interpretation. Therefore, experimental studies are essential to simplify the interpretation of used lubricant samples that may be contaminated with biodiesel. By conducting controlled experiments, it becomes easier to distinguish between actual oxidation and the pseudo-oxidation effect caused by biodiesel contamination. This is crucial to ensure accurate condition monitoring and effective maintenance strategies in various industrial applications.
IMPLEMENTASI PROGRAM BATINKU PADANG DALAM MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN IBADAH SISWA DI SMP NEGERI 4 SALATIGA 2025/2026 Azahro, Salma Khairunisa; Roberti, Hasna Fikria; Widiani, Sri; Famularsih, Sari; Koesharjanto, Dwitjahjo; Purwanto, Tri
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8944

Abstract

The Batinku Padang Program is a worship habituation initiative implemented at SMP Negeri 4 Salatiga as a form of character strengthening, particularly in developing students’ discipline in performing religious practices. This study aims to explain the planning, implementation, and evaluation of the program in fostering students’ spiritual discipline. The method used is Participatory Action Research (PAR), which emphasizes collaboration and active participation among teachers, MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Teaching Assistance students, and school stakeholders. Data were collected through observations, interviews, and analysis of student attendance records. The findings indicate that the planning of the Batinku Padang Program was carried out systematically, beginning with the formulation of objectives, the preparation of morning and noon worship schedules, and the distribution of responsibilities among teachers, students, and daily worship officers. During the implementation stage, most students participated well, although some were still late for the morning worship activities. In the evaluation stage, improvements in discipline were evident through more orderly dhuha prayer practices, high discipline during dhuhur prayer, compliance in bringing worship equipment, and improved manners during worship. Overall, the Batinku Padang Program has demonstrated a positive impact in cultivating regular worship habits and shaping students’ spiritual discipline. This study reinforces that clearly planned and well-structured worship habituation is an effective strategy for developing religious character in schools. ABSTRAK Program Batinku Padang merupakan suatu pembiasaan ibadah yang dilaksanakan di SMP Negeri 4 Salatiga sebagai bentuk penguatan karakter siswa terutama dalam hal disiplin dalam beribadah. Pengabdian ini bertujuan untuk menjelaskan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian dari program tersebut dalam membangun disiplin spiritual peserta didik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menekankan kolaborasi dan partisipasi aktif antara guru, mahasiswa MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Asistensi Mengjar, dan pihak sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen kehadiran siswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa perencanaan Program Batinku Padang dilakukan secara terstruktur, dimulai dengan penetapan tujuan, penyusunan jadwal ibadah pagi dan siang, serta pembagian tugas antara guru, siswa, dan petugas ibadah harian. Pada tahap pelaksanaan, mayoritas peserta didik berpartisipasi dengan baik, meskipun ada beberapa yang terlambat dalam ibadah pagi. Di tahap evaluasi, terlihat adanya peningkatan disiplin yang ditunjukkan dengan lebih teraturnya pelaksanaan sholat dhuha, tinggiya disiplin dalam sholat dzuhur, kepatuhan dalam membawa perlengkapan ibadah, dan peningkatan adab saat beribadah. Secara keseluruhan, Program Batinku Padang terbukti memberikan dampak positif dalam menanamkan kebiasaan ibadah yang teratur serta membentuk karakter disiplin spiritual siswa. Pengabdian ini menegaskan bahwa pembiasaan ibadah yang direncanakan dengan jelas dan teratur merupakan strategi yang efektif dalam pengembangan karakter religius di sekolah.