Meriana Rasyid
Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asthenopia pada Mahasiswa Universitas Tarumanagara dan Hubungannya dengan Lama Waktu Penggunaan Laptop Minerva Cessilia Nafileita Jauhary; Meriana Rasyid; Enny Irawaty
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i4.1178

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan peningkatan penggunaan perangkat elektronik karena banyaknya aktivitas berpindah menjadi online. Peningkatan penggunaan komputer (desktop), tablet, dan laptop atau penggunaan perangkat elektronik lainnya, seperti smartphone, atau e-book reader telah meningkatkan kejadian asthenopia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian mata lelah atau asthenopia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara, serta membandingkan angka kejadian tersebut pada mahasiswa di kedua fakultas tersebut sekaligus melihat hubungan antara lamanya penggunaan laptop dengan kejadian asthenopia. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Responden penelitian ini berjumlah 347 responden yang merupakan gabungan dari mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021 yang sudah melakukan pembelajaran daring minimal 5 bulan. Teknik analisis data dengan Chi-Square. Prevalensi asthenopia pada Fakultas Kedokteran sebesar 86,26% dan Fakultas Teknik sebesar 82,35% dengan total keseluruhan pada kedua fakultas sebesar 85.30%. Tidak terdapat perbedaan tingkat kejadian asthenopia antara mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara. Selama pembelajaran daring, 98.10% mahasiswa Fakultas Kedokteran dan 92.94% Fakultas Teknik menghabiskan waktu >2 jam untuk belajar dengan menggunakan laptop. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar gejala dengan waktu menatap layar laptop. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.122 yang artinya tidak ada hubungan antara lama waktu menatap layar laptop dengan gejala asthenopia.