Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Matematika: Studi Di SMP Negeri 13 Kota Ternate Yani Awal
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT) Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8391670

Abstract

Pembelajaran matematika adalah interaksi guru dan peserta didik dalam mengembangkan pola berfikir. Matematika sebagai alat untuk memahami informasi melalui tabel-tabel, persamaan-persamaan yang merupakan penyederhanaan dari soal-soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal cerita pada materi Sistem Persamaan linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitia ini adalah guru dan siswa di SMP Negeri 13 Ternate. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumen. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis dengan mengikuti tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penenlitian ini menunjukan bahwa kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal cerita sering ditemui dalam pembelajaran matematika di SMP SMP Negeri 13 Ternate. Jenis kesalahan yang ditemui dalam menyelesaikan soal-soal adalah kesalahan membaca dengan presentase kesalahan siswa dalam Membaca 30%; kesalahan memahami presentasi kesalahan 90%; transformasi presentasi kesalahannya 90%; kesalahan memproses 10%; dan menyimpulkan yaitu Menyimpulkan 100%.
Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Matematika: Studi Di SMP Negeri 13 Kota Ternate Yani Awal
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT) Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8391670

Abstract

Pembelajaran matematika adalah interaksi guru dan peserta didik dalam mengembangkan pola berfikir. Matematika sebagai alat untuk memahami informasi melalui tabel-tabel, persamaan-persamaan yang merupakan penyederhanaan dari soal-soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal cerita pada materi Sistem Persamaan linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitia ini adalah guru dan siswa di SMP Negeri 13 Ternate. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumen. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis dengan mengikuti tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penenlitian ini menunjukan bahwa kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal cerita sering ditemui dalam pembelajaran matematika di SMP SMP Negeri 13 Ternate. Jenis kesalahan yang ditemui dalam menyelesaikan soal-soal adalah kesalahan membaca dengan presentase kesalahan siswa dalam Membaca 30%; kesalahan memahami presentasi kesalahan 90%; transformasi presentasi kesalahannya 90%; kesalahan memproses 10%; dan menyimpulkan yaitu Menyimpulkan 100%.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbasis Modul Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Diah Prawitha Sari; Isman M Nur; Ruslan Laisouw; Hasanuddin Usman; Muzakir Hi Sultan; Yani Awal
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 2 (2024): Juli - Desemeber 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v5i2.731

Abstract

Diperlukan adanya inovasi model pembelajaran sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan matematika siswa adalah model pembelajaran kooperatif berbasis modul. Pembelajaran berbasis modul lebih efisien dibandingkan dengan pembelajaran konvensional cenderung bersifat klasik. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis modul. (2) untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis modul. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain one group pretest posttest. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII berjumlah 23 orang. Analisis data pada penelitian ini adalah membandingkan skor tes awal dan skor tes akhir untuk mengetahui peningkatan setelah memperoleh pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh. (1) hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis modul dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan skor rata-rata tes awal 19,35, sedangkan skor rata-rata tes akhir 75,43. (2) model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis modul dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa mencapai 0,70 (kategori tinggi). Disarankan kepada peneliti selanjutnya perlu mengkaji model pembelajaran terintegrasi dengan kemampuan berpikir matematika siswa. Selain itu, mempertimbangkan jumlah subjek penelitian karena subjek pada penelitian disediakan hanya satu kelas yang berjumlah 23 orang.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Model Pembelajaran Terbimbing Isman M Nur; Muzakir Hi Sultan; Ruslan Ruslan Laisouw; Hasanuddin Usman; Maya Rumakat; Fachmi Buamona; Yani Awal
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 1 (2025): Januari- Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i1.906

