Busman Busman
Universitas Alkhairaat

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH KOMPETENSI, DISIPLIN DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN MOROWALI UTARA Muhammad Rezal; Muhammad Yasin; Abd Rahman; Mohamad Gulom; Faigah A Badjamal; Hasan Hasan; Busman Busman
Jurnal Ekonomi Trend Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/trend.v11i1.274

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan pengaruh kompetensi, disiplin dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Morowali Utara. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh kompetensi, disiplin dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Morowali Utara. Metode yang digunakan Penelilti bersifat Deskriptif dengan alat bantu koesioner terhadap 44 responden. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Multiple atau koefisien korelasi (R) adalah hubungan antara ketiga variabel bebas kompetensi, disiplin dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Morowali Utara sebesar 0,747 artinya hubungan variabel bebas (independen) terhadap variabel terikat (dependen) adalah kuat. R Square atau koefisien determinasi (R2) adalah melihat pengaruh antara variabel kompetensi, disiplin dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Morowali Utara sebesar 0,559 atau 55,9% artinya pengaruh variabel bebas (independen) terhadap variabel terikat (dependen) sebesar 55,9% sedangkan sisanya 44,1% adalah pengaruh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Kompetensi, Disiplin Kerja, Iklim Organisasi dan Kinerja
Kapasitas Fiskal Daerah dan Determinan Belanja Modal: Analisis Data Panel Kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2022-2024 Busman Busman; Mohamad Adfar
Jurnal Ekonomi Trend Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/trend.v14i1.643

Abstract

Kapasitas fiskal daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan otonomi daerah yang berkualitas, khususnya melalui optimalisasi belanja modal sebagai instrumen investasi publik jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebagai determinan belanja modal pada 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tengah periode 2020–2024. Data sekunder bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan BAPPEDA seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tengah, menghasilkan 65 observasi panel. Metode analisis menggunakan Regresi Linier Berganda Data Panel dengan Common Effect Model (CEM) yang dipilih berdasarkan Uji Chow (prob = 0,7636) dan Uji Lagrange Multiplier (prob = 0,1839). Uji asumsi klasik menunjukkan model bebas dari multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan non-normalitas residual. Hasil penelitian mengungkap bahwa secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap belanja modal (F = 15,6795; p = 0,000; R² = 0,4353). Secara parsial, PAD menjadi satu-satunya determinan yang berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,3126; p = 0,0358), mengonfirmasi bahwa kemandirian fiskal adalah kunci kapasitas investasi publik daerah. Pertumbuhan Ekonomi (β = 0,0426; p = 0,7158) dan DAU (β = 0,0960; p = 0,6278) tidak signifikan, mengindikasikan diskoneksi antara dinamika ekonomi makro dan struktur anggaran daerah, serta kecenderungan DAU terserap pada belanja operasional. Temuan ini memberikan implikasi kebijakan yang tegas: strategi intensifikasi PAD adalah jalur paling efektif untuk memperkuat kapasitas belanja modal dan kemandirian fiskal daerah di Sulawesi Tengah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN KONSUMEN TERHADAP KAIN TENUN DONGGALA JENIS SUBI DI KOTA PALU Mohamad Adfar; Busman Busman
Jurnal Ekonomi Trend Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/trend.v13i1.520

