Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEDESAAN SEBAGAI MODEL WISATA PENGUAT EKONOMI PENDUDUK LOKAL Rieke Retnosary; N Neni Triana; Netti Nurlenawati
BUANA ILMU Vol 7 No 2 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i2.5399

Abstract

Peluang wisata memberikan nilai tambah bagi penduduk lokal selain memberikan kontribusipada negara dan daerah. Model penawaran wisata menjadi berkembang dan bergeser pada nilailokal berupa wisata pedesaan yang memberikan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan.Namun pada prosesnya, harapan penduduk lokal yang berorientasi pada jangka pendek menjadikendala berkembangnya model wisata berbasis komunitas ini. Kolaborasi antar pemangkukepentingan menjadi hal paling penting dalam keberhasilan proyek ini. Perlu pendekatankomunikasi, diskusi dan negosiasi dalam pelaksanaan proyek wisata pedesaan menjadiberkembang dan berkelanjutan.Penelitian ini, memberikan gambaran model kolaborasi yang di sari dari beberapa studiterdahulu dengan membuat konsep lingkar.
Analisis Technology Acceptance Model pada Minat Penggunaan DANA oleh Karyawan Arini Dental Care Nidia Konita; N Neni Triana; Thomas Nadeak
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i2.9144

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan Technology Acceptance Model (TAM) untuk menjelaskan minat karyawan Arini Dental Care dalam menggunakan dompet digital DANA. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan sampling jenuh terhadap 94 responden. Persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi kemanfaatan diuji sebagai prediktor minat penggunaan melalui regresi linear berganda. Instrumen penelitian menunjukkan reliabilitas sangat baik dengan nilai Cronbach's Alpha di atas 0,90. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan (B = 0,469; Sig. = 0,005), demikian pula persepsi kemanfaatan (B = 0,351; Sig. = 0,030). Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 48,6% variasi minat penggunaan (R² = 0,486; F = 42,939; Sig. = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa kemudahan penggunaan memiliki kontribusi relatif lebih kuat dibandingkan kemanfaatan dalam konteks responden penelitian.