Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Karyawan Puskesmas Maleber Kabupaten Kuningan Rizqi, Alfiani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.423 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v4i11.782

Abstract

Pemerintah telah mencanangkan Visi Indonesia 2025 yaitu menjadi negara maju pada tahun 2025.Namun pemerintah juga sepenuhnya menyadari bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) masih menjadi suatu tantangan dalam mewujudkan visi yang dimaksud.Para pakar di bidang SDM menyatakan bahwa kualitas SDM secara dominan ditentukan oleh kemudahan akses pada pendidikan dan fasilitas kesehatan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja baik secara parsial maupun simultan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Puskesmas Maleber Kabupaten Kuningan.Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian asosiatif kausal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi sejumlah 40 karyawan, sedangkan untuk jumlah sampel sama dengan populasi. Teknik pengambilan sampel adalah sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket,/kuesioner sedangkananalisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan, hal tersebut ditunjukkan dari: 1) Hasil uji t hitung motivasi kerja sebesar 2,385 dengan signifikansi 0,000. 2) Hasil uji t hitung Lingkungan kerja sebesar 5,317 dengan signifikansi 0,000. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara motivasi kerja dan lingkungan kerja secara simultan terhadap kepuasan kerja karyawan. Variabel motivasi kerja dan lingkungan kerja memiliki nilai F hitung sebesar 32,585 dengan nilai signifikan 0,000 dan persamaan regresi Y = 13.833+ 0,347X1 + 0,773X2, Dengan variable motivasi kerja memiliki pengaruh positif sebesar 0,347 begitupun dengan lingkungan kerja berpengaruh positif sebesar 0,773. Koefisien korelasi berganda (R) = 0.799 menunjukan secara bersama-sama yang sangat kuat antara seluruh variable bebas terhadap variable terikat yaitu kepuasan kerja. Kata kunci: Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, dan Kepuasan Karyawan
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN REMAJA PUTERI TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI SMAN 1 LEBAKWANGI KAB.KUNINGAN Alfiani Rizqi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.548 KB)

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Yangperalihannya dicirikan dengan beberapa perubahan yang terjadi misal perubahan fisik,emosi, dan psikis. Kisaran usia masa remaja yakni antara usia 10-19 tahun, yangmerupakan suatu periode suatu pematangan organ reproduksi manusia, atau lebihsering disebut dengan masa pubertas. Masa remaja adalah periode perubahan darimasa anak-anak ke masa dewasa (Widyastuti, 2010:67). Pertumbuhan danperkembangan yang terjadi pada remaja merupakan proses yang saling berkaitan,berkesinambungan dan berlangsung secara bertahap. Perkembangan merupakan prosesdimana perubahan-perubahan dalam diri remaja akan di integrasikan sedemikian rupasehingga remaja tersebut dapat berespon dengan baik dalam menghadapi rangsanganrangsangan dari luar dirinya. Yang paling dominan dalam perkembangan remajaadalah dengan perubahan secara fisik, alat reproduksi, kognitif dan psikososial (TimPenulis Poltekkes Depkes Jakarta, 2010). Penelitian ini dimaksudkan untukmengenalkan hubungan antara pengetahuan remaja puteri mengenai pribadi hygieneterkait sikap mencegah keputihan di SMA Negeri 1 Lebakwangi-Kuningan Tahun 2014.Hasil penelitian ini dimaksudkan agar dapat memperbanyak wawasan ilmu pengetahuandalam bidang kesehatan reproduksi wanita, khususnya terkait dengan personal hygienedan keputihan. Dalam penelitian ini penulis memanfaatkan metode penelitian analitikmelalui pendekatan cross sectional. Alat ukur yang digunakan menggunkankuesioner,skala yang digunakan ordinal, populasi yang digunakan seluruh siswi SMAN 1Lebakwangi yang berjumlah 592 siswi, sample yang digunakan purpose samplingsebanyak 178 siswi. Hasil penelitian bahwa tingkat pengetahuan remaja tentangpersonal hygiene kurang sebanayak 68 siswi(38,20%), cukup sebanyak 65 orang(36,51%), dan baik sebanyak 45 orang (25,29%).Berdasarkan hasil penelitian yangdilakukan didapatkan data bahwa siswi SMAN 1 Lebakwangi mempunyai perilaku yangcukup tentang pencegahan keputihan