Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Industrial View

Usulan Strategi Peningkatan Kualitas Layanan dengan Pendekatan Metode Quality Function Deployment Ni Made Wiati; Dani Yuniawan; Vetty Kartikasari; Primahasmi Dalulia; Mochammad Rofieq; Agus Yudi Asmoro; Dzulfikar Al Haq
Journal of Industrial View Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v5i1.9943

Abstract

Universitas Merdeka Malang’s Employee Cooperative (Kopkar Unmer) has permanent members of all Lecturers, Employees and Cooperative Workers of the Universitas Merdeka Malang. Besides serving the needs of permanent members, Kopkar Unmer also serves the needs of thousands of students with several business units such as shops, savings and loans, photocopying, canteens and parking. With the large market potential that exists, Kopkar Unmer should continue to strive to improve service quality. Quality and appropriate services are needed by Kopkar Unmer to maintain customer satisfaction amidst intense competition in similar businesses around the Unmer campus. Based on the results of Real Work Practices at Kopkar Unmer for shop, savings and loan and photocopying business units, there are several service qualities that have very high gaps. If this is allowed then the longer the consumer satisfaction will be lower. For this reason, it is very important to conduct research to determine the appropriate Technical Response to be carried out in an effort to improve the quality of Unmer's Kopkar services. By using the Quality Function Deployment (QFD) approach, 10 priority Technical Responses were obtained, namely fast service response time, updating photocopiers, updating printing presses, conducting briefings before starting work, maintaining standard quality of goods, maximizing work time efficiency, changing layout in the shop and photocopy units, changes to the arrangement of stock items, tidying up unused items, adding jobdesk employees to each unit for a cleaning schedule. AbstrakKoperasi Karyawan Universitas Merdeka Malang (Kopkar Unmer) mempunyai anggota tetap seluruh Dosen, Karyawan dan Pekerja Koperasi Universitas Merdeka Malang. Disamping melayani kebutuhan anggota tetap, Kopkar Unmer juga melayani kebutuhan ribuan Mahasiswa dengan beberapa unit bidang usaha seperti pertokoan, simpan pinjam, fotocopy, kantin dan parkir. Dengan besarnya potensi market yang ada Kopkar Unmer hendaknya terus berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan. Layanan yang berkualitas dan tepat sangat dibutuhkan oleh Kopkar Unmer untuk menjaga kepuasan pelanggan  ditengah ketatnya persaingan pada usaha sejenis disekitar kampus Unmer. Berdasarkan hasil Praktek Kerja Nyata pada Kopkar Unmer untuk unit usaha pertokoan, simpan pinjam dan fotocopy terdapat beberapa kualitas layanan yang memiliki Gap sangat tinggi. Jika hal ini dibiarkan maka kepuasan konsumen semakin lama akan semakin rendah. Untuk itu sangat penting dilakukan penelitian untuk menentukan Respon Teknis yang tepat dilakukan dalam upaya meningkatkan mutu layanan Kopkar Unmer. Dengan menggunakan pendekatan metode Quality Function Deployment (QFD) diperoleh 10 Respon Teknis prioritas yaitu respon time pelayanan yang cepat, pembaruan  mesin fotocopy, pembaruan mesin cetak print, melakukan briefing sebelum memulai kerja, menjaga standart kualitas barang, memaksimalkan efisiensi waktu kerja, perubahan tata letak di unit pertokoan dan fotocopy, perubahan penataan pada stok barang, merapikan barang yang sudah tidak terpakai, menambahkan jobdesk karyawan pada tiap unit untuk jadwal berbenah.
Pemanfaatan Serbuk Kayu menjadi Souvenir menggunakan Konsep Pohon Tujuan dan Morfologi Diagram Mochammad Rofieq; Immanuel Felix Ondang; Ken Erliana; Primahasmi Dalulia; Samsudin Hariyanto
Journal of Industrial View Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v5i2.11399

Abstract

 Abstract  PT. Berdikari Meubel Nusantara is a furniture manufacturing company that uses three types of wood, namely mahogany, pine, and teak. Handling and processing sawdust waste is a challenge that needs to be overcome effectively so that the waste can become a product that has added value. The value-added product in question is souvenir craft. The utilization of coarse sawdust can be mixed with epoxy resin to form composite materials, which can be used as the basic material for souvenir crafts. It is known that the strength of composite materials increases with the increasing composition of the resin in composite materials, and the character of composite materials If the composition of sawdust is higher, the resulting composite material will be opaque and lighter. Then the manufacture of composite materials will use a ratio of 1:1. Regional attributes, cultural elements, innovation in form, design, and ease of application are important factors to consider when designing a product for souvenirs. The collected data is needed to be translated into the interpretation of product requirements to be used in making the Objective Tree and Morphological Diagrams. Evaluation of alternative product designs is carried out by considering the minimum risks. Abstrak PT. Berdikari Meubel Nusantara merupakan perusahaan manufaktur furniture yang menggunakan 3 jenis kayu yakni mahoni, pinus, dan jati. Penanganan dan pengolahan limbah serbuk kayu menjadi sebuah tantangan yang perlu diatasi secara efektif, sehingga limbah tersebut dapat menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Produk bernilai tambah yang dimaksud adalah kerajinan souvenir. Pemanfaatan serbuk kayu kasar dapat dicampur dengan resin epoxy untuk membentuk bahan komposit digunakan sebagai bahan dasar kerajinan souvenir. Diketahui bahwa kekuatan bahan komposit meningkat seiring dengan bertambahnya komposisi dari resin dalam bahan komposit dan karakter dari bahan kompositnya. Jika komposisi serbuk kayu semakin tinggi maka bahan komposit yang dihasilkan cenderung tidak tembus pandang dan semakin ringan. Maka pembuatan bahan komposit digunakan perbandingan 1 : 1. Hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan souvenir adalah atribut daerah, unsur budaya, inovasi dalam bentuk, desain, dan mudah dalam pengaplikasiannya. Dari data yang terkumpul diterjemahkan ke dalam interpretasi kebutuhan produk yang akan digunakan dalam pembuatan Pohon Tujuan serta Morfologi Diagram. Evaluasi alternatif desain produk dilakukan dengan mempertimbangkan resiko yang paling minimal