Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MENDETEKSI PENYAKIT DEGENERATIF MELALUI PROGRAM SCREENING KESEHATAN MANDIRI DI SEMARANG Iswanti Iswanti; Adi Wisaksono; Netty Nurdiyani; Sasongko Sasongko; Sihono Sihono; Sri Astuti; Supriyati Supriyati; Suryono Suryono; Septiantar Tebe Nursaputro; M. Cahyo Ardi Prabowo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.14803

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit yang ditandai oleh kadar glukosa darah melebihi normal dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan kekurangan hormon insulin secara relatif maupun absolut. Bila hal ini dibiarkan tak terkendali dapat terjadi komplikasi metabolik akut maupun komplikasi vaskuler jangka panjang. Kolesterol adalah suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi tetapi bila di dalam tubuh kita terdapat kadar kolestrol yang tinggi dapat menimbulkan resiko tinggi. Penyakit asam urat adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan kadar asam urat dalam darah diatas normal. Kadar yang tinggi dalam darah bila dibiarkan, lama-kelamaan akan mengendap dalam bentuk kristal pada sendi dan jaringan lunak. Kristal tersebut dapat menumpuk dan menimbulkan peradangan akut dan nyeri. Penyakit-penyakit degeneratif ini dapat penyebabkan penurunan fungsi organ tubuh. Screening kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan dapat membantu mencegah terjadinya penyakit degeneratif. Screening kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, gula darah. Dengan adanya latar belakang tersebut, kami tertarik untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian teknologi tepat guna untuk pemeriksaan kadar gula darah, kolestrol dan asam urat gratis untuk screening kesehatan sehubungan dengan keempat penyakit tersebut. Diharapkan dengan diadakan kegiatan ini warga yang datang untuk melakukan pemeriksaan dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara dini, sehingga dapat dilakukan tindakan pengobatan segera apabila didapatkan ketidaknormalan.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENYIRAM TANAMAN BERBASIS IoT DENGAN SENSOR pH DAN PPM DILENGKAPI DENGAN GOOGLE ASSISTANT UNTUK PETANI DESA BEBENGAN KABUPATEN KENDAL: PENERAPAN TEKNOLOGI PENYIRAM TANAMAN BERBASIS IoT DENGAN SENSOR pH DAN PPM DILENGKAPI DENGAN GOOGLE ASSISTANT UNTUK PETANI DESA BEBENGAN KABUPATEN KENDAL Ilham Sayekti; Dadi; Devi Yesitasari; Faizah; M. Cahyo Ardi Prabowo; Septiantar Tebe Nursaputro; Sheilla Nadia Valina; Sihono; Sri Astuti; Supriyati; Tulus Pramuji; Wahyu Sulistiyo
Bangun Rekaprima Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v12i1.7622

Abstract

Vegetable farmers in Bebengan Village, Kendal Regency, still mostly water their crops manually, resulting in inefficient water usage and inconsistent watering timing. Additionally, the water quality for irrigation has not been monitored regularly, even though pH and PPM parameters affect nutrient availability and plant growth. This service activity aims to implement an Internet of Things (IoT)-based automatic plant watering technology that can monitor pH and PPM and provide easy control through Google Assistant. The implementation methods include observing partner needs, designing and assembling an Arduino ATmega 2560 and ESP8266-based system with pH and PPM sensors, installing it on a 200 m² cultivation area, integrating remote monitoring and control, and training farmers on operating and maintaining the equipment. Implementing the system allows for more scheduled/controlled watering and provides real-time pH and PPM information as a basis for decision-making. In conclusion, the implementation of this IoT system improves the effectiveness of the watering process, supports water quality monitoring, and simplifies operations through voice-based control, thus potentially increasing cultivation efficiency at the farmer level.