Abstract

Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis perlu ditingkatkan karena kemampuan untuk mengembangkan teknik dan strategi pemecahan masalah serta kemampuan untuk mensintesis masalah. Kesulitan siswa dalam memecahkan masalah matematis juga dialami peneliti pada saat melakukan observasi. Hasil observasi awal yang diperoleh peneliti masih dalam kategori rendah. Oleh karena itu, peneliti termotivasi melakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran terbimbing untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP melalui model pembelajaran terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Instrumen ini berupa tes berbentuk uraian terdiri dari tiga butir soal yang dilengkapi dengan kunci jawaban. Selanjutnya instrumen dapat divalidasi oleh dua validator ahli dalam bidang matematika dan pendidikan matematika. Teknik analisis data kuantitatif digunakan untuk menganalisis data yang berwujud data numerik. Data numerik berupa skor yang didapat dari nilai pre-test dan post-test. Hasil analisis data post-test dapat ditemukan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan kategori (tinggi, sedang dan rendah). Hasil perhitungan N-Gain kelompok siswa yang diterapkan model pembelajaran terbimbing memperoleh peningkatan 0,45 tergolong sedang. Diharapkan penelitian selanjutnya perlu melakukan penelitian mengkaji model pembelajaran yang terintegrasi dengan kemampuan pemecahan masalah matematis. Selain itu, mempertimbangkan jumlah subjek karena subjek yang disediakan dalam penelitian ini terbatas.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMA Melalui Pendekatan Matematika Realistik Isman M Nur; Muzakir Hi Sultan; Ruslan Laisouw; Hasanuddin Usman; Yani Awal; Maya Rumakat; Fachmi Buamona
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i2.1101

Abstract

Berpikir kreatif penting bagi siswa saat mempelajari matematika. Siswa perlu berpikir kreatif agar mudah menyelesaikan masalah. Pendekatan pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa adalah pembelajaran matematika realistik. Tujuan penelitian ini, yaitu (1) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pendekatan matematika realistik dan pembelajaran konvensional. (2) untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pendekatan matematika realistik dengan pembelajaran konvensional. Metode penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Subjek penelitian adalah siswa kelas X berjumlah 40 siswa. Instrumen tes uraian terdiri dari empat soal dilengkapi dengan kunci jawaban. Data diperoleh dari hasil pre-test dan post-test dianalisis menggunakan Microsoft Office Excel dan SPSS dengan taraf nyata = 0,05. Hasil penelitian diperoleh, (1) hasil perhitungan N-Gain siswa memperoleh pembelajaran matematika realistik meningkat 0,50 (kategori sedang), sedangkan siswa mempeoleh pembelajaran konvensional meningkat 0,40 (kategori sedang). (2) hasil analisis N-Gain guna mengukur besarnya mutu peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa memperoleh pembelajaran matematika realistik lebih baik daripada siswa memperoleh pembelajaran konvensional. Penelitian selanjutnya melakukan penelitian mengkaji model pembelajaran yang terintegrasi dengan kemampuan berpikir kreatif. Selain itu, mempertimbangkan jumlah subjek karena subjek yang disediakan dalam penelitian ini terbatas.
Fun Math Melalui Media Dart Game Berbasis Model Kooperatif pada Siswa SMP Negeri 3 Kota Ternate Muzakir Hi Sultan; Isman M Nur; Ruslan Laisouw; Hasanuddin Usman; Yani Awal; Fachmi Buamona; Maya Rumakat
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.16499

Abstract

The cooperative learning model using the Dart Game media is a variation of learning derived from the Dart Board game, which can then be applied as a learning medium to improve students’ learning outcomes. The objectives of this activity are: (1) to determine the application of the Fun Math method on students’ interest in learning mathematics, and (2) to determine the effect of the Fun Math method in terms of enjoyment and the use of teaching aids on students’ interest in learning mathematics. The participants of this training and mentoring activity were 21 students from SMP Negeri 3 Kota Ternate. The results showed that: (1) The calculated t value of 2.710 > t table value of 1.72, or Sig value 0.01 < 0.05, so H₀ is rejected. It can be concluded that there is a significant effect of enjoyment on students’ learning interest. (2) The calculated t value of 6.434 > t table value of 1.72, or Sig value 0.04 < 0.05, so H₀ is rejected. It can be concluded that there is a significant effect of the use of teaching aids on students’ learning interest. (3) The calculated F value is 69.032, and with a significance level of α = 0.05, the F table value is 3.09. Since the calculated F value of 4.022 > F table value of 3.09 or Sig value 0.036 < 0.05, H₀ is rejected. It can be concluded that there is a simultaneous (combined) effect of enjoyment (X₁) and the use of teaching aids (X₂) on students’ learning interest. Through this community service activity, it is expected that the use of the Fun Math method through the Dart Game media, with the variables of enjoyment and the use of teaching aids, has a significant positive effect on students’ interest in learning.