Putri Aulia Rosmayani
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE EFFECT OF SERVICE QUALITY ON PATIENT LOYALTY IN THE HOSPITAL Putri Aulia Rosmayani; Eva Nur Agustin; Bahiizza Shadrina Zhafarin; Huwaydi Azzam Yusuf; Riswandy Wasir
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14692

Abstract

Kualitas layanan kesehatan memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan dan harapan pasien, termasuk standar layanan kesehatan yang optimal dan sumber daya yang dapat diakses. Pasien menuntut layanan kesehatan yang unggul dan berkualitas tinggi yang menghasilkan kepercayaan dan perlindungan yang mengarah pada kunjungan berulang ke rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak kualitas layanan terhadap loyalitas pasien di rumah sakit melalui metode tinjauan sistematis. Penulis melakukan pencarian literatur menggunakan basis data Google Scholar dan SAGE, termasuk artikel akses terbuka dengan teks lengkap, relevansi, International Standard Serial Number (ISSN), dan diterbitkan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dari tahun 2019 hingga 2022. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kualitas layanan secara signifikan mempengaruhi loyalitas pasien, dengan setidaknya lima dimensi kualitas layanan yang terkait dengan loyalitas, yaitu keandalan, jaminan, daya tanggap, bukti fisik, dan empati. Analisis terhadap tujuh artikel menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang berkualitas tinggi dapat meningkatkan kepuasan pasien, yang mengarah pada dampak positif pada loyalitas pasien. Dimensi kualitas layanan sangat penting bagi rumah sakit untuk memahami dan menerapkannya untuk menumbuhkan loyalitas pasien dan kunjungan ulang. Penelitian ini meninjau perlunya rumah sakit untuk fokus dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang memenuhi harapan dan kebutuhan pasien. Dengan demikian, rumah sakit dapat meningkatkan loyalitas pasien dan menghasilkan manfaat jangka panjang bagi pasien dan penyedia layanan kesehatan.
OBAT ESENSIAL UNTUK CAKUPAN KESEHATAN UNIVERSAL DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR TENTANG KETERSEDIAAN, KETERJANGKAUAN, DAN KUALITAS Riswandy Wasir; Putri Aulia Rosmayani; Natasya Nazla Prasetyo; Adjrina Dawina Putri; Novita Dwi Istanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15024

Abstract

Akses terhadap obat esensial sangat penting dalam mencapai Cakupan Kesehatan Universal (Universal Health Coverage/UHC) di Indonesia. Obat esensial harus tersedia, terjangkau, dan memiliki kualitas yang memadai.  Namun dalam penerapannya masih terdapat banyak kendala yang menghambat tercapainya hal tersebut, seperti rendahnya ketersediaan obat esensial di fasilitas kesehatan, harga obat yang mahal, dan kualitas obat yang tidak terjamin. Oleh karena itu, penelitian ini melakukan tinjauan literatur tentang ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas obat esensial di Indonesia dalam mencapai UHC. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan mencari sumber data di database jurnal seperti PubMed dan Google Scholar. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas obat esensial di Indonesia belum mencapai standar Cakupan Kesehatan Universal, terutama di fasyankes swasta. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kebijakan pengendalian harga obat esensial. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dalam hal ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas obat esensial di fasilitas kesehatan di Indonesia agar tercapai Universal Health Coverage (UHC). Untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas obat esensial di Indonesia dalam mencapai UHC, maka peneliti merekomendasikan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, melakukan kajian di daerah dengan pemanfaatan rendah, memperbaiki infrastruktur dan pelayanan kesehatan yang kurang, serta memantau dan menilai secara berkelanjutan.