Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERKEMBANGAN PRODUKSI JAGUNG DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Ritualluddin Ladoni; Taslim Sjah; Ibrahim Ibrahim
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis perkembangan produksi jagung di Kabupaten Lombok Timur pada Tahun 2010-2021, (2) Meramalkan produksi jagung di Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2022-2030. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini yaitu Kabupaten Lombok Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif jenis data yang berupa informasi yang dinyatakan dengan bilangan atau berbentuk angka dan data kualitatif data yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata data ini biasanya menjelaskan karakteristrik atau sifat data kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistika (BPS), kepustakaan dan beberapa sumber lainnya. Analisis perkembangan dan peramalan produksi jagung menggunakan analisis trend.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Perkembangan produksi jagung di Kabupaten Lombok Timur dari tahun 2010-2021 mengalami fluktuasi, dari 67.628 ton pada tahun 2010 menjadi 124.402 ton pada tahun 2021. (2) Ramalan produksi jagung di Kabupaten Lombok Timur dari tahun 2022-2030 diramalkan mengalami peningkatan pada setiap tahunnya perkembangan tersebut ditujukan oleh persamaan Y= 119.528,5 + 4.042,36X. Produksi jagung Pada tahun 2022 sebesar 172.079 ton dan pada tahun 2030 sebesar 240.799 ton.
Agroforestry Practices and Community Resilience to The Impact of Climate Change in Sesaot Forest Area, Lombok, Indonesia Markum Markum; Taslim Sjah; Muhamad Husni Idris; Irwan Mahakam Lesmono Aji; Muhamad Yul Fikry; Firman Ali Rahman
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11258

Abstract

Climate change affects agroforestry production and community resilience in forest areas. This study aims to: (1) identify vulnerabilities of forest products to climate change; (2) analyze community adaptation strategies; and (3) assess resilience levels of forest-adjacent communities. The research applied descriptive methods via field observations, interviews, and focus group discussions. From 74 residents, random sampling was used (Slovin method, 10% margin of error). Variables included economic, psychological, and social-institutional aspects. Resilience was assessed using a scoring system integrating Reivich & Shatté’s theory and a Likert scale, categorized into five levels: very high to very low. Results show that key vulnerabilities in the Sesaot forest area include harvest failures of major crops (e.g., durian, mangosteen, avocado, rambutan, cacao, coffee), with losses reaching 60–80%. Communities adapted through stratified agroforestry systems and strengthening local institutions. Resilience levels were high overall—economically moderate, but socially and psychologically strong. The study recommends improving economic resilience by reducing crop failure risks, including through the establishment of plant health clinics