Ilmiawan Ilmiawan
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Indikasi Kejahatan Berbahasa pada Kolom Komentar Unggahan Akun Instagram Official Lambe Turah Entrnt (Pendekatan Linguistik Forensik) Wilda Aulia; Amal Akbar; Ilmiawan Ilmiawan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejahatan berbahasa yang ditemukan dalam komentar di akun Instagram resmi Lambe Turah Entrnt dengan menggunakan pendekatan linguistik forensik. Metode yang dipakai berupa analisis deskriptif kualitatif, meliputi tahapan pengumpulan data dari komentar pengguna, pencatatan data, dan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi pola-pola kejahatan berbahasa. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa terdapat tujuh jenis kejahatan berbahasa yang berhasil dikenali dalam komentar selama periode 21 Desember 2024 hingga 18 Februari 2025, yaitu: 1) pencemaran nama baik (dengan lima variasi bentuk), 2) ujaran kebencian (dengan lima variasi bentuk), 3) penghasutan (dengan lima variasi bentuk), 4) pembohongan (dengan dua variasi bentuk), 5) ancaman (dengan satu variasi bentuk), 6) kekerasan (dengan lima variasi bentuk), dan 7) pelecehan online (dengan empat variasi bentuk). Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan hukum serta kebijakan moderasi yang lebih ketat di platform media sosial guna melindungi individu dari pengaruh merugikan dari kejahatan berbahasa. Disarankan agar media sosial lebih proaktif dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat, sehingga dapat meminimalisir risiko terkait pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan bentuk kejahatan berbahasa lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kejahatan berbahasa di media sosial, terutama di akun Lambe Turah Entrnt, memiliki dampak yang cukup besar baik bagi individu maupun masyarakat secara umum. Keberagaman bentuk kejahatan berbahasa ini menunjukkan perlunya perhatian yang lebih besar terhadap isu ini. Dengan meningkatkan kesadaran mengenai dampak negatif dari kejahatan berbahasa dan menerapkan kebijakan ketat, langkah-langkah tersebut dapat membantu melindungi pengguna media sosial sekaligus memperkuat interaksi yang lebih positif di platform digital.
Integrating Citizenship Education In The National Curriculum: Challenges And Opportunities Akbar Aba; Ilmiawan Ilmiawan; Musdalifah Syahrir
Jurnal Edukasi Terkini Vol. 3 No. 1 (2026): Janury-March
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/

Abstract

Purpose-This article analyzes the role of Citizenship Education in shaping intelligent, responsible, and nationally committed citizens. It examines how Civics develops civic literacy, strengthens awareness of rights and obligations, and embeds Pancasila values as the moral foundation for constructive participation in society. Research Methodology/Design/Approach- literature review was conducted by examining scholarly articles, books, curriculum documents, and official publications related to Citizenship Education and character development. This approach enabled a focused synthesis of key concepts, learning objectives, and pedagogical challenges within Civics instruction. Findings-The study finds that Citizenship Education significantly contributes to developing civic knowledge, attitudes, and behaviors aligned with democratic and national values. However, its implementation is often limited by insufficient teacher competence, lack of contextual and innovative teaching methods, and weak integration of Pancasila values into classroom practices. Strengthening teacher roles as facilitators and role models is essential to enhance the effectiveness of Civics learning. Originality/Value-This article provides a concise conceptual understanding of how Citizenship Education can be optimized to foster a generation with strong civic responsibility and national identity, offering insights for improving pedagogical practice and curriculum development.