Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Pendidikan Sarjana Psikologi Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Angga Yuni Mantara; Diyah Sulistiyorini; Indah Yasminum Suhanti; Muchammad Kukuh Sulistya
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v4i1.5990

Abstract

Siswa/i SMA/sederajat sering kali menemui permasalahan mengenai pemilihan studi lanjutan, terutama mengenai program studi yang akan mereka ambil. Salah satu program studi yang tidak ada dan tidak dipelajari oleh mereka salah satunya ialah psikologi. Data penelitian awal yagn dimiliki peneliti menunjukkan akibat ketidakpahaman mengenai program studi ini, terutama kesesuaian pandangan awal dengan kenyataan perkuliahan dilapangan. Sehingga tujuan dari pengabdian ini untuk membantu memberikan pemahaman terkait pilihan jurusan perkuliahan, khususnya psikologi kepada siswa-siswa yang akan mengambil pendidikan lanjutan. Kami melakukan sosialisasi kepada siswa SMA/sederajat menggunakan metode ceramah secara daring dengan melibatkan mitra salah satu platform belajar daring di Indonesia. Jumlah partisipan dalam pengabdian ini ialah 51 orang. Sosialisasi ini bermanfaat bagi peserta, bagi mereka informasi ini menjadi landasan pengetahuan mengenai program studi psikologi itu sendiri. High school students often encounter problems regarding the selection of further studies, especially regarding the study program they will take. One major that was not be studied by them was was psychology. Preliminary research show that majority of high school students lack of understanding what course they take if they choose psychology as their major in undergraduate level. So the purpose of this activity is to provide understanding about psychology as one of the major that they can choose. We conducted socialization to high school students using the online lecture method by involving partners from one of the online learning platforms in Indonesia. The number of participants in this service is 51 people. This socialization is useful for participants, for them this information becomes the basis of knowledge about the psychology study program itself.
Dukungan Sosial dalam Membentuk Resiliensi pada Orang dengan Lupus (ODAPUS) Lia Arina Rahmawati; Diyah Sulistiyorini; Moh. Bisri
Jurnal Penelitian Kualitatif Ilmu Perilaku Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study used qualitative methods with case study techniques. Subjects were 2 women and 1 subject male who was of productive age and had survived with lupus for a long time and had been declared remission healed. In this study data collection was carried out with techniques in-depth interviews with the research subjects in order to obtain the information needed. Checking the validity of the data was examined by using significant other re-checks and triangulation with people. As for the location of the research conducted in the city of Malang. The results showed that resilience on Odapus was influenced by the support given by the closest people, especially the nuclear family. The form of social support that seemed more influential was emotional support and appreciation. In addition, it is undeniable that instrumental support is also important for Odapus considering the amount of costs needed for Odapus treatment.
Adversity Quotient dalam Sinteron: Studi Perbandingan antara Indonesia dan Korea Diyah Sulistiyorini
Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET Vol 1 No 02 (2010): Juni
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/mind set.v1i02.167

Abstract

Indonesian serial drama or often called sinetron has been dominated television show in Indonesia. Most television viewers spend their most time to watch sinetron. Meanwhile, there is a serious phenomenon that the number of depression has been increased throughout the world, including in Indonesia. Therefore, Adversity Quotient, defined as one's capacity to face and overcome adversity in his/her life, which stated by Stoltz, becomes necessary to discuss. There are three types of AQ: Quitters (the ones who choose to quit and ignoring the opportunity); Campers (the ones who are afraid to take risks and choose to be satisfied with what they have gained); and Climbers (the ones who do not allow anything to stop them to move forward). This was a qualitative descriptive study with non-frequentive content analysis technique to analyze the data. The samples of this study were 15 of Indonesian sinetron and 15 Korean sinetron. The samples were taken by incidental sampling technique. The result of this study demonstrated that most of sinetron's characters (62%) were categorized as Campers, 31% were Quitters, and only 7% were Climbers. Meanwhile, in KOrean sinetron, there were 56% Climbers, 36% Campers, and 8% Quitters. The conclusion was Indonesian sinetron showed less climbers characteristics than Korean sinetron. In sinetron, success was associated with religious efforts, whereas in Koream sinetron success was related with hard work and optimistic attitude.
Employee Engagement pada Karyawan Milenial: Menguji Peran Iklim Komunikasi dan Kepuasan Komunikasi Organisasi Putra, Vandy Achirul Trio Laksana; Sulistiyorini, Diyah
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i2.6546

Abstract

Karyawan milenial merupakan kelompok angkatan kerja terbesar di Indonesia yang memiliki karakteristik unik dalam merespons dinamika komunikasi di lingkungan organisasi. Komunikasi dalam organisasi tidak hanya berfungsi sebagai alat koordinasi, tetapi juga memainkan peran penting dalam membangun keterlibatan karyawan (employee engagement), terutama bagi karyawan milenial yang menghargai transparansi, kecepatan, dan partisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim komunikasi dan kepuasan komunikasi organisasi terhadap employee engagement pada karyawan milenial di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim komunikasi dan kepuasan komunikasi organisasi secara simultan maupun parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement. Temuan ini juga mengungkap bahwa kepuasan komunikasi akan lebih optimal apabila didukung oleh iklim komunikasi yang terbuka dan suportif. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya membangun budaya komunikasi yang efektif sebagai strategi kunci dalam meningkatkan employee engagement karyawan milenial di tempat kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa pengembangan budaya komunikasi yang terbuka dapat menjadi jalur penting dalam mempertahankan keterlibatan karyawan serta mendorong pertumbuhan organisasi yang berkelanjutan.
Membangun Kompetensi Kewirausahaan melalui Pelatihan Entrepreneurial Mindset Dan Persuasive Communication Skill Pada Pembina Penyuluh Lapangan Koperasi Rahmi, Yaumul; Sulistiyorini, Diyah; Zahra, Gebi Angelina
Flourishing Journal Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i52025p249-258