Abstract

Sarung Tenun Donggala merupakan salah satu hasil kerajinan tradisional masyarakat di Kabupaten Donggala yang sudah dikenal sampai tingkat nasional. Terdapat dua jenis Kain Tenun Donggala yaitu Motif Subi atau Sabe yang diproduksi menggunakan alat tradisional dan ada juga kain diproduksi dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Meskipun kedua kain tenun ini sama-sama dikategorikan Kain Tenun Donggala, namun kedua jenis kain ini merupakan barang subtitusi yang memberikan pilihan bagi konsumen untuk memilih, sehingga penulis perlu mengkaji faktor-faktor apa yang mempengaruhi permintaan konsumen dalam memilih Kain Tenun Donggala jenis Subi ini. Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling Jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 154 orang pada tahun 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner menggunakan aplikasi google form . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Analisis dengan Regresi Linier Berganda dengan aplikasi eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Harga Kain Tenun Jenis Subi berpengaruh sangat signifikan terhadap permintaan Kain Tenun Jenis Subi; 2) Harga Kain Tenun yang dibuat dengan cara ATBM yang merupakan barang subtitusi terhadap Kain Tenun Jenis Subi, berpengaruh signifikan terhadap permintaan terhadap Kain Tenun Jenis Subi; 3) Pendapatan konsumen berpengaruh signifikan terhadap permintaan Kain Tenun Jenis Subi; 4) Jumlah anggota dalam suatu keluarga juga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap permintaan konsumen terhadap kain Tenun Jenis Subi, sementara 4) Selera konsumen tidak berpengaruh terhadap permintaan konsumen artinya baik konsumen yang memiliki selera maupun yang tidak memiliki selera terhadap Kain Tenun Jenis Subi tidak mempengaruhi permintaan konsumen terhadap Kain Tenun Jenis Subi. Keywords: Kain Tenun Donggala, Kain Tenun Motif Subi, Kab. Donggala, Sulawesi_Tengah
PENGARUH KOMPETENSI, DISIPLIN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA ASN PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGAH Abd Rahman; Busman Busman; Mohamad Adfar; Muhammad Umar A; Yunarti Patilima
Jurnal Ekonomi Trend Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/trend.v13i1.552

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi, Disiplin Dan Motivasi Terhadap Kinerja ASN Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan alat bantu kuesioner terhadap 60 responden. Tehnik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan alat uji statistik SPSS versi 30, hasil penelitian ini memberi bukti bahwa: (1) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, dengan nilai koefisien kompetensi sebesar 0,318 dan nilai signifikansinya 0,004, (2) Disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, dengan nilai koefisien disiplin sebesar 0,391 dan nilai signifikansinya <0,001, (3) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, dengan nilai koefisien motivasi sebesar 0,290 dan nilai signifikansinya <0,001, (4) Kompetensi, disiplin dan motivasi secara serempak berpengaruh signifikan terhadap kinerja ASN Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, kontribusi pengaruh kompetensi, disiplin, dan motivasi terhadap kinerja ASN Bapedda Provinsi Sulawesi Tengah dengan R square atau koefisien determinasi (R2) sebesar 57.1% sedangkan sisanya 42,9% adalah pengaruh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Kompetensi, Disiplin, Motivasi, Kinerja ASN
Does Fiscal Decentralization Improve Social Welfare? Evidence From Indonesian Provinces Fitri S Kasim; Busman Busman; Zulfikar Jakaputera Djalamang
Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Riset Ilmu Ekonomi (JRIE) Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jrie.v6i1.425

Abstract

This study examines the relationship between fiscal decentralization and community welfare in Indonesia by testing the mediating role of economic growth. Using panel data from 34 provinces during 2020–2024, the study applies a formative Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) approach to evaluate both direct and indirect structural relationships. Fiscal decentralization is represented by local own-source revenue, capital expenditure, and intergovernmental transfers, while welfare is measured through poverty, real per capita expenditure, life expectancy, and income inequality indicators. The findings reveal that fiscal decentralization has a significant positive direct effect on community welfare, indicating that regional fiscal capacity contributes substantially to improving social outcomes across provinces. However, economic growth does not function as a significant mediating variable, as the indirect effect is statistically insignificant and the predictive relevance of the growth construct remains weak. These results suggest that the effectiveness of fiscal decentralization in Indonesia is driven more by the quality and orientation of public expenditure toward social sectors than by aggregate economic expansion. The study contributes to the fiscal decentralization literature by emphasizing the importance of outcome-based welfare approaches in evaluating regional fiscal performance. Policy implications highlight the need to strengthen welfare-oriented fiscal allocation frameworks to support more inclusive and equitable regional development in Indonesia.