Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mental Terganggu Disebabkan Oleh Permainan Blue Whale Challenge Muhammad Alridho Lubis; Gianola kekona Hewro; Muhammad Alridho Lubis; Nur Hasanah Harahap; Permata Sari
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Al-Isyrof : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena internet atau media sosial sekarang ini menjamur di kalangan masyarakat luas. Tidak dapat dipungkiri fenomena tersebut mempengaruhi trend game yang biasa disebut callenge dan bersifat menghibur di media sosial dengan tujuan menarik perhatian masyarakat luas. Blue whale challenge atau tantangan paus biru merupakan tantangan berupa permainan khusus yang telah mengejutkan banyak pengguna internet. Game ini berbahaya dan sering kali mempengaruhi remaja untuk bergabung. Ini mungkin satu-satunya permainan dimana peserta harus mengakhiri hidupnya untuk menyelesaikan permainan. Beberapa jenis tantangan ekstrem dalam Blue Whale Challenge harus dilakukan oleh pemainnya dengan tujuan untuk menunjukkan keberanian yang dimiliki. Trend ini mengincar anak-anak dibawah umur untuk di hasut dan bergabung ke dalam permainan yang berbahaya. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui pentingnya menyikapi fenomena-fenomena internet yang terjadi sekarang guna menghindari dan mengantisipasi nya, serta untuk mengetahui pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak dalam penggunaan internet karena kondisi mental anak yang belum matang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode literature review. Penelitian kepustakaan ini dilakukan melalui penelitian dengan menggunakan referensi dari berbagai artikel ilmiah.
EFEKTIVITAS ART THERAPY DALAM MEREDUKSI PERILAKU NON-SUIDICAL SELF INJURY PADA SISWA Gianola Kekona Hewro
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 12, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v12i2.19194

Abstract

This study was conducted to see how effective art therapy is in reducing non-suicidal self-injury behavior in SMAS Pelita Raya students in Jambi City. This study is a quantitative study using an experimental method. The results of this study indicate that art therapy is proven to be effective in reducing non-suicidal self-injury behavior, based on the results of the pre-test and post-test given to students. Although the results of this study were not very significant, students still experienced changes, this proves that positive activities such as art therapy can be a place for students to channel negative emotions so as to reduce the risk of self-injury.