Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Desain Sistem Monitoring Dan Kontrol Mobile Incinerator Berbasis Iot Pratama, Ridho Adjie; Sumaryo , Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Incinerator is a tool used to burn waste that uses a furnace as a combustion chamber with a high temperature. The use of incinerators can be a solution to reduce waste. However, the use of incinerators must be closely monitored because the use of inappropriate incinerators can produce smoke containing harmful chemical compounds. Incinerator engine performance can be improved by using MQ-7, MQ-135 and MQ-136 sensors. Then to increase the level of effectiveness at the time of combustion can use Thermocouple to monitor the temperature in the combustion chamber in realtime. The use of a water boiler in the combustion chamber can increase the level of effectiveness during combustion because it can help increase the temperature in the combustion chamber and the use of Ultrasonic sensors to monitor the availability of water during combustion. Then to improve the performance of this incinerator machine can be controlled and monitored directly using a smartphone. In this research, the use of these sensors aims to determine whether the smoke produced by the incinerator is safe or not. The MQ-7 sensor can detect CO compounds. The MQ-135 sensor can detect CO2 and NOx compounds. Then the MQ-136 sensor can detect SO2 compounds. Then the use of Thermocouple in the combustion chamber can detect the temperature in the combustion chamber up to 1200 C. Keywords- Incinerator, Waste, Sensor, IoT
Perancangan Sistem Komunikasi Untuk Mobile Incinerator Berbasis Iot Zakaria , Muhammad Daffa; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan satu dari sekian banyak permasalahan besar yang dapat terjadi pada setiap orang, setiap kelompok dan kota yang ada di Indonesia. Jika semakin banyak sampah yang tertibun, maka dapat memiliki dampak yang tidak baik untuk lingkungan dan juga untuk kesehatan. Pada saat ini, ada berbagai cara yang kita dapat lakukan untuk melakukan olah sampah. Salah satunya adalah melakukan pembakaran sampah menggunakan mesin incinerator atau biasanya disebut mesin pembakar sampah. Incinerator merupakan mesin yang dapat digunakan untuk melakukan pembakaran sampah yang berbentuk padat atau sampah basah dan dapat digunakan dengan suhu yang sangat tinggi. Sistem Komunikasi Mobile Incinerator adalah sistem yang dapat melakukan komunikasi data antara sensor dan device aplikasi yang digunakan. Sistem ini bertujuan untuk melakukan pengawasan ketika melakukan pembakaran dan dapat digunakan secara jarak jauh menggunakan aplikasi. Output yang dihasilkan dari sistem dapat dilihat menggunakan smartphone yang datanya berhasil di dapatkan dari sensor yang terdapat dalam sistem. Penelitian ini memiliki fokus pada sistem monitoring kadar asap yang akan keluar dari mesin Incinerator. Sistem ini menggunakan Internet of Things sebagai acuan untuk melakukan komunikasi antara sensor dan software aplikasi. Aplikasi yang akan digunakan adalah aplikasi Blynk yang berfungsi untuk memantau ketika pembakaran sedang berlangsung dan dapat mengendalikan nya secara jarak jauh. Kata kunci— Incinerator, IoT, Komunikasi, Sampah
Sistem Kontrol Dan Monitoring Supply Bahan Bakar Pada Mesin Incinerator Berbasis Iot Rasyid, Muhammad Harun Al; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan sisa dari kegiatan seharihari manusia atau proses alam yang berbentuk padat. Pada saat ini, banyak masyarakat membakar sampah sembarangan dan mengakibatkan lingkungan disekitar area pembakaran menjadi tercemar. Proses pembakaran limbah sampah semestinya menggunakan mesin incinerator. Salah satu permasalahan pada proses pembakaran limbah sampah yang sering terjadi yaitu hasil pembakaran tidak sempurna dan masih banyak mengeluarkan asap yang mengakibatkan lingkungan tercemar. Mesin Incinerator adalah mesin pembakaran limbah sampah optimal dan meminimalisir asap hasil pembakaran yang menggunakan bahan bakar air. Pengisian bahan bakar air biasanya dilakukan manual oleh pengguna. Pada penelitian ini, akan dibuat sistem kontrol pengisian bahan bakar air untuk mesin incinerator. Sistem kontrol bahan bakar air nantinya akan membuka dan menutup keran air secara otomatis. Jika pada tabung penampungan bahan bakar sudah mencapai 40% keran air akan otomatis terbuka dan mengisi tabung bahan bakar sampai volume mencapai 85% dan otomatis menutup keran air Kembali.Kata kunci— Mesin Incinerator, bahan bakar air
