Ratna Musa
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Studi Pengolahan Sampah Organik dengan Penambahan Bioaktivator Menggunakan Metode Komposter Takakura Rahma Musafir Wellang; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 6 No 3 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Oktober 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.877 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v6i3.353

Abstract

Pemanfaatan sampah organik dengan penambahan bioaktivator akan memfermentasi sampah organik dan meningkatkan kualitas kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengolahan sampah organik dengan penambahan bioaktivator menggunakan metode komposter takakura serta pengaruhnya terhadap hasil pengomposan. Formulasi bahan kompos yaitu kotoran sapi dimana sampel menggunakan 3 kg kotoran sapi yaitu, A0 (normal), A1+50ml EM4, A2+75ml EM4, A3+50ml Ragi, A4+75ml Ragi. Sedangkan untuk sampah organik masing-masing sampel menggunakan 3kg Sampah Organik+ 1 kg sekam bakar murni yaitu, B0 (normal), B1+50ml EM4, B2+75ml EM4, B3+50ml Ragi dan B4+75ml Ragi. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap yaitu uji pendahuluan, tahap eksperimen, dan tahap analisis dekomposisi yang dilakukan pada setiap 10 hari sampai 60 hari yang meliputi pengukuran: suhu, pH, penyusutan, kadar air, C-organik, N-total, K20 (kalium), P2o5 (fosfor), rasio C/N, warna dan bau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan hari ke 60 pengaruh variasi kompos yang cepat menjadi kompos baik itu dari sampah organik maupun kotoran ternak sapi yang ditandai dengan tekstur kompos sudah menyerupai tanah, karena telah mencirikan kompos yang matang dan sesuai dengan baku standar SNI 19/7030/2002, adalah A3, dan B3. Hal ini menandakan bahwa proses pengomposan telah berjalan dengan baik.
Efektivitas Pengoperasian Bendungan dalam Pengendalian Banjir Nasaruddin Nasaruddin; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Februari 2022
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.109 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v7i1.539

Abstract

Waduk sebagai pengendali banjir merupakan bangunan yang memiliki fungsi sebagai menahan air banjir di dalam tampungan dan mengalirkannya sesuai dengan kapasitas sungai. Banjir yang tidak dapat ditampung pada waduk akan dilepaskan oleh suatu bagian dari waduk yaitu sistem spillway. Salah satu fungsi utama Waduk Bili-Bili adalah sebagai pengendali banjir, mulai tanggal 19 Januari 2019 sampai kejadian banjir tersebut telah dilaksanakan operasi pengendalian banjir di bendungan Bili-Bili dengan operasi pembukaan pintu spillway sesuai dengan SOP dan pola operasi waduk bendungan Bili-Bili, tetapi hal tersebut oleh sebagian masyarakat justru dianggap sebagai penyebab terjadinya banjir di bagian hilir bendungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kapasitas pintu pelimpah waduk Bili-Bili berdasarkan debit aktual yang masuk ke waduk, akibat adanya perubahan volume tampungan di waduk Bili-Bili dan untuk mengevaluasi pola operasi waduk Bili-Bili. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder dan primer. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas pelimpah Bendungan Bili-Bili masih memenuhi ketentuan yang disyaratkan dan efektif sebagai pengendalian banjir.
Kajian Pengaruh Parameter Hidrograf Satuan Sintetik Berdasarkan Karakteristik Daerah Aliran Sungai Aulya Purwanengsy Syamsuddin; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Februari 2022
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.544 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v7i1.541

Abstract

Hidrograf dapat menggambarkan distribusi waktu limpasan permukaan di daerah pengukuran dan menentukan keragaman karakteristik fisik DAS. Penyajian Hidrograf Satuan Sintetik dapat menggunakan metode reduksi hidrograf satuan dari hidrograf banjir terukur. Penelitian ini mencoba mengkaji pengaruh parameter garis hidrologi satuan sintetik berdasarkan karakteristik DAS di daerah irigasi Kiru-kiru Kabupaten Baru. Lokasi penelitian terletak di Kabupaten Baru, Provinsi Sulawesi Selatan, tepat di DAS Kiru-Kiru, dengan menggunakan data curah hujan harian dari stasiun Mareppang, Manuba, Mangkoso dan Ralla. Berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan, selisih debit banjir maksimum berdasarkan HSS Nakayasu dan HSS Modifikasi adalah 2,19 pada kala ulang 200 tahun, sedangkan selisih minimum 0,01 pada kala ulang 2 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa metode Hidrograf Satuan Sintetik yang ditingkatkan sangat baik dalam menentukan debit banjir.
Kajian Debit Limpasan Terhadap Perubahan Tata Guna Lahan DAS Kiru-Kiru Kabupaten Barru St Kurnia utami Rasyid; Ratna Musa; Ali Mallombasi
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Juni 2022
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.516 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v7i2.559

Abstract

Indonesia beriklim tropis memiliki pola hujan tak menentu.. Intensitas curah hujan di suatu wilayah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi lingkungan di daerah tersebut. Kondisi lingkungan terkarena ada perubahan tata guna lahan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui koefesien aliran perubahan tata guna lahan dari tahun 2009, tahun 2014 dan tahun 2019 sehingga dapat diketahui debit limpasan terhadap perubahan tata guna lahan. Hasil penentuan curah hujan kawasan metode yang digunakan adalah metode polygon Thissen. Pemilihan Distribusi sebaran yang terpilih adalah distribusi Log Pearson Tipe III. Perhitungan intensitas hujan dengan metode Mononobe. Menentukan perubahan tata guna lahan menggunakan Koefesien aliran C. Untuk menentukan debit limpasan menggunakan Metode Rasional yang mengalami peningkatan debit limpasan karena berkurangnya lahan terbuka hijau. Hasil penelitian ini mengalami peningkatan debit limpasan karena berkurangnya lahan terbuka hijau sebagai daerah resapan karena peralihan fungsi lahan.
Analisis Distribusi Kecepatan Aliran pada Saluran Sekunder Ratna Musa; Ali Mallombasi; Muhammad Haris; Andi Muh Nizar Zulmhi; Muh Adhi Rajha Ahmad Firdaus
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA Juni 2023
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tentang pengaruh kedalaman terhadap distribusi kecepatan pada suatu aliran saluran. Adapun kecepatan suatu saluran sejatinya dipengaruhi akan adanya kekasaran, dimensi ukuran serta vegetasi dari saluran tersebut namun pada kasus kali ini, Kecepatan suatu saluran sendiri ditinjau untuk mengetahui perbedaannya pada kedalaman suatu saluran yang berbeda- beda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode secara tidak langsung (undirect methode) dengan menggunakan alat current meter yang difungsikan untuk mendapat bacaan variabel nilai meliputi Lebar Saluran, Kecepatan Saluran, Kedalaman Saluran dan Luasan saluran tersebut. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi yang ditujukan untuk mengetahui pola relasi atau hubungan antara variabel terikat dengan variabel bebasnya dengan tingkat yang minim kesalahan pada distribusi kecepatan terhadap kedalaman suatu saluran. Kesimpulan yang dapat diambil di penelitian ini berdasarkan rumusan permasalahan, ialah pengaruh kedalaman terhadap distribusi kecepatan suatu saluran memiliki hubungan yang saling bertolak belakang dimana semakin tinggi kedalaman suatu saluran maka bacaan kecepatan dari saluran tersebut semakin rendah, yang dari keseluruhannya dapat dilihat pada tabel perhitungan yang terdapat pada hasil pembahasan dari penelitian yang ditinjau.