Gamma Rahmita Ureka Hakim
Universitas Negeri Malang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perbedaan Kepedulian terhadap Orang Lain Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Remaja SMA Islam Swasta Kabupaten Malang yang Memiliki Masalah Perilaku Astri Ayu Larasati; Tutut Chusniyah; Gamma Rahmita Ureka Hakim
Flourishing Journal Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.125 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i12021p63-68

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to understand the difference of concern for others based on adolescence’s sex who have problem in behavior. The research uses quantitative approach with descriptive and comparativ. The subjects in this research are female and male adolescence in SMA Islam Swasta who have problem in behavior. The instrument in this study is using Kepedulian Terhadap Orang Lain scale. The analysis of this research is descriptive analysis and independent sample t-test. The result of this research shows that (1) most of the female adolescence in SMA Islam Swasta have average concern for others. (2) most of the male adolescence in SMA Islam Swasta have average concern for others. (3) there’s a difference of concern for others based on adolescence’s sex in SMA Islam Swasta. Keywords: concern for others, sex Abstrak: Penelitian ini betujuan untuk mengetahui kepedulian terhadap orang lain pada remaja SMA Islam Swasta Kabupaten Malang ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan uji perbedaan. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja perempuan dan laki-laki di SMA Islam Swasta Kabupaten Malang. Instrumen yang digunakan berupa skala Kepedulian Terhadap Orang Lain. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dan analisis independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sebagian besar remaja SMA Islam Swasta perempuan yang memiliki masalah perilaku di Kabupaten Malang memiliki kepedulian terhadap orang lain sedang, (2) kepedulian terhadap orang lain remaja SMA Islam Swasta laki-laki di Kabupaten Malang yang memiliki masalah perilaku termasuk dalam taraf sedang, (3) terdapat perbedaan kepedulian terhadap orang lain pada remaja SMA Islam Swasta berdasarkan jenis kelamin. Kata kunci: kepedulian terhadap orang lain, jenis kelamin
Financial self-efficacy sebagai prediktor financial management behavior pada pengemudi ojek online (GRAB) di Kota Malang Dwi Wahyu Utama; Tutut Chusniyah; Gamma Rahmita Ureka Hakim
Flourishing Journal Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.667 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i12021p75-82

