Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN DAN PEMBUATAN TEH SACHI DI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) CERIA, DESA SUKASARI KAB. KEPAHIANG Wulan salsahbillah salsahbillah; Dinda Okta Viani; Muhammad Hadi Surya; Eko sumartono; Rika Dwi Yulihartika
Jurnal Sosiologi Pertanian dan Agribisnis Vol 5 No 2 (2023): Juli : Jurnal Sosiologi Pertanian dan Agribisnis
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/juspa.v5i2.672

Abstract

Manfaat tanaman kacang sacha inchi memiliki beberapa manfaat, salah satunya daunnya mengandung antioksidn dan dapat dimakan sebagai sayur ataupun diolah menjadi teh, biji buah/kacangnya memiliki kandungan asam lemak dan minyak hasil ekstraksi biji/kacang sacha inchi memiliki berbagai manfaat baik untuk kosmetik sebagai pelembab kulit. Selama ini permintaan pasar Indonesia akan sacha inchi sangat tinggi. Namun, suplai dari petani lokal terbilang minim. Bertujuan untuk Memberikan pelatihan pembuatan teh sachi kepada kelompok Wanita tani desa suka sari, jenis kegiatan yang digunakan adalah dengan metode tatap muka yang dilakukan oleh mahasiswa/i dari kelompok 5 terdiri dari program studi agribisnis. Untuk menunjang kegiatan ini, maka rincian metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu: Pemaparan materi penyuluhan mengenai manfaat kacang sachi untuk kesehatan dan kecegahan satanting produk olahan kacang sachi menjadi snack bar cemilan tinggi protein. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian Masyarakat mahasiswa (PMM) dapat disimpulkan1Masyarakat memahami teori tentang dasar-dasar pembuatan teh ditandai dengan munculnya ide kreatif untuk memodifikasi alat dan bahan yang digunakan.2Masyarakat memahami proses pembuatan the dilihat dari trampil peserta pelatihan saat kegiatan PMM berlangsung3Teh sachi salah satu ide kreatif untuk masyarakat membuat minuman sehat.
Pemanfaatan Dan Pembuatan Teh Sachi Di Kelompok Wanita Tani (KWT) Ceria, Desa Sukasari Kab. Kepahiang Wulan Salsahbillah; Dinda Okta Viani; Muhammad Hadi Surya; Eko Sumartono; Rika Dwi Yulihartika
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v2i2.4312

Abstract

Manfaat tanaman kacang sacha inchi memiliki beberapa manfaat, salah satunya daunnya mengandung antioksidn dan dapat dimakan sebagai sayur ataupun diolah menjadi teh, biji buah/kacangnya memiliki kandungan asam lemak dan minyak hasil ekstraksi biji/kacang sacha inchi memiliki berbagai manfaat baik untuk kosmetik sebagai pelembab kulit. Selama ini permintaan pasar Indonesia akan sacha inchi sangat tinggi. Namun, suplai dari petani lokal terbilang minim. Bertujuan untuk Memberikan pelatihan pembuatan teh sachi kepada kelompok Wanita tani desa suka sari, jenis kegiatan yang digunakan adalah dengan metode tatap muka yang dilakukan oleh mahasiswa/i dari kelompok 5 terdiri dari program studi agribisnis. Untuk menunjang kegiatan ini, maka rincian metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu: Pemaparan materi penyuluhan mengenai manfaat kacang sachi untuk kesehatan dan kecegahan satanting produk olahan kacang sachi menjadi snack bar cemilan tinggi protein. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian Masyarakat mahasiswa (PMM) dapat disimpulkan1Masyarakat memahami teori tentang dasar-dasar pembuatan teh ditandai dengan munculnya ide kreatif untuk memodifikasi alat dan bahan yang digunakan.2Masyarakat memahami proses pembuatan the dilihat dari trampil peserta pelatihan saat kegiatan PMM berlangsung3Teh sachi salah satu ide kreatif untuk masyarakat membuat minuman sehat.
Factor Analysis Of Purchasing Decisions Kopi Janji Jiwa In Bengkulu City (Factor Analysis of the Purchase Decision of Janji Jiwa Coffee in Bengkulu City) Muhammad Hadi Surya; Evi Andriani; Herri Fariadi
Multidisciplinary Journals Vol. 1 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mj.v1i4.612

Abstract

Kopi Janji Jiwa, located in Bengkulu City, has become part of the coffee-loving community, with various menu variants offered, making more and more consumers come, the menu offered at Kopi Janji Jiwa is very diverse, starting from menus containing coffee, without coffee, earl gray series, soeram series, berry series, pandan series and the newest series, namely the milk tea series. The decision to purchase a product is the final action in the process of purchasing a product. Producers must understand what consumers actually expect from a product, so they can carry out appropriate marketing strategies to achieve sales goals. Several factors that influence consumers in making purchasing decisions include price, product, consumer tastes, location and promotion. This research aims to analyze purchasing decisions at Kopi Janji Jiwa, Bengkulu City and to analyze factors related to purchasing decisions for Kopi Janji Jiwa, Bengkulu City. Determining the research location was carried out purposively, using primary data and secondary data. The data analysis method used in this research is descriptive analysis which aims to answer the first objective of this research, namely the decision to purchase Janji Jiwa Coffee in Bengkulu City. To analyze factors related to purchasing decisions, non-parametric statistical analysis methods are used, namely the Spearman Rank correlation test. To find out whether there is a relationship between variable X and variable Y, a non-parametric statistical analysis tool is used, namely the Spearman Rank correlation test (Rs). The results of this research, namely answering the first problem formulation with the Purchase Decision Assessment, have a final score of 4.04, which means it is included in the good category. Factors related to the decision to purchase Janji Jiwa Coffee are product, price, place and promotion with the decision to purchase Janji Jiwa Coffee having a very significant relationship with a strong relationship with the decision to purchase Janji Jiwa Coffee in Bengkulu City.