Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LIMBAH KULIT KELAPA SEBAGAI CAMPURAN MATERIAL PAVING BLOCK (DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN KADAR AIR) Sari Utama Dewi; M. Enriko Tosulpa; Farendra Subekti
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2599

Abstract

Paving block adalah suatu komposisi bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen portland atau perekat hidrolik, air, agregat, dengan atau tanpa bahan campuran lain yang tidak mempengaruhi mutu paving block tersebut (SNI 03-0691 -1996). Paving block merupakan salah satu material perkerasan suatu area. Paving block adalah bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan bahan tambahan lainnya yang  digunakan dalam campuran paving stone tanpa mempengaruhi kualitas dari Paving block tersebut. Kajian ini mengacu pada SNI 03-0691-1996. Paving block yang digunakan dalam penelitian ini adalah paving block dengan bentuk hexagonal dengan perbandingan volume pasir komposit 1:6 dan persentase campuran serat sabut kelapa sebesar 0%, 1,5%. 2.5%, dari berat semen yang digunakan. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 10 sampel, dengan rincian 4 benda uji normal, dan 3 benda uji dengan campuran sabut kelapa 1,5% dan 2,5%. Sabut yang digunakan adalah jenis cocofiber yang bisa didapatkan di toko tanaman hias di Kota Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan  serat sabut  pada paving block pada penelitian ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai kuat tekan yang diperoleh. Paving block normal memiliki nilai kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan paving block yang dicampur dengan serat sabut kelapa. Dalam penelitian yang dilakukan, semakin tinggi persentase sabut yang ditambahkan pada paving block, semakin rendah nilai kuat tekan yang dihasilkan. Namun mutu paving block tertinggi dihasilkan pada persentase sabut kelapa sebesar 2,5% dengan nilai mutu 13,68 Mpa. Kuat tekan rata-rata paving block normal setelah 7 hari didapatkan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 128 kg/cm2 dengan mutu 13,44 Mpa. Sedankan nilai kuat tekan paving block dengan proporsi 1,5% sebesar 120,33 Kg/cm2 denan mutu 13,68 Mpa, dan nilai kuat tekan rata-rata paving block dengan proporsi 2,5% sebesar 109 Kg/cm2 memiliki mutu 12,39 Mpa. Dengan persentase kadar air sebesar 6,78%.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KELAPA SEBAGAI CAMPURAN MATERIAL PAVING BLOCK BAGI USAHA KECIL MENENGAH DI DESA BERNUNG KABUPATEN PESAWARAN Fery Hendi Jaya; zesty miranda; M. Fikri Akbar; Farendra Subekti
JURNAL ABDIMAS DOSMA (JAD) Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : IKATAN ALUMNI DOSEN MAGANG KEMENRISTEKDIKTI TAHUN ANGKATAN 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70522/jad.v3i1.46

Abstract

Nowadays we have found lots of variations or various kinds of community innovations related to the needs of the community itself, so that the community is trying to make it easier so that their needs are met, especially in the current economic situation, the community which has just experienced economic improvements after the Covid-19 pandemic. The purpose of this service is to increase public knowledge and understanding of the benefits of coconut shell waste as a mixture for making paving blocks. Currently, as the population increases, physical development is increasing, and the need for building materials is also increasing. For example Paving blocks are usually used for coating soil, such as vehicle parking lots, yards, alleyways, etc. Basically, paving blocks are only designed to withstand compressive strength. However, it cannot be denied that paving blocks will also receive tensile forces as a result of unstable soil conditions or imperfect installation. Most of the damage that occurred in the field was broken in the middle, not destroyed. The large amount of coconut shell waste that should be used as a basic ingredient for making paving block mixes. With the use of coconut shell waste as a mixture of materials, it is hoped that it can help the community as a building material so that it makes it easier and costs less.