Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAUR ULANG LIMBAH KERTAS UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DI BANTARAN SUNGAI KOTA TASIKMALAYA Muhamad Ali Rahim; Miky Endro Santoso; Wawan Suryana; Komang Wahyu Sukayasa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1640

Abstract

Keberadaan banyaknya sampah di sekitar bantaran sungai dapat menyebabkan banjir, mengganggu kesehatan masyarakat, dan dapat menjadi sumber penyakit. Oleh karena itu sampah harus ditanggulangi bersama-sama oleh segenap warga masyarakat. Selain itu, melatih keterampilan dalam mengolah limbah, khususnya limbah kertas, sangat diperlukan masyarakat. Keterampilan dalam mengolah limbah kertas ini dapat mengurangi sampah, dan juga berpotensi untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang tentunya sangat dibutuhkan warga masyarakat. Kegiatan abdimas ini bermitra dengan Forum Komunikasi Pencinta Alam Tasikmalaya (FKPA-T) dan masyarakat bantaran sungai Cimulu, RW.01, kampung Tawang Kulon, kelurahan Tawangsari, kecamatan Tawang, kota Tasikmalaya. Tujuan abdimas ini adalah memberi pelatihan masyarakat di sekitar bantaran sungai dengan praktik keterampilan pengolahan daur ulang limbah kertas, sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, workshop eksperimental, dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh adalah kemampuan teknik para peserta pelatihan dalam praktik membuat kertas daur ulang sudah nampak ada peningkatan sesuai arahan tim pengabdi. Selain itu, mereka juga menyadari proses daur ulang kertas sebagai salah satu cara penanggulangan limbah dapat berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual dan dapat membantu secara perekonomian keluarga.
DAUR ULANG LIMBAH KERTAS UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DI BANTARAN SUNGAI KOTA TASIKMALAYA Muhamad Ali Rahim; Miky Endro Santoso; Wawan Suryana; Komang Wahyu Sukayasa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1640

Abstract

Keberadaan banyaknya sampah di sekitar bantaran sungai dapat menyebabkan banjir, mengganggu kesehatan masyarakat, dan dapat menjadi sumber penyakit. Oleh karena itu sampah harus ditanggulangi bersama-sama oleh segenap warga masyarakat. Selain itu, melatih keterampilan dalam mengolah limbah, khususnya limbah kertas, sangat diperlukan masyarakat. Keterampilan dalam mengolah limbah kertas ini dapat mengurangi sampah, dan juga berpotensi untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang tentunya sangat dibutuhkan warga masyarakat. Kegiatan abdimas ini bermitra dengan Forum Komunikasi Pencinta Alam Tasikmalaya (FKPA-T) dan masyarakat bantaran sungai Cimulu, RW.01, kampung Tawang Kulon, kelurahan Tawangsari, kecamatan Tawang, kota Tasikmalaya. Tujuan abdimas ini adalah memberi pelatihan masyarakat di sekitar bantaran sungai dengan praktik keterampilan pengolahan daur ulang limbah kertas, sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, workshop eksperimental, dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh adalah kemampuan teknik para peserta pelatihan dalam praktik membuat kertas daur ulang sudah nampak ada peningkatan sesuai arahan tim pengabdi. Selain itu, mereka juga menyadari proses daur ulang kertas sebagai salah satu cara penanggulangan limbah dapat berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual dan dapat membantu secara perekonomian keluarga.
Perancangan coffee table book transformasi kopitiam Bandung sebagai upaya rekonstruksi memori kolektif bagi kelompok usia 40-55 tahun Belicia Gyani; Komang Wahyu Sukayasa; Naniwati Sulaiman
Design Spectrum Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v2i1.16258

Abstract

Transformasi kopitiam di Bandung menunjukkan adanya perubahan pada identitas, fungsi, dan atmosfer ruang sebagai respons terhadap perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup masyarakat. Perubahan tersebut dapat dilihat melalui pergeseran dari kopitiam tradisional menuju bentuk yang lebih modern, baik dari segi desain, penyajian menu, maupun pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung. Perancangan ini bertujuan menghasilkan coffee table book berjudul Jejak Rasa Kopitiam Bandung yang mendokumentasikan perjalanan transformasi kopitiam di Bandung sebagai upaya rekonstruksi memori kolektif bagi kelompok usia 40–55 tahun. Melalui pendekatan ilustrasi dan narasi visual, buku ini menyajikan sejarah singkat kopitiam serta transformasinya melalui studi kasus beberapa kopitiam di Bandung. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi media yang informatif sekaligus memperkuat apresiasi terhadap nilai budaya dan memori yang terkandung dalam perkembangan kopitiam.