Abstract

Partisipasi anggota koperasi dalam program kewirausahaan sering kali terhambat oleh kurangnya kemampuan fasilitator lapangan dalam memotivasi dan memengaruhi anggota untuk mengembangkan kemampuan mereka dan mencari peluang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas pelatihan berbasis entrepreneurial mindset dan komunikasi persuasif bagi Pembina Penyuluh Lapangan (PPL) di Koperasi Wanita Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah participatory action research dengan tiga tahap utama: analisis kebutuhan, perancangan dan pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dan refleksi. Analisis kebutuhan dilakukan menggunakan model Organization–Task–Person (OTP) dan menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi pada aspek pengetahuan branding, pemahaman target pasar, dan keterampilan komunikasi persuasif. Berdasarkan temuan tersebut, disusun modul pelatihan dalam empat sesi yang meliputi pemahaman strategi pendekatan, penyusunan pesan persuasif, serta praktik komunikasi langsung melalui simulasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kesadaran peran, keterampilan menyusun strategi komunikasi yang kontekstual, serta kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan anggota koperasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pelatihan serupa ke dalam program pembinaan koperasi secara berkelanjutan serta perlunya sistem pendampingan untuk menjaga keberlanjutan perubahan perilaku pascapelatihan.
Membentuk Kompetensi Kewirausahaan melalui Pelatihan Entreprenurial Skill dan Self-efficacy pada Perempuan Penyandang Disabilitas Sulistiyorini, Diyah; Zahra, Gebi Angelina; Setyoningtias, Khasdyah Dwi Dewi
Flourishing Journal Vol. 5 No. 7 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i72025p352-359

Abstract

Women with disabilities face various barriers in developing economic independence, including limited entrepreneurial skills and low self-efficacy. This study aims to develop and evaluate an experiential learning-based training program to improve both aspects among members of the Indonesian Association of Women with Disabilities. Employing a participatory action research approach, the study was conducted in three phases: needs assessment using the Organization–Task–Person (OTP) model, participatory design and implementation of the training, and evaluation through thematic coding analysis. The results show significant improvements in participants' confidence, business planning awareness, and communication skills. Three major themes emerged: increased self-confidence, more structured entrepreneurial awareness, and improved product communication abilities. The experiential learning-based training not only enhanced participants’ knowledge but also positively influenced their attitudes and behaviors. The study concludes that contextually designed training that integrates self-efficacy and entrepreneurial skills can serve as an effective empowerment strategy for women with disabilities and is recommended for replication in similar community contexts. AbstrakPerempuan penyandang disabilitas menghadapi berbagai hambatan dalam mengembangkan kemandirian ekonomi, termasuk keterbatasan dalam entrepreneurial skill dan rendahnya self-efficacy. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi pelatihan berbasis experiential learning untuk meningkatkan dua aspek tersebut pada anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Dengan pendekatan participatory action research, kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan: analisis kebutuhan dengan model Organization–Task–Person (OTP), desain dan implementasi pelatihan secara partisipatif, serta evaluasi berbasis teknik koding tematik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rasa percaya diri, pemahaman perencanaan usaha, serta keterampilan komunikasi produk peserta. Tiga tema utama yang muncul adalah pertumbuhan keberanian, kesadaran wirausaha yang lebih sistematis, dan keterampilan komunikasi yang aplikatif. Pelatihan berbasis pengalaman terbukti tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mengubah sikap dan perilaku peserta secara positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan kontekstual yang mengintegrasikan self-efficacy dan entrepreneurial skill dapat menjadi strategi pemberdayaan efektif bagi perempuan penyandang disabilitas dan direkomendasikan untuk direplikasi dalam konteks komunitas serupa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJEMEN WIRAUSAHA DIGITAL PADA PONPES KALIMASADA JOMBANG Angga Yuni Mantara; Diyah Sulistiyorini; Ikhwanul Ihsan A; Chaty T. Anggini
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.9845

Abstract

Latar belakang utama kegiatan ini ialah munculnya kebutuhan pesantren untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi digital demi memperkuat daya saing ekonomi santri serta institusi di era modern. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen wirausaha digital bagi santri dan pengelola kewirausahaan di Pondok Pesantren Kalimasada, Jombang. Metode kegiatan berupa pelatihan yang dibagi dalam dua sesi, yaitu seminar sejumlah 48 orang yang membahas mengenai digital marketing dan workshop praktik digital marketing serta foto produk, dengan peserta sejumlah 16 orang yang terdiri dari santri kelas 11 MA Terpadu dan pengelola kewirausahaan. Hasil menunjukkan 37 orang dari sesi seminar dan 13 orang dari sesi workshop merasa antusias dalam mengikuti kegiatan, namun waktu pelaksanaan terbatas menjadi kendala. Evaluasi menyarankan perlunya waktu pelatihan yang lebih panjang dan dukungan akses smartphone yang lebih luas pada kegiatan sehari-hari santri. Kegiatan ini secara umum mampu meningkatkan pengetahuan dan minat berwirausaha digital, serta berpotensi mendukung pondok pesantren menjadi lembaga modern berbasis ekonomi digital.