Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Teknologi Fermentasi Complete Feed Berbasis Bahan Pakan Lokal untuk Meningkatkan Kinerja Reproduksi Sapi Potong pada Kelompok Ternak Sumber Makmur Wari Pawestri; Yuli Yanti; Muhammad Cahyadi; Joko Riyanto; Ari Kusuma Wati
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v8i2.3335

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat di kelompok ternak Sumber Makmur dilakukan pada tanggal 28 dan 29 Mei 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mencukupi kebutuhan pakan ternak melalui pembuatan fermentasi complete feed serta Focus Group Discussion manajemen pakan dan reproduksi. Kegiatan diawali dan diakhiri dengan pengisian kuesioner oleh responden yang berisi keadaan umum dan pengetahuan terkait manajemen pakan dan reproduksi pada ternak. Responden adalah 36 peternak sapi di Mertan, Sukoharjo. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 97% ternak berusia 15-64 tahun, 35 peternak laki-laki dan 1 orang perempuan, 17% pendidikan SD, 22% SMP, 42 SMA/SMK, 8% Sarjana, dan 11% tidak bersekolah. Pengalaman beternak responden bervariasi dari 6 bulan hingga 25 tahun dengan mayoritas 69% selama 1-5 tahun dan rata-rata jumlah ternak yang dimiliki sebanyak 7 ekor. Pekerjaan responden sebagai petani, pedagang, buruh, wiraswasta, pelajar, dan perangkat desa. Berdasarkan survei sebelum dan sesudah Focus Group Discussion diperoleh peningkatan pengetahuan sebesar 56%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pengetahuan peternak telah meningkat dan peternak mampu praktik membuat fermentasi complete feed dengan bahan lokal yang ada di sekitar. Peternak diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan teknologi yang diperoleh sehingga ternak dapat berproduksi secara optimal.
Pendampingan pengolahan limbah kotoran sapi menjadi biogas menggunakan instalasi biodigester biogas dengan inovasi absorber di Desa Kebakalan Kabupaten Kebumen Suhartono Suhartono; Joko Riyanto; Dimas Rahadian Aji Muhammad; Muji Rahayu; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Ari Prasetyo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27706

Abstract

Abstrak Desa Kebakalan, Kecamata Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu desa yang banyak memiliki peternak sapi. Permasalahan yang dihadapi masyarakat peternak adalah minimnya pemahaman dan keterampilan peternak dalam pengelolaan limbah kotoran sapi. Tujuan pengabdian ini adalah mewujudkan Desa Kebakalan Kabupaten Kebumen sebagai desa mandiri bioenergi biogas sehingga kesejahteraan masyarakatnya meningkat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kebakalan Kabupaten Kebumen dengan peserta adalah peternak sapi yang berjumlah 78 peternak. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan yaitu bulan Januari sampai Juni 2024. Pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan tiga tahapan yiatu persiapan, pelaksaan, dan evaluasi. Pelaksanaan memfokuskan kepada penggunaan IPTEK dalam melakukan pengelolaan limbah kotoran sapi.  Selain itu dilakukan pula (1) instruksional dan dialog melalui kegiatan program penyuluhan menggunakan teknik FGD (Focus Group Disscusion) disertai dengan evaluasi kemajuan tingkat pengetahuan dan pemahaman materi, (2) pelatihan dengan peragaan pembuatan digester biogas skala rumah tangga dan produksi biogas, (3) metode percontohan pembuatan dan penerapan penggunaan biogas skala rumah tangga, (4) monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peternak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan dan pengelolaan limbah kotoran sapi menjadi energi biogas. Kata kunci: absorber; biodigester; biogas; limbah kotoran sapi Abstract The village of Kebakalan, located in the Karanggayam Subdistrict, Kebumen Regency, Central Java Province, is one of the villages with a significant number of cattle farmers .The issue faced by livestock farmers is their limited understanding and skills in managing cow manure waste. The purpose of this community service program is to make Kebakalan Village in Kebumen Regency an independent bioenergy biogas village, thereby improving the welfare of its community. The program is carried out in Kebakalan Village, Kebumen Regency, with participants being cattle farmers there are 78 cattle farmers. The activities will be conducted over six months, from January to June 2024. The implementation includes three stages: preparation, execution, and evaluation. The focus is on utilizing science and technology in managing cow manure waste. In addition, the program includes (1) instructional and dialog sessions through extension programs using Focus Group Discussion (FGD) techniques, accompanied by evaluations of participants' knowledge and understanding progress, (2) training on household-scale biogas digester construction and biogas production, (3) demonstration of household-scale biogas production and application, and (4) ongoing monitoring and evaluation. The results indicate that farmers gained knowledge and skills in utilizing and managing cow manure waste into biogas energy. Keywords: absorber; biodigester; biogas; cow manure waste