Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Pada Daun Pepaya (Carica papaya L.) Di Kabupaten Banyumas Sri Royani; Eka Sintiya Rahmawati; Chaerunisa; Annisa Rizki Rodinda; Hendri Winarno; Malikhatul Khurriyatusyifa; Are Arseto Krisdiana
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.279 KB)

Abstract

Tanaman pepaya merupakan tanaman yang banyak tumbuh di berbagai daerah di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Daun papaya (Carica papaya L.) diketahui mengandung beberapa senyawa metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid dan saponim pada daun papaya (Carica papaya L.) yang tumbuh di Kabupaten Banyumas. Metode yang dilakukan adalah metode berupa uji kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa daun papaya papaya (Carica papaya L.) yang diujikan telah posiitif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan saponim.
Penyuluhan Hipertensi Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Lanjut Usia Dusun Dukuh Ceger Linggasari Kabupaten Banyumas Sri Royani; Kresensia Stasiana Yunarti; Malikhatul Khurriyatusyifa
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah masalah kesehatan krusial, terutama pada kelompok lanjut usia (lansia). Lansia di Dusun Dukuh Ceger, Linggasari, Kabupaten Banyumas, diidentifikasi memiliki kebutuhan peningkatan informasi kesehatan mengenai hipertensi untuk mendukung upaya pencegahan dan pengelolaan mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia tentang hipertensi melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi pola hidup sehat, dan pemeriksaan kesehatan dasar. Metode yang digunakan adalah ceramah edukatif, diskusi terbuka, demonstrasi (misalnya, cara membatasi garam), dan pembagian media edukasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi aktif lansia dalam diskusi dan feedback kualitatif di akhir sesi. Hasil diharapkan berupa peningkatan pemahaman lansia dan komitmen mereka untuk mengadopsi gaya hidup sehat dalam mengelola risiko hipertensi.