Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Peran Self-Regulated Learning dalam Mengoptimalkan Pembelajaran Jarak Jauh Hanrezi Dhania Hasnin; Ika Purnama Sari; Tri Astari; Masriatus Sholikhah; Bagus Kuncoro
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7666

Abstract

Awal tahun 2020 pandemi covid-19 menyebabkan para siswa mengikuti pembelajaran dari rumah melalui jaringan internet yang dikenal dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dalam PJJ, siswa dituntut memiliki kemampuan belajar mandiri atau dikenal dengan istilah self-regulated learning (SRL) sehingga dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. Pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan SRL kepada para siswa dilakukan untuk memperluas wawasan siswa mengenai berbagai strategi belajar mandiri agar mereka dapat menjadi pembelajar mandiri. Partisipan pelatihan ini adalah seluruh siswa kelas 6 di SDIT BBS Kota Bogor yang berjumlah 68 orang, terdiri dari 33 orang laki-laki dan 35 orang perempuan dengan rentang usia 10 tahun hingga 12 tahun. Metode pelatihan SRL ini diberikan berupa konsep dan praktik kepada siswa. Konsep SRL yang digunakan berasal dari Barry Zimmerman dan Dale Schunk. Dari hasil pelatihan yang dilakukan pada tanggal 29 September 2021 ini diketahui bahwa siswa memahami SRL secara komprehensif sebanyak 44,9%, kebiasaan yang paling banyak dilakukan siswa adalah mengatur waktu belajar sebanyak 40,5%, siswa memahami bahwa diri sendiri yang menentukan keberhasilan belajar sebanyak 41,1% dan mengetahui berbagai jenis strategi SRL sebanyak 58%. Strategi SRL ini tepat digunakan dalam belajar terutama dalam PJJ karena mampu mendorong kemandirian siswa dalam belajar serta mengurangi ketergantungan pada guru dan orang tua dalam belajar.In early 2020 the Covid-19 pandemic caused students to take part in learning from home via an internet network known as distance learning (PJJ). In PJJ, students are required to have the ability to learn independently or known as self-regulated learning (SRL), so that they can adapt to circumstances. Community service in the form of SRL training for students is carried out to broaden students' insights regarding various independent learning strategies so that they can become independent learners. The participants of this training were all 6th-grade students at SDIT BBS Bogor City, totalling 68 people, consisting of 33 boys and 35 girls ranging from 10 to 12 years. This SRL training method is given in the form of concepts and practices to students. The SRL concept used comes from Barry Zimmerman and Dale Schunk. The results of the training conducted on September 29, 2021, found that students understood SRL comprehensively 44.9%, the habit that most students were setting study time by 40.5%, students understood that they determined learning success by 41.1%, and 58% knew various types of SRL strategies. This SRL strategy is appropriate for use in learning, especially in PJJ, because it can encourage student independence in learning and reduce dependence on teachers and parents in education.
PENERAPAN MEDIA PAPAN JURANG DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS 2 SEKOLAH DASAR Hanifah Nur Aini; La Ode Amril; Hanrezi Dhania Hasnin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i2.20406

Abstract

Perkembangan inovasi yang sangat maju menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam kemajuan dalam bidang pendidikan, terutama dalam pemanfaatan media pembelajaran. Media pembelajaran interaktif berfungsi untuk membangun lingkungan pembelajaran yang lebih mengasyikkan sekaligus meningkatkan minat belajar, terutama dalam mata pelajaran matematika. Namun, berdasarkan temuan di SDN Gunung Putri 04, guru matematika masih menggunakan metode media yang bersifat konvensional dalam proses belajar mengajar. Kondisi ini menyebabkan siswa merasa bosan dan kurang tertarik untuk mempelajari matematika, karena metode yang digunakan dianggap monoton. Agar siswa lebih termotivasi, perlu dilakukan upaya khusus lebih berminat saat mempelajari matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak penggunaan media papan jurang pada hasil belajar siswa kelas dua SD. Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental Design. Data dikumpulkan lewat tes matematika yang meliputi tes awal dan tes akhir, juga angket guna menganalisis minat belajar peserta didik. Dari hasil analisis, terlihat ada perkembangan nilai post-test yang cukup signifikan dikelas eksperimen dengan rata – rata 91,17, sementara kelas kontrol hanya mencapai rata – rata 77,67. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan sampel independent, didapatkan hasil signifikan dengan nilai  0,000 yang jelas kurang dari 0,05. Ini berarti penggunaan media papan jurang menunjukkan pengaruh serta juga hubungan positif dan signifikan dengan hasil belajar siswa.
Strategi Guru Dalam Memfasilitasi Pengembangan Potensi Non Akademik Dan Akademik Siswa Destri Rahmawati; Rusi Rusmiati Aliyyah; Hanrezi Dhania Hasnin
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i1.1912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kompetensi pedagogik guru kelas IV di SDN Babakan, khususnya dalam mengembangkan potensi peserta didik secara holistik, baik dari aspek akademik maupun non-akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kompetensi pedagogik guru di SDN Babakan telah dilakukan secara sistematis dan kontekstual, dengan integrasi kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang mampu memfasilitasi pengembangan potensi siswa secara menyeluruh. Selain itu, strategi pembelajaran aktif dan partisipatif yang diterapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa, serta mendorong mereka menjadi subjek utama dalam proses belajar. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa keberhasilan pengembangan potensi siswa di SDN Babakan didukung oleh kompetensi pedagogik guru yang mampu mengintegrasikan aspek akademik dan non-akademik secara efektif, sesuai dengan profil lulusan yang diharapkan.
PENGARUH GAME EDUKATIF BERBASIS BAAMBOOZLE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA Amaliyah Khairul Haq; Zahra Khusnul Lathifah; Hanrezi Dhania Hasnin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.20882