Sistem Monitoring Suhu Pada Mesin Incinerator Berbasis Iot Dhiya’ulhaq, Khairul Syasti; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Incinerator adalah mesin pengolah limbah sampah dengan metode pembakaran yang menggunakan suhu tinggi. Pengoperasian mesin incinerator saat ini masih menggunakan pengoperasian serba manual. Pengguna incinerator tidak mengetahui berapa suhu yang terjadi pada saat pembakaran berlangsung, sehingga tidak mengetahui kapan harus memasukkan sampah kembali kedalam ruang pembakaran. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem yang memiliki fitur monitoring suhu pembakaran tersebut untuk memudahkan pengguna dalam melakukan pembakaran dan mengetahui berapa suhu yang terjadi pada saat pembakaran tersebut. Sistem ini dapat menampilkan informasi suhu kepada pengguna agar pengguna mengetahui suhu pada pembakaran secara real time. System ini menggunakan sensor thermocouple type-K sebagai pembacaan suhu, ESP32 sebagai mikrokontroler, dan Firebase sebagai platform IOT. Untuk menguji fitur tersebut, pengujian dilakukan pada saat pembakaran berlangsung. Pengujian dilakukan selama 30 menit dengan mencatat perubahan waktu selama 1 menitnya dan dilihat perubahan suhu yang terjadi pada saat pembakaran pada aplikasi smartphone.Kata kunci— Incinerator, Monitoring Suhu, Thermocouple
Sistem Monitoring Senyawa Polusi Pada Mesin Incinerator Kusumo, Garriel Wijayanto; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini, setiap aspek kehidupan pasti akan menghasilkan limbah sampah dalam skala kecil maupun besar. Dalam pengolahan limbah sampah harus dapat menyelesaikan stock sampah dilingkungan namun polusi yang dihasilkan harus diminimalisir. Incinerator adalah mesin pengolahan limbah sampah dengan suhu yang tinggi . Pengembangan teknologi pada mesin incinerator, memungkinkan untuk mendeteksi senyawa kimia hasil pembakaran dengan sensor MQ - 135, MQ - 7 dan MQ - 136 Penelitian ini menggunakan sensor tersebut bertujuan untuk mengetahui jumlah level polusi yang dihasilkan oleh mesin incinerator dalam pengolahan limbah. Sensor MQ-135 mendeteksi senyawa dan . Sensor MQ-136 mendeteksi senyawa . Sensor MQ-7 mendeteksi senyawa CO. Semua sensor ini sudah memenuhi untuk memonitor beberapa senyawa yang harus dilihat tingkat polusi yang dihasilkan. Setelah dilakukan pengujian, system dapat membaca dan menampilkan nilai senyawa pada LCD. Nilai  rata-rata yang dihasilkan pada saat pembakaran adalah 1386,9 PPM, nilai . adalah 6,424, dan nilai CO adalah 27,826. Terjadi peningkatan nilai senyawa oleh tiap sensor ketika sampah yang dibakar banyak mengandung plastic. Dan apabila system bahan bakar air mati, pembakaran akan menjadi kurang optimal karena mesin tidak akan membakar habis asap dan memfilter asap.Kata kunci—Incinerator;Monitoring;Senyawa
Perancangan Dan Implementasi Monitoring Web Server Menggunakan Elastic Stack Dengan Infrastruktur Microsoft Azure Munzafa, Mario Fanza; Iqbal, Muhammad; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dalam era digital, ketersediaan dan keandalan layanan web menjadi faktor penting bagi perusahaan dan organisasi. Web server sebagai komponen inti penyedia layanan digital memerlukan sistem monitoring andal untuk memantau performa, penggunaan sumber daya, dan potensi gangguan secara real time. Proyek ini merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring web server berbasis Elastic Stack (Elasticsearch, Logstash, Beats, Kibana) yang diintegrasikan pada infrastruktur cloud Microsoft Azure. Sistem dibangun dengan men-deploy web server Nginx pada virtual machine Azure, mengumpulkan log aktivitas dan metrik performa menggunakan Filebeat dan Metricbeat, lalu mengirimkannya ke Elasticsearch untuk dianalisis dan divisualisasikan melalui dashboard Kibana. Sistem dapat menampilkan informasi seperti trafik jaringan, status HTTP response code, penggunaan CPU dan memori, serta deteksi anomali. Hasil pengujian menunjukkan CPU server 3,05% saat idle dan meningkat seiring penambahan request (50–200), serta mampu mendeteksi kode 200 dan 400 dengan akurasi 100%. Elastic Stack dinilai efektif karena menyediakan sistem terpadu dibandingkan alat monitoring lain seperti Prometheus dan Grafana yang memerlukan konfigurasi terpisah. Kata kunci—elasticstack, monitoring web server, microsoft azure, nginx, kibana, filebeat, metricbeat.
