Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RANCANG BANGUN SMART HOSPITAL BED BERBASIS MIKROKONTROLER Shalahuddin Alayubi Sitanggang; Luthfi Parinduri; Yusmartato Yusmartato; Yusniati Yusniati; Rachmat Rizaldi; Fauzan Ramadhan Tanjung
Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU (SEMNASTEK) SEMNASTEK UISU 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.561 KB)

Abstract

Smart Hospital Bed adalah hasil rancang bangun yang dilaksanakan di Fakultas Teknik UISU sebagaimana diketahui bahwa ranjang semacam ini belum ada di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Pengukuran berat badan pasien dengan kondisi tidak dapat begerak, tidak sadarkan diri, trauma, atau luka bakar secara langsung sangat sulit dilakukan. Smart Hospital Bed dirancang dengan menggunakan komponen seperti Load Cell, Modul HX711, Arduino, LCD, Ranjang Pasien, Push Button, dan Potensiometer. Saat tombol “mulai” ditekan, pasien yang berbaring di ranjang akan terdeteksi dan diukur oleh sensor Load Cell. Amplifier HX711 akan bekerja sebagai inputan penguat sensor Load Cell. Mikrokontroler Arduino kemudian memproses dan mengontrol seluruh sistem. Hasil inputan pengukuran berat badan yang telah diproses selanjutnya akan ditampilkan di LCD. Tombol “tahan” berfungsi untuk menahan hasil pengukuran berat badan. Setelah dilakukan pengukuran dan menekan tombol “off”, pengukuran berat badandihentikan dan mikrokontroler akan memproses ulang sistem. Hasil dari pembuatan Smart Hospital Bed dilakukan pengujian ketelitian pengukuran, dan dihasilkan error rata-rata yang sangat rendah, yaitu sebesar 0,10%. Smart Hospital Bed diharapkan menjadi solusi atas masalah pengukuran berat badan pasien berkebutuhan khusus dan mampu bersaing dengan produk impor sejenis.
RANCANG BANGUN PRASARANA PUBLIK PENGEMBANGAN ECO TOURISM BATU KATAK KECAMATAN BAHOROK – LANGKAT Marwan Lubis; Luthfi Parinduri; Shalahuddin Alayubi Sitanggang
Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU (SEMNASTEK) SEMNASTEK UISU 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.624 KB)

Abstract

Provinsi Sumatera Utara memiliki objek  wisata  alam yang luar biasa. yang dapat dinikmati oleh wisatawan baik lokal  dan mancanegara. Diantaranya  adalah Danau Toba, Pulau Samosir, Pantai Sibolga, Berastagi dan Bahorok yang terletak di Kabupaten Langkat. Destinasi wisata lain yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser adalah Tangkahan. Tangkahan memiliki nilai jual yang unik karena merupakan habitat gajah sumatera. Pilihan tempat lain yang tak kalah menarik dan bisa dinikmati keindahan lingkungannya adalah ekowisata Batu Katak yang terletak di Dusun Batu Katak, Desa Batujongjong, Kecamatan Bahorok, Langkat. Di sektor pariwisata, dua faktor: manfaat dan kepuasan wisatawan terkait dengan Sumber Daya Pariwisata dan Layanan Wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang infrastruktur publik yang dibutuhkan untuk pengembangan ekowisata Batu Katak. Infrastruktur tersebut meliputi toilet, papan interpretasi wisatawan, tempat cuci tangan (sanitasi), tempat sampah, dan rambu jalan/jalan. Infrastruktur yang dibuat harus memenuhi persyaratan Clean Health Safety Environmental Sustainability (CHSE). Dengan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi wisatawan sehingga jumlah kunjungan di Sumut terus meningkat. Keberhasilan pengembangan ekowisata Batu Katak juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah Merancang infrastruktur penunjang ramah lingkungan sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada wisatawan yang memenuhi syarat Sertifikasi CHSE, dan Membuat Detailed Engineering Design (DED) toilet, papan interpretasi wisata, tempat cuci tangan. , tempat sampah dan penunjuk arah/tanda jalan. Tahapan yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah identifikasi masalah, penetapan tujuan penelitian, studi literatur dan lapangan yang dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung. Tahapan selanjutnya adalah pengolahan data dan perancangan proposal desain awal.
PEMBUATAN RANCANG BANGUN PRASARANA PUBLIK UNTUK PENGEMBANGAN ECO TOURISM BATU KATAK KECAMATAN BAHOROK – LANGKAT Marwan Lubis; Luthfi Parinduri; Shalahuddin Alayubi Sitanggang
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatear Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v2i1.6012

Abstract

Province of North Sumatra has tremendous potential of tourism. This tourism object can be enjoyed by tourists, both local and foreign. Some of the attractions of North Sumatra that can be visited are Lake Toba, Samosir Island, Sibolga Beach, Berastagi and Bahorok which is located in Langkat Regency. Another tourist destination included in the Gunung Leuser National Park area is Tangkahan. Tangkahan has a unique selling point because it is a habitat for Sumatran elephants. Another choice of place that is no less interesting and can be enjoyed by the beauty of the environment is the ecotourism of Batu Katak which is located in Batu Katak Hamlet, Batujongjong Village, Bahorok District, Langkat. In the tourism sector, two factor: benefits and satisfaction of tourist are related to Tourism Resource and Tourist Service. Tourist objects and attractions are everything that exists in a tourist destination area that has its own charm and is able to invite tourists to visit. To increase the number of local and foreign tourists in North Sumatra, the government of North Sumatra continues making more improvements to facilities of tourism destinations, including the development of human resources. Other infrastructure matters that are not yet complete are rest areas, clean toilets, prayer rooms, halal cuisine, and area pointers (maps, signs, and so on). The purpose of this research is to design public infrastructure that is needed for the development of eco-tourism Batu Frog. The infrastructure includes toilets, tourist interpretation boards, hand washing (sanitation) places, trash cans, and road/way signs. The infrastructure created must meet the requirements of Clean Health Safety Environmental Sustainability (CHSE). With this infrastructure, it is expected to provide better services for tourists so that the number of visits in North Sumatra continues to increase. The success of eco-tourism development in Batu Katak is also expected to increase the income and welfare of the surrounding community. The specific objectives of this research are 1) Designing environmentally friendly supporting infrastructure as an effort to improve services to tourists who meet CHSE requirements, and 2) Making Detailed Engineering Design (DED) or bestek of toilets, tourist interpretation boards, hand washing places. , trash cans and directional/road signs. The stages that will be carried out in this research are problem identification, setting research objectives, literature and field studies conducted by interview and direct observation. The next stage is data processing and designing the initial design proposal.