Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Media Pembelajaran Video Animasi IPA Berbasis Karakter Melalui Analogy Learning Islamiani Safitri; Praida Hansyah; Devi Anna Siregar
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 3, No 1: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JANUARI 2023
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v3i1.3922

Abstract

Pada era revolusi industri 4.0, seharusnya sekolah di sekitar pusat kota sudah melakukan pembelajaran berbasis teknologi. Namun, di SD Negeri 03 Rantau Selatan, hanya 1 dari 15 guru yang pernah menggunakan infocus dalam proses pembelajaran sedangkan yang lain masih menggunakan pembelajaran konvensional, artinya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran belum dilakukan. Hal ini terjadi karena mayoritas guru di SD Negeri 03 Rantau Selatan masih gagap teknologi. Selain itu, mengacu pada kurikulum 2013 yang menekankan pada pembentukan karakter, diketahui bahwa karakter siswa SD Negeri 03 Rantau Selatan masih tergolong rendah. Dua permasalahan ini tentu berimbas pada kemampuan pedagogik siswa. Berdasarkan wawancara yang dilakukan terhadap guru kelas 4, 5, dan 6 diperoleh data rata-rata kemampuan IPA siswa secara keseluruhan masih rendah yaitu nilai rata-rata ulangan siswa di angka 61 sedangkan nilai KKM IPA adalah 71, hal ini tentu menjadi tugas penting bagi para pendidik untuk memperbaikinya. Berdasarkan pemaparan di atas, maka perlu upaya serius untuk mengatasi permasalahan ini. Solusi yang dapat diberikan kepada mitra yaitu dengan implementasi media pembelajaran video animasi IPA berbasis karakter melalui analogy learning. Implementasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan IPA serta karakter siswa. Selain itu, untuk mengatasi guru yang masih gagap teknologi, akan dilaksanakan kegiatan berupa pelatihan dasar pembelajaran berbasis teknologi. Pelatihan yang diberikan berupa teknik penggunaan powerpoint sebagai media pembelajaran.  Metode yang akan digunakan dalam pengabdian ini ada tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup identifikasi moral dan kemampuan IPA siswa, identifikasi penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran oleh guru, pembuatan media pembelajaran video animasi IPA berbasis karakter, dan membuat modul pelatihan dasar pembelajaran berbasis teknologi bagi guru SD Negeri 03 Rantau Selatan. Sedangkan pada tahap pelaksanaan yaitu melakukan implementasi media pembelajaran video animasi IPA berbasis karakter melalui analogy learning untuk kelas 4, 5, dan 6 serta melaksanakan pelatihan dasar tentang pembelajaran berbasis teknologi untuk guru SD Negeri 03 Rantau Selatan.  Selanjutnya pada tahap evaluasi yaitu dengan melaksanakan evaluasi pengabdian kepada guru dan kepala sekolah tentang keberhasilan pengabdian, serta melakukan evaluasi dan monitoring keberlanjutan kegiatan dengan terus berkomunikasi kepada sekolah tentang perkembangan siswa dan guru setelah dilaksanakan pengabdian
OPERASI ANTAR VEKTOR DAN INTEGRAL VEKTOR DALAM MATEMATIKA Amalin Aisyah Siregar; Amanda Augustiyani; Devi Anna Siregar; Intan Permata Sari; Rina; Amin Harahap
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vektor merupakan salah satu konsep fundamental dalam matematika yang memiliki peranan penting dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti fisika, teknik, ekonomi, dan ilmu terapan lainnya. Vektor digunakan untuk merepresentasikan besaran yang tidak hanya memiliki nilai (magnitudo), tetapi juga arah, sehingga sangat relevan dalam pemodelan berbagai fenomena alam dan permasalahan matematis. Dalam kajian matematika lanjutan, pemahaman mengenai operasi antar vektor dan integral vektor menjadi hal yang sangat penting, karena kedua konsep tersebut merupakan dasar dalam kalkulus vektor. Artikel ini membahas secara sistematis pengertian vektor, jenis-jenis operasi antar vektor, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dengan skalar, perkalian titik, dan perkalian silang, serta konsep integral vektor yang meliputi integral garis, integral permukaan, dan integral volume. Selain itu, artikel ini juga menguraikan penerapan operasi dan integral vektor dalam berbagai bidang, khususnya dalam penyelesaian masalah fisika dan teknik, seperti perhitungan kerja, fluks, dan medan gaya. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan pemahaman konseptual yang lebih mendalam dan terstruktur mengenai operasi vektor dan integral vektor, sehingga dapat membantu mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, dalam memahami materi kalkulus vektor secara teoritis maupun aplikatif. Diharapkan artikel ini dapat menjadi bahan referensi pembelajaran yang bermanfaat serta mendukung pengembangan kemampuan berpikir analitis dan pemecahan masalah dalam matematika.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa melalui Pendekatan Matematika Realistis Devi Anna Siregar; Laili Habibah Pasaribu; Lily Rohanita Hasibuan
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jnpm.v10i1.11665

Abstract

Research on mathematics learning has largely emphasized procedural mastery, while the development of students' creative thinking skills, particularly in madrasah settings, has not received optimal attention. Furthermore, empirical evidence regarding the effectiveness of the Realistic Mathematics Approach (RMA) in improving junior high school students' creative thinking skills is still very limited. The purpose of this study was to investigate how the use of the RMA affects students' original thinking skills in mathematics learning. This study used a pre-experimental design with one experimental group and no control group. The subjects were one class of students from various majors at MTs Hubbul Wathan Aek Nabara. Data were obtained through creative thinking ability assessments given before and during the implementation of the RMA, and supplemented by observations of student activities and engagement in the learning process. The application of the RMA significantly improved students' creative thinking skills, according to the research findings. The magnitude of the effect of the application of the RMA was calculated using Cohen's d effect size based on the difference in the average pretest and posttest scores. The calculation results showed an effect size of 5.65, which is included in the very large effect category. This shows that the implementation of PMR has a very strong impact on improving students' creative thinking skills in the Two-Variable Linear Equation System. This improvement reflects flexibility of thinking, fluency in generating ideas, and the ability to use various problem-solving strategies. This finding provides a theoretical contribution to strengthening the role of AMR in developing higher-order thinking skills, as well as practical implications for teachers in implementing contextual and student-centered mathematics learning.