Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KURIKULUM SD PASCA PENCABUTAN PPKM DI SD ISLAM NURUL JIHAD Indah Nurul Hakiki; Rasmitadila
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9627

Abstract

Banyak permasalahan yang terjadi pada masa pandemi sehingga membawa dampak atau perubahan pada dunia pendidikan. Salah satunya di SD Nurul Jihad Cicurug, permasalahan yang terjadi pada peserta didik yaitu kurangnya kesadaran dan ketertiban anak dalam memahami pembelajaran dikelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kurikulum di SD Nurul Jihad Cicurug pasca pencabutan PPKM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang mana dalam metode ini menggunakan metode wawancara,observasi dan dokumentasi. Yang mana kami mewawancarai satu orang kepala sekolah, satu orang guru wali kelas 5 SD dan juga kami mengobservasi kelas 5 SD Islam Nurul Jihad. Hasil penelitian menunjukan bahwa kurikulum di SD Nurul Jihad sendiri masih menggunakan Kurikulum 2013 atau tematik yang mana kurikulum ini digunakan sebelum dan sesudah covid-19 atau Pasca PPKM berlangsung. Semenjak adanya covid membuat dunia pendidikan terbengkalai sehingga para guru harus lebih ekstra dalam mengajar karna covid-19 membawa dampak yang begitu besar bagiorang tua, guru maupun murid entah itu secara positif maupun negatif.
PERMAINAN PEMBELAJARAN BAHASA PADA SISWA SEKOLAH MI AL-KHOIRIYAH Indah Nurul Hakiki
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9638

Abstract

Dalam penelitian ini membahas tentang bagaimana metode yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran bahasa. Game adalah salah satu media yang dapat digunakan untuk merangsang siswa dalam kegiatan belajara mengajar dikelas. Mata pelajaran bahasa inggris adalah salah satu mata pelajaran yang paling sulit dipelajari di MI Al-Khoiriyah. Untuk iu, penggunaaan media pembelajaran diperlukan untuk menarik minat siswa dalam mempelajarai mata pelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris melalui pembelajaran yang efektif dan menyenangkan di MI Al-Khoiriyah dengan menggunakan game edukasi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kesukaan anak-anak belajar menggunakan media game edukasi daripada buku. Pada penelitian ini mengajak siswa Al-Khoiriyah untuk belajar membaca, menulis dan menghafal kosa kata dalam bahasa inggris.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA KONSENTRASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Indah Nurul Hakiki; Sobrul Laeli; Hanrezi Dhania Hasnin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i2.23623

Abstract

Siswa sekolah dasar semakin sering menggunakan gadget sebagai akibat dari kemajuan teknologi digital. Perangkat digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung kegiatan belajar, namun penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan dampak negatif, khususnya berkaitang dengan kompetensi murid dalam memusatkan perhatian saat belajar. Dengan merujuk pada temuan penelitian lain, artikel ini berupaya menyelidiki pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar anak-anak sekolah dasar. Metodologi penelitian yang digunakan adalah peninjauan artikel-artikel ilmiah terkait dari jurnal nasional dan internasional yang membahas penggunaan gadget dan dampaknya terhadap unsur kognitif serta perhatian siswa. Data diperoleh melalui penelusuran artikel yang diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir dan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingginya penggunaan gadget, terutama pada kegiatan hiburan, cenderung berkaitan dengan penurunan konsentrasi belajar siswa sekolah dasar. Sebaliknya, penggunaan gadget untuk tujuan edukatif dengan durasi yang terkontrol memiliki dampak yang relatif lebih rendah terhadap gangguan konsentrasi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan intensitas dan pola penggunaan gadget secara bijak sangat diperlukan untuk mendukung konsentrasi belajar siswa sekolah dasar, dengan melibatkan peran aktif orang tua dan sekolah.