Abstract

Proses belajar Pendidikan Pancasila masih berlangsung dengan cara tradisional. Ini berarti guru hanya mengandalkan buku panduan guru dan buku siswa sebagai sumber utama dalam menyampaikan materi pelajaran, tanpa menggunakan media pembelajaran apa pun.  Karena itu, penelitian ini berfokus pada dampak dari hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh media permainan edukasi Baamboozle terhadap pencapaian pembelajaran Pancasila siswa kelas 4 di SDN 2 Benteng.  Menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental tipe kelompok kontrol yang tidak setara. Dua kelompok kelas, kelas eksperimen dan kelas kontrol, diberikan pretest yang sama.  Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, dapat diketahui bahwa siswa SDN 2 Benteng di kelas IV dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila mengalami kemajuan yang jelas dalam hasil belajar siswa setelah memanfaatkan media pembelajaran Baamboozle. Terlihat dari selisih 10,36 poin antara kelompok eksperimen 79,03 dan kelompok kontrol 68,67 pada hasil postest.  Selain itu, uji independent sample T menghasilkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti nilai tersebut < 0,05. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, sedangkan hipotesis nol (H0) ditolak.
ANALISIS POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA KELAS 3 SDN PASIRMUNCANG 02 Muhammad Jaelani; Annisa Mawardini; Hanrezi Dhania Hasnin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.24152

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Motivasi dilakukannya penelitian ini adalah adanya permasalahan pola pendidikan yang berhubungan dengan kedisiplinan siswa. orang tua merupakan faktor utama yang mempengaruhi disiplin belajar anak. Penulis melakukan penelitian di SDN Pasirmuncang 02 untuk mengetahui dampak pengasuhan terhadap kedisiplinan 32 siswa kelas tiga. Siswa kelas tiga berada pada tahap kecerdasan emosional di mana mereka lebih terampil dalam mengatur emosi dan menerapkan pengendalian diri secara sadar. Penulis mewawancarai guru dan orang tua siswa kelas tiga mengenai kedisiplinan anak-anak mereka di kelas dan mengamati beberapa anak terkait kedisiplinan mereka di luar kelas dan di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan akademik siswa berada pada tingkat yang baik. Karena sebagian besar indikator-indikator yang telah ditentukan dalam penilaian kedisiplinan telah tercapai dengan baik, begitupun dengan pola asuh orang tua mendapatkan hasil penilaian yang baik. Guru dan orang tua siswa saling berkolaborasi dalam membentuk karakter disiplin. Orang tua siswa memberikan dukungan motivasi. Orang tua siswa pun menanamkan agar selalu belajar dalam sikap, disiplin, dukungan emosional, motivasi dan rasa bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
RESPONS EMOSI SISWA DALAM MENGHADAPI SITUASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Dhiya Ulfah Fathin; Rasmitadila; Hanrezi Dhania Hasnin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.24485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons emosi siswa sekolah dasar dalam menghadapi proses pembelajaran. Studi dilaksanakan pada siswa kelas V SDN Ciawi 01 dengan pendekatan post-positivistik melalui metode quasi-kualitatif dan desain Simple Research Design (SRD). Subjek penelitian melibatkan satu guru wali kelas dan empat siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi selama kegiatan pembelajaran berlangsung, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan teknik triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons emosi siswa selama pembelajaran beragam, sebagian siswa mampu mengelola emosi dengan baik seperti tetap aktif dalam diskusi dan bekerja sama, sementara sebagian lainnya masih menunjukkan reaksi negatif seperti merasa kecewa atau menarik diri ketika menghadapi kesulitan. Peran guru dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif menjadi faktor penting dalam membantu siswa memahami serta mengelola emosi secara positif, sehingga pengembangan aspek sosial-emosi perlu mendapat perhatian dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Pengaruh Media Pembelajaran Kartu Bingo Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDIT Alif Assyahidah Nurul Jannah; La Ode Amril; Hanrezi Dhania Hasnin
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20305

