Gida Kadarisma
Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Self-Efficacy dan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Heris Hendriana; Gida Kadarisma
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 3, No 1 (2019): Edisi Maret
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.989 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v3i1.2033

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan komunikasi matematis dan self-efficacy siswa SMP.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Self-efficacy terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah SMPN 41 Bandung, Sampel dipilih secara acak diperoleh kelas IX dalam satu kelas di SMPN 41 Bandung sebanyak  30 siswa. Pengumpulan data penelitian, siswa diberi 2 buah instrumen penelitian yaitu instrumen tes dan instrumen non tes. Instrumen tes berupa 7 buah soal uraian kemampuan komunikasi matematis, sedangkan instrumen non tes berupa angket Self-efficacy yang terdiri dari penyataan positif dan pernyataan negatif. Data tersebut diuji regresi dan korelasinya. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa Self-efficacy berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP, dengan persamaan regresi Y = 0,347X – 10,255 menunjukkan pengaruh yang positif, serta tingkat keeratan yaitu koefisien korelasi pearson sebesar 0,776  tergolong dalam interpretasi kuat positif. Rekomendasi dari penelitian ini, guru sebaiknya merancang proses pembelajaran yang dapat meningkatkan self-efficacy siswa agar kemampuan komunikasi siswa semakin meningkat. Kata Kunci. Komunikasi Matematis, Self-Efficacy 
Citizenship Identity in the Context of Dayak Ethnic Transnationalism: Between State, Costum, and Cross-Border Mobility Jagad Aditya Dewantara; Dasim Budimansyah; Wibowo Heru Prasetiyo; Fazli Rachman; Sulistyarini; Gida Kadarisma
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 23 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/rr1wf387

Abstract

This paper examines the civic identity of the Dayak people in the West Kalimantan border region within the context of ethnic transnationalism, emphasizing the role of custom and cross-border mobility. Recognizing that Dayak communities have historically lived beyond the boundaries of modern states, the study conceptualizes citizenship as a lived social experience that does not always align with nation-state logic. Using ethnographic methods, the research explores how Dayak people interpret citizenship through everyday practices, kinship relations, and cross-border interactions. The findings show that citizenship is understood situationally and pragmatically, particularly in relation to administrative needs and access to state services, while ethnic and customary identities remain the primary basis of social loyalty. Custom functions as a value framework regulating community membership, social relations, and attachment to ancestral lands across borders. Continuous mobility sustains a transnational social space where borders are negotiated administrative structures rather than rigid social boundaries. The study highlights the layered and dynamic nature of border citizenship and contributes to scholarship on indigenous transnationalism.