Sodikin Sodikin
UIN Sunan Ampel Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Al-Taḥlīl al-Balāgī ‘alā Sūrah al-‘Alaq min Khilāl al-‘Anāṣir al-Sab’ah Sodikin Sodikin; Abdur Rohman
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL (Special Issue)
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2023.7.1.107-115

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis surah al–Alaq menurut kajian ilmu balaghah modern dengan berdasarkan tujuh aspek yaitu : idelpokok pikiran, tema/topik, makna, penggambaran, kata, nada dan struktur. Ide merupakan pokok pikiran dalam surat, kemudian pokok pikiran ini direalisasikan dalam tema-tema (topik-topik). Sementara aspek makna, penggambaran dan nada dikenal dalam ilmu balaghah dengan ilmu ma’ani, bayan, dan badi’. Adapun yang dimaksud dengan kata kata adalah kecermatan pemilihan kata dan ungkapan. Dan yang dimaksud dengan aspek struktur adalah adanya kaitan antara satu ayat dengan ayat yang lain, adanya hubungan antara nada dan makna, serta antara pembukaan dan penutup ayat. Ide atau pokok pikiran dalam surat al-Alaq adalah tentang penciptaan manusia, pendidikan, dan kedurhakaan mereka. Sementara tema-tema yang ada dalam surat al-Alaq adalah tentang : Penciptaan manusia, perintah membaca dan menulis, kedurhakaan manusia dan ancaman terhadap pendurhaka. Hasil lain yang didapatkan adalah bahwa surat al-Alaq terdapat hubungan yang serasi antara nada dan makna, adanya kaitan antara satu ayat dengan ayat yang lain dan adanya korelasi antara pembukaan dan penutup ayat.
Linguistic Landscape and Place-Making Strategies in Internationalizing Islamic Higher Education: Evidence from UINSA Indonesia Kamal Yusuf; Sodikin Sodikin
JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Vol. 14 No. 3 (2026): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v14i3.19475

Abstract

The internationalization of higher education commonly examines issues related to curriculum reform, student mobility, or international partnership. However, its symbolic linguistic and spatial dimensions are rarely discussed. This article explores how the linguistic landscape and place-making strategies can help internationalizing an Islamic higher education institution. A qualitative descriptive-exploratory design was used to collect data from Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Indonesia. This study utilizes visual observation of 159 linguistic signs, survey, and the analysis of institutional documents. The results indicate that the linguistic landscape at UINSA is dominated by the monolingual (Indonesian) signs (79.87%), whereas English and Arabic are restricted and have symbolic purposes. The architecture, building nomenclature, and Islamic iconography reflect place-making strategies that are not yet fully integrated into space planning framework, multilingual policy, and international branding practices. Stakeholder involvement in the development of the linguistic and spatial international campus environment needs more attention. This article highlights the significance of balancing Islamic values with global strategies by incorporating multilingual and participatory policies that foster an inclusive, culturally grounded, and globally responsive academic environment.