Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Bibliometrik Penerapan Transaksi Ijarah di Perbankan Syariah Menggunakan VOSviewer (Studi Kasus Bank Bukopin Syariah) Sunni Syahputra; Yuli Artina Pratiwi; Syaikhah Putri Alifiah; Nurhidayah Nurhidayah
Al-Istimrar: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/istimrar.v2i2.299

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami transaksi Ijarah yang terlibat dalam perbankan syariah. Transaksi ijarah sangat dikenal dalam kegiatan ekonomi Indonesia, khususnya kegiatan ekonomi Islam. Transaksi Ijarah ini termasuk dalam standar akuntansi PSAK 107. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu mengumpulkan beberapa objek dari artikel jurnal yang ada, dan penelitian ini menggunakan bantuan Publish or Perish untuk menemukan objek artikel tersebut. untuk mempelajari dan aplikasi VOSviewer untuk melihat hubungan antara basis data.
Organisasi dan Manajemen Kesehatan Sebagai Kunci Inovasi Pelayanan Wulan Suci Ramadani; Putri Fakhira Lubis; Faliza Putri; Nurhidayah Nurhidayah; Jessy Ayu Angelia; Hafizah Anjeli Ramadhani; Febbry Zahro; Aulia Azahra Hafizh; Rizqy Aulia; Debby Widytia; Muhammad Rafly; Khairunsyah Khairunsyah; Adinda Naila Apsari; Dewi Agustina
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7235

Abstract

Organisasi dan manajemen kesehatan memegang peran strategis dalam meningkatkan kualitas serta efektivitas pelayanan kesehatan. Tantangan global, perkembangan teknologi, dan perubahan pola penyakit menuntut adanya inovasi berkelanjutan, baik melalui penerapan teknologi maupun tata kelola organisasi, strategi manajemen, dan kepemimpinan adaptif. Inovasi pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh efektivitas organisasi, perencanaan, pengelolaan sumber daya, koordinasi, serta evaluasi program. Artikel ini membahas peran organisasi dan manajemen kesehatan sebagai penggerak utama inovasi, dengan menyoroti teori, bentuk inovasi, tantangan, peluang, serta studi kasus di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa organisasi yang terstruktur dan manajemen yang efektif mampu meningkatkan efisiensi, mutu, dan daya saing layanan kesehatan, sehingga penguatan keduanya menjadi pilar utama dalam menghadirkan pelayanan yang responsif, berkualitas, dan berkelanjutan.
Strategi Pelayanan Kesehatan Dalam Peningkatan Kinerja Pegawai Puskesmas Dewi Agustina; Nurhidayah Nurhidayah; Quen Kholisa Purba
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i3.1972

Abstract

Background: health services with the aim of increasing awareness, willingness and ability to live healthy for everyone in order to realize the highest degree of public health. The role of health workers in dealing with public health is a form of health worker services aimed at the whole community with an emphasis on high-risk groups.The research objective was to determine the role of employee performance in the effectiveness of the service strategy at the health center, in carrying out the best service strategy.research method: This article was written using the article search method using two databases, namely Google Scholar and PubMedd Health with the keywords health service strategy, puskesmas. Results: The performance of the Public Health service strategy at the Community Health Center can be said to be quite good, which can be reflected in the quality of performance, the ability of employees, the timeliness of completing work, cooperation between employees and employee discipline which has been carried out well even though there are still employees who are less conscientious and less disciplined. Factors supporting employee performance are a conducive atmosphere and cooperation between employees, while factors inhibiting employee performance are lack of technical training and lack of awareness of employees in complying with the provisions of working hours. Conclusion: This research suggests that it can be a source of information for related agencies so that they can improve the quality of national health services that are expected to be in accordance with what is received.