Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TURNOVER SALES PADA MASA PROBATION DI PT. HADJI KALLA TOYOTA Putri, Balqis Maharani; Ghina Nailah; Ratu Bilqis Emelqis Ma’arif; Novi Yanti Pratiwi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v2i3.4584

Abstract

Early Turnover is a strategic issue in human resource management because it impacts team stability and organizational effectiveness. This study aims to explore the causes of high Turnover among sales interns at PT Hadji Kalla Toyota, especially those who left before three months of employment. The study used a descriptive qualitative approach with an interview method with 20 former employees who resigned in the period September to December 2024. The analysis showed six main factors causing early Turnover, namely high workload, lack of career development opportunities, personal reasons, family conditions, inadequate reward system, and unsupportive work environment. These factors are interrelated and the majority come from internal aspects of the company. The findings are expected to serve as a basis for formulating more effective and sustainable employee recruitment, training and retention strategies
Efektifitas Psikoedukasi Manajemen Stress Dalam Bentuk Infografis Salsabila Rezky Almunjiah; Nurfatimah Ali; Novi Yanti Pratiwi; Andi Fitri Wahyuni
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.744

Abstract

Manajemen stres kerja merupakan salah satu isu penting yang perlu diperhatikan dalam sebuah instansi, mengingat stres dapat berdampak pada produktivitas, motivasi, serta kesejahteraan fisik dan mental karyawan. Kegiatan magang ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab stres kerja yang dialami karyawan serta memberikan intervensi awal berupa psikoedukasi manajemen stres melalui media infografis. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan dan wawancara mendalam untuk menggali permasalahan yang muncul dalam lingkungan kerja. Selain itu, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman karyawan sebelum dan setelah menerima psikoedukasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait manajemen stres, yang menandakan bahwa media psikoedukasi berbentuk infografis dapat menjadi sarana efektif dalam membantu karyawan memahami dan mengelola stres yang dialami selama bekerja. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi perusahaan dalam menyediakan program pendukung kesehatan mental karyawan.