Abstract

Abstract: Financial self-efficacy is closely related with financial management behavior. When the individual's level of confidence is high, then the individual will be motivated to do everything in order to achieve his goal. Similarly, it is associated with individual behavior in managing their finances. The higher the level of efficacy or the level of individual confidence, the better or responsible for managing finances. The high level of confidence is due to individuals being able to think long in terms of financial management. The purpose of this study was to determine the effect of Financial Self-Efficacy on Financial Management Behavior in Ojek Online drivers (GRAB) in Malang. This research uses descriptive correlation method. The population of this research is Ojek Online drivers (GRAB) in Malang with 100 people who have characteristics (a) actively registered as Ojek Online drivers (GRAB) in Malang, (b) male and female sexes, (c) located at 20-35 years old. The research sample was 100 people using probability sampling techniques. In the validity and reliability test the results obtained are: (a) the scale of financial self-efficacy with 6 valid items having 0.677; (b) the scale of financial management behavior with 38 valid items with reliability of 0.950. The results of the study (1) the financial self-efficacy of Ojek Online drivers (GRAB) in Malang are in the low category; (2) financial management behavior of Ojek Online drivers (GRAB) in Malang are in a category that tends to be low. Hypothesis test results using simple linear regression obtained R value of 0.402 and R square value of 0.162, which indicates that there is an influence of financial self-efficacy on the financial management behavior of 16.2%. Conclusions obtained: (1) Ojek Online drivers (GRAB) in Malang have low financial self-efficacy. (2) Ojek Online drivers (GRAB) in Malang have a low financial management behavior. (3) Financial self-efficacy is a predictor of financial management behavior of Ojek Online drivers (GRAB) in Malang. Financial self-efficacy is low will also have a low financial management behavior. Suggestions that can be given are (1) for Ojek Online drivers (GRAB) in Malang, can improve financial self-efficacy and financial management behavior that is owned. (2) Further researchers are expected to pay more attention to the theory and measuring instruments used in the study, and to increase the number of research respondents. Keywords: financial self-efficacy; financial management behavior Abstrak: Financial self-efficacy memiliki hubungan dengan financial management behavior, yakni ketika keyakinan individu tinggi, maka individu akan semakin baik dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan. Tingginya tingkat keyakinan dikarenakan individu mampu berpikir terkait pengelolaan keuangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Financial Self-Efficacy terhadap Financial Management Behavior pada pengemudi ojek online (GRAB) di kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode korelasi deskriptif. Populasi penelitian ini adalah pengemudi ojek online (GRAB) di kota Malang berjumlah 100 orang yang memiliki karakteristik (a) terdaftar aktif sebagai pengemudi ojek online (GRAB) di kota Malang, (b) jenis kelamin laki-laki dan perempuan, (c) berada pada rentan usia 20-35 tahun. Sampel penelitian berjumlah 100 orang merupakan sampel populasi. Pengambilan data menggunakan skala financial self-efficacy berjumlah 6 aitem dengan validitas 0,375-0,749 dan reliabilitas 0,677. Skala financial management behavior berjumlah 32 aitem valid dengan validitas 0,362-0,757 dan reliabilitas 0,950. Uji hipotesis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian (1) financial self-efficacy berada dalam kategori rendah; (2) financial management behavior berada dalam kategori cenderung rendah. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai R 0,402 dan nilai R square sebesar 0,162, berarti ada pengaruh financial self-efficacy terhadap financial management behavior dengan determinasi varian financial self-efficacy terhadap financial management behavior sebesar 16,2% dan 83,8% disebabkan oleh variabel lain. Saran yang dapat diberikan adalah (1) bagi pengemudi ojek online (GRAB) di kota Malang, dapat meningkatkan financial self-efficacy dan financial management behavior yang dimiliki. (2) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk memperluas variabel penelitian yang lainnya, seperti kontrol diri, kepercayaan terhadap uang, kepuasan terhadap keuangan, pengetahuan keuangan, sikap keuangan, tingkat pendapatan, dan demografi. Kata kunci: financial self-efficacy; financial management behavior
Kebahagiaan Karir pada Ibu Tunggal Bekerja Firstara Lawindo; Fattah Hanurawan; Gamma Rahmita Ureka Hakim
Jurnal Penelitian Kualitatif Ilmu Perilaku Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out the career happiness of a single mother working. The model used in this study is a qualitative research method. Data collection uses interviews, observation, and questionnaires to determine the consistency of answers. Data analysis techniques use thematic analysis techniques. To find out the validity of the data by checking the answers during the interview and compared with the answers to the questionnaire. This research was carried out in the city of Malang and Malang district with the number of three single mothers participants. This research is expected to be a new knowledge for both students and the people out there that being a single mother is not easy. A single mother really needs the support and affection of the people around her. For other researchers who want to do research on happiness with single mothers working, researchers should use the background of participants to be the same single mother and the existence of age criteria in the selection of participants so that it can provide better and more diverse research results.
Pemberdayaan Pemuda Melalui Diversifikasi Batik Aplikatif Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Penguatan Ekonomi Desa Sumberagung, Ngantang Heny Kusdiyanti; Gamma Rahmita Ureka Hakim; Putra Hilmi Prayitno; Robby Wijaya; Septian Nugraha Putra Kusuma; Fatchia Nurul Farhana Farhana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/sam46797

Abstract

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai budaya dan potensi ekonomi melalui pengembangan industri kreatif. Namun, rendahnya minat generasi muda terhadap membatik serta terbatasnya variasi produk masih menjadi tantangan di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan pemuda melalui diversifikasi produk batik aplikatif berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah Community-Based Creative Industry dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 30 pemuda mengikuti pelatihan batik tulis, batik tie dye, dan batik ciprat. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu menghasilkan berbagai produk batik aplikatif, seperti kaos tie dye, selendang batik ciprat, kanvas dekoratif, dan batik tulis bermotif kopi khas Ngantang. Selain itu, nilai rata-rata peserta meningkat dari 43,93 menjadi 89,93 atau sebesar 104,7%. Program ini juga berhasil meningkatkan kreativitas, minat generasi muda terhadap batik, serta diversifikasi produk yang berpotensi memperkuat daya saing usaha batik lokal. Dengan demikian, batik aplikatif berbasis kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat.