K Kartini, K
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Intervensi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Kualitas Tidur Lansia: A Literature Review Anggraeni, Efi; Wijoyo, Eriyono Budi; Yoyoh, Imas; Hastuti, Hera; Kartini, K
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i2.13669

Abstract

Tahapan akhir pada siklus kehidupan manusia yaitu lansia. Pada siklus akhir ini akan terjadi penurunan dan perubahan fungsi mulai dari biologis, psikologis, fisiologis dan sosial. Semakin bertambahnya usia akan berisiko mengalami masalah tidur terutama pada lansia karena berbagai faktor. Salah satu gangguan tidur pada lansia yaitu insomnia/kesulitan tidur. Gangguan tersebut bisa diterapi menggunakan terapi non farmakologi seperti rendam kaki dengan air hangat. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas dari rendam kaki dengan air hangat terhadap kualitas tidur lansia secara kajian literatur. Metodologi: pencarian artikel menggunakan Google Schoolar, PubMed, Medline database untuk mendapatkan artikel yang sesuai dengan kriteria dengan pendekatan PICOS (lansia, intervensi rendam kaki dengan air hangat, kelompok kontrol, ada perbedaan intervensi dan kontrol, serta kuasi eksperimen) kemudian dilakukan review. Artikel berbahasa Indonesia dan Inggris. Hasil: Jumlah artikel yang didapatkan sebanyak 548 artikel. Lalu dilakukan analisis dan didapatkan 10 artikel yang sesuai kriteria inklusi. Artikel tersebut menyatakan rendam kaki dengan air hangat (murni atau dicampur dengan lavender atau garam) sangat efektif untuk meningkatkan kualitas tidur lansia. Lalu ada 1 artikel yang membandingkan dengan berwudhu dan tidak ada perbedaan yang bermakna sebelum dan setelah intervensi. Kesimpulan: 9 artikel menyatakan terapi rendam kaki air hangat efektif meningkatkan kualitas tidur lansia. Air hangat biasa atau dicampur dengan aromaterapi lavender dan garam juga efektif. Lalu 1 artikel membandingkan rendam kaki air hangat dengan berwudhu dan keduanya tidak ada perbedaan yang bermakna untuk dapat membantu meningkatkan kualitas tidur pada lansia.
Pengaruh Intervensi Terapi Musik Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Selama Proses Penyusunan Tugas Akhir: Literature Review Mutakamilah, M; Wijoyo, Eriyono Budi; Yoyoh, Imas; Hastuti, Hera; Kartini, K
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i2.13670

Abstract

Mahasiswa merupakan seorang seorang yang terdaftar di perguruan tinggi, dimana mereka rentan mengalami stres akibat tuntutan atau beban tugas akademik yang cukup banyak. Salah satu stres beban tugas akademik yang dialami mahasiswa yaitu pada saat proses penyusunan tugas akhir. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi tingkat stres mahasiswa adalah dengan terapi musik. Penulisan literature review ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari terapi musik terhadap penurunan tingkat stres pada mahasiswa selama proses penyusunan tugas akhir berdasarkan studi empiris. Studi literature review ini menggunakan tiga database dalam pencarian artikel penelitian, yaitu PubMed, Researchgate dan Google Scholar. Framework yang digunakan dalam literature review ini yaitu PICOS (population, intervension, compare, outcome, study design) dan pemaparan dalam pencarian literature menggunakan diagram flow PRISMA checklist. Kriteria artikel yaitu full text berbahasa Indonesia dan Inggris serta diterbitkan pada tahun 2010-2020. Penulis menemukan sembilan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dari literature review. Dimana terdapat berbagai jenis terapi musik yang dapat digunakan yaitu terapi musik klasik, terapi musik jawa, terapi musik binaural beats dan terapi musik sampeq. Secara keseluruhan dari sembilan artikel didapatkan bahwa terapi musik efektif menurunkan tingkat stres pada mahasiswa secara signifikan dengan rata-rata diperoleh nilai p value (0,000). Dari kesembilan studi yang telah direview oleh penulis dapat disimpulkan bahwa terapi musik mampu menurunkan tingkat stres pada mahasiswa terutama pada mahasiswa yang sedang dalam proses penyusunan tugas akhir. Diharapkan mahasiswa dapat menggunakan terapi musik dalam menurunkan tingkat stres yang dialaminya.
Sel Punca Kanker (Cancer Stem Cells): Sebuah tinjauan pustaka Kartini, K; Pawitan, Jeanne Adiwinata
Majalah Patologi Indonesia Vol 27 No.3, September 2018
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Anatomik Indonesia (PDSPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan jaringan yang mengalami penyimpangan dalam pertumbuhannya dan kemungkinan terjadi sebagai respons terhadap kerusakan jaringan. Sel punca yang secara normal diperlukan dalam perbaikan jaringan yang rusak, kini dipertimbangkan memiliki peran dalam pembentukan, pertumbuhan, dan pemeliharaan tumor. Para peneliti dari kelompok tertentu menemukan bahwa suatu jenis sel punca dapat menyebabkan kanker. Pembelahan sel punca secara asimetrik merupakan syarat paling mendasar bagi perkembangan organisme multiselular. Kegagalan dalam pembelahan asimetrik dapat memicu terjadinya tumorigenesis. Proses tumorigenesis membutuhkan kondisi tambahan seperti perluasan faktor lingkungan mikro (stem cell niche) yang merupakan faktor ekstrinsik, atau mutasi sel punca sehingga tidak lagi bergantung pada niche. Sel penginisiasi kanker dikenal dengan sel punca kanker (cancer stem cells). Sel punca kanker (SPK) saat ini dilaporkan banyak ditemukan pada tumor manusia dengan menggunakan metode identifikasi yang umumnya digunakan pada sel punca normal. Penemuan tentang sel punca kanker dan karakteristiknya membawa suatu harapan baru dalam menentukan prognosis kekambuhan dan terapi kanker. Penemuan terapi anti kanker baru yang target spesifiknya adalah sel kanker yang undifferentiated dan dormant dengan dipandu oleh petanda gen SPK dalam proses terapinya, diharapkan meningkatkan angka perbaikan dalam pengobatan pasien kanker.