Abstract

Kebutuhan akan inovasi dalam alat pembelajaran, khususnya dalam pelajaran matematika, mendorong penelitian ini. Penelitian bertujuan memahami dampak penerapan Kartu Bingo sebagai alat bantu ajar terhadap pencapaian belajar matematika siswa kelas IV SDIT Alif. Metode yang diterapkan yaitu kuantitatif menggunakan desain quasi experiment, yang melibatkan semua siswa kelas IV SDIT Alif tahun akademik 2024/2025. Sampel penelitian yakni kelas eksperimen menerapkan alat bantu ajar Kartu Bingo dan kelas kontrol memakai metode konvensional. Pre-test dan post-test digunakan untuk mengumpulkan data. Uji hipotesis memakai independent sample t-test, didapat nilai signifikansi 0,043, yang lebih kecil dari 0,05, juga nilai rata-rata post-test kelas eksperimen yaitu 72,8 unggul daripada kelas kontrol yakni 64,4. Oleh karena itu, dapat disimpulkan pemanfaatan media pembelajaran Kartu Bingo memberikan efek positif pada prestasi belajar siswa kelas IV di SDIT Alif.
Pendampingan Belajar yang diterapkan Guru Kelas dalam Mengatasi Kesulitan Membaca pada Siswa Disleksia Wangi Dema Lestari; Rasmitadila; Hanrezi Dhania Hasnin
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21391

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi berkualitas, untuk menunjang hal tersebut penguasaan keterampilan membaca menjadi dasar keberhasilan dalam membaca. Namun, beberapa siswa sekolah dasar mengalami hambatan membaca, khsusnya bagi siswa dengan disleksia, yang tentunya memerlukan strategi pembelajaran khsus. Penelitian ini memiliki tujuan dalam strategi pendampingan belajar yang diterapkan guru kelas dalam mengatasi kesulitan membaca siswa disleksia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kerangka positivisme dalam Simple Research Design. Data yang diperoleh yaitu mellaui wawancara, observasi dan dokumentadi di SDN Tajur Halang 03, Kabupaten Bogor pada bulan Januari sampai Juni 2025. Dengan subjek penelitian guru kelas III dan siswa disleksia yang mengalami kesulitan membaca. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi guru meliputi pendekatan interpersonal langsung untuk membangun kepercayaan diri siswa, penyesuaian metode pengajaran sesuai kebutuhan individu, kolaborasi intensif antara guru dan orang tua, serta evaluasi pembelajaran berkala. Guru juga menerapkan pembelajaran kosa kata baru, metode membaca iqro, pemanfaatan media pembelajaran seperti buku bergambar dan buku cerita, serta variasi metode untuk menjaga fokus siswa. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana dan kurangnya modifikasi media pembelajaran khusus bagi siswa disleksia.
Persepsi Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar Negeri Perwira Bogor Dellia Eka Agustiana; Rasmitadila; Hanrezi Dhania Hasnin
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.24229

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut adanya penyesuaian pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman kemampuan peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap implementasi kurikulum pendidikan inklusif di Sekolah Dasar Negeri Perwira Bogor. Penelitian ini menggunakan simple research design. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah dan guru kelas II, V, VI. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap pendidikan inklusif yang tercermin dalam penerapan kebersamaan, kesetaraan peserta didik, serta penyesuaian tujuan dan modifikasi kurikulum secara sederhana sesuai kemampuan peserta didik. Meskipun pembelajaran inklusif telah dilaksanakan secara adaptif, modifikasi kurikulum belum terdokumentasi secara formal dan masih memerlukan penguatan kompetensi guru serta dukungan sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman guru dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusif di sekolah dasar.