Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN KARAKTER KEJUJURAN DAN DISIPLIN BAGI ANAK-ANAK PAUD Nurlaili Nurlaili
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v6i2.10472

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan karakter kejujuran dan disiplin bagi anak-anak Pendidikan anak usia dini, di desa Rama Agung Bengkulu Utara. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian desa Rama Agung Bengkulu Utara. Sumber data dalam  penelitian ini ada dua, yaitu data primer: guru dan anak-anak Pendidikan anak usia dini desa Rama Agung, dan data skunder: berbentuk Dokumen kependudukan, poto, dan data lokasi Rama Agung. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, dan data penelitian dianalisis dengan tahapan: a) reduksi data, b) penyajian data, dan c) penarikan kesimpulan. Hasil penenlitian ini mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan karakter kejujuran dan disiplin bagi anak-anaknya dengan memberikan contoh keteladanan, kegiatan sepontan, teguran, pengkondisi-an lingkungan, kegiatan rutin suritauladan yang baik.
Paradigma Pendidikan Islam Multikultural Keberagamaan Indonesia Dalam Keberagaman Nurlaili Nurlaili; Nurul Pangesti; Ardianti Yunita Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3483

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia telah menjadi pilar kebangsaan. Ketika Proklamasi belum diwujudkan, pendidikan Islam sudah menjadi bagian dari dinamika kebangsaan. Untuk itu, artikel ini mengkaji secara khusus bagaimana pendidikan Islam dalam upaya untuk mewujudkan pendidikan multikultural sebagai bagian dari praktik pembelajaran. Dengan proses pendidikan yang berbasis multikultural, akan memberikan kesempatan kepada tenaga kependidikan, murid, dan lingkungan masyarakat untuk senantiasa menerima perbedaan. Saat itu, kesempatan untuk saling menghargai, mengapresiasi, dan memberikan dukungan kepada pihak yang sekalipun berbeda, akan senantiasa menjadi nilai pendidikan. Akhirnya, gagasan pendidikan Islam multicultural sesungguhnya merupakan tuntutan dan keperluan masyarakat. Sehingga diperlukan langkah praktis untuk mewujudkan dalam proses pembelajaran yang dimulai dari pengembangan kurikulum sampai teknik pembelajaran. Ini tidak bisa dilakukan dengan mengubah tatanan kurikulum, hanya saja diperlukan sebuah usaha yang komprehensif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip pendidikan multikultural dalam aktivitas pendidikan.
Pendidikan PAI Berbasis Multikultural : Upaya Mewujudkan Kesetaraan Nurlaili Nurlaili; Apdila Nursanti; Dentha Mayarni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3876

Abstract

Berbicara mengenal pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks Pendidikan multicultural dipandang sangat penting memberikan porsi Pendidikan Multikultural sebagai wacana dalam system Pendidikan di Indonesia terutama agar peserta didik memiliki kepekaaan dalam menghadapi gejala-gejala dan masalah-masalah social yang berakar pada perbedaan karena suku, ras, strata social, agama dan tata nilai yang terjadi pada lingkungan masyarakatnta. Hal ini dapat diimplementasikan baik ada substansi maupun model pembelajara yang mengakui dan menghormati keanekaragaman budaya. Dalam penelitian ini, melalui kajian pustaka/library research penulis akan mengeksplorasi bagaimana orientasi pembelajaran PAI dalam pendidikan yang multicultural dan bagaimana kajian serta pengembangan pembelajaran PAI berbasis multicultural. Studi ini memberikan kontribusi terhadap kontribusi terhadap diskusi mengenai bagaimana seharusnya pendidikan Islam memposisikan diri dalam perubahan zaman termasuk dalam menghadapi problem yang terdiri atas keberagaman individu dari berbagai macam suku, bangsa, budaya, agama, dan ras. Adanya artikel ini diharapkan dapat menjadi kajian mendasar lebih mudah dipahami sebagai cara pandang atas perbedaan yang dijumpai di masyarakat. Oleh karenanya, guru sebagai mitra dalam belajar harus mampu mendesain dan mengembangkan kegiatan pembelajaran sehingga siswa memperoleh informasi lebih banyak dibanding waktu yang disediakan.