Implementasi Cluster Container dengan Docker Swarm pada Infrastruktur Microsoft Azure Aulia, Angelie Rachmadhani; Iqbal, Muhammad; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Kebutuhan akan layanan web server yang dapat diskalakan dan memiliki ketersediaan tinggi mendorong pemanfaatan teknologi orkestrasi container. Penelitian ini mengimplementasikan cluster container menggunakan Docker Swarm pada infrastruktur cloud Microsoft Azure dengan konfigurasi satu node manajer dan tiga node pekerja. Layanan NGINX dijalankan dalam container dan direplikasi untuk menguji skalabilitas, kinerja, serta ketersediaan. Pengujian dilakukan menggunakan Apache JMeter dengan tiga skenario replika (5, 10, dan 15) serta empat variasi beban permintaan (50, 100, 150, dan 200 request/detik). Parameter yang diukur meliputi response time, error rate, dan throughput. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan replika dari 5 menjadi 15 mampu meningkatkan throughput rata-rata dari 93 menjadi 108 request/detik, dengan error rate tetap 0% meskipun beban mencapai 2000 request/detik. Response time juga relatif stabil di bawah 160 ms pada sebagian besar variasi beban. Selain itu, sistem mampu menjaga ketersediaan melalui pemindahan container otomatis saat terjadi perubahan status node, menunjukkan keandalan Docker Swarm dalam mengelola layanan berbasis container pada lingkungan cloud. Kata kunci— docker, swarm, replika, throughput, response time
Interkoneksi Fiber Optik Internet dan Intranet dengan SMKN 4 Padalarang dalam Layanan Aplikasi untuk Meningkatkan Pembelajaran Pada Lingkungan Sekolah Muhammad Iqbal; Agus Ganda Permana; Nurwan Reza Fachrurrozi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8423

Abstract

SMK Negeri 4 Padalarang salah satunya memiliki Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui program pengembangan. Sarana dan prasarana praktik serta sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting untuk hasil pendidikan yang baik. Oleh karena itu, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Sistem Komunikasi Serat Optik (SKO) dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan menciptakan lulusan yang kompeten. Permasalahan keamanan di sekolah mencakup berbagai hal seperti pencurian, kekerasan, bullying, penyelundupan narkoba, dan gangguan keamanan lainnya. Solusi yang dapat diterapkan termasuk peningkatan pengawasan dengan kehadiran guru, petugas keamanan, atau personel yang bertugas memantau aktivitas. Pemasangan CCTV dengan teknologi optik dapat meningkatkan kualitas pengawasan dan pemantauan di sekolah, dengan keuntungan kualitas gambar yang lebih baik dan jarak pemantauan yang lebih jauh melalui jaringan kabel optik yang terhubung ke Universitas Telkom.
Penerapan Incinerator Waste to Energy di TPS RW Sekitar Aliran Sungai Citarum Harum dengan Monitoring Kontrol Berbarsis IoT Uke Kurniawan Usman; Nurwulan Fitriyanti; Agus Ganda Permana
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i2.8994

Abstract

Pengelola TPS RW Disekitar Aliran Sungai Citarum program Citarum Harum Provinsi Jawa Barat sebagai masyarat sasar ingin sekali memiliki sarana prasaarna tata kelola sampah yang lebih baik dengan alasan agar lingkungannya sehat, resik dan penghasil sampah bisa mendapatkan layanan dengan transaksi yang mudah dikontrol, sehingga dapat menjaga kesinambungan layanan pengelolaan sampah. Lebih dari itu, masyarakat sasar juga bermimpi bisa mendapatkan layanan/produk pengelolaan dan olah sampah dari petugas TPS, bank sampah, pemulung, pengepul, UMKM pelaku pengelola sampah di Jawa Barat yang melek teknologi menuju digitalisasi untuk meningkatkan jasa pengelolaan dan olah sampah/penjualan yang baik. TPS RW Di Sekitar Aliran Sungai Citarum program Citarum Harum yang dipilih sebagai lokasi dan masyarakat sasar di sekitar Bandung Raya pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Penelitian Terapan, sejalan dengan program pemerintah Jawa Barat yaitu bersih lingkungan, dijitalisasi layanan, smart city-village dan program Jawa Barat Juara.