Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGELOLAAN CITRA LINGKUNGAN PADA DESTINASI WISATA KABUPATEN PENAJAM SEBAGAI IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Radityo Suksmaneng Daru; Mardiono Mardiono
Jurnal GeoEkonomi Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.452

Abstract

Pembangunan berkelanjutan pada aspek ekonomi yang paling optimal bagi Indonesia adalah kegiatan perekonomian yang difokuskan pada kesejahteraan bersama. Perlu adanya kegiatan yang menguntungkan bagi konsumen dan produsen, namun tidak memberi dampak buruk yang besar bagi lingkungan. Dari produsen maupun pengelola industri pariwisata, diperlukan adanya suatu produk berupa barang maupun jasa dengan proses seminimal mungkin tidak memberi dampak buruk terhadap lingkungan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengemas produk dengan bahan yang ramah lingkungan, penggunaan bahan baku yang tidak merugikan berbagai pihak, serta pengelolaan citra lingkungan sedemikian rupa hingga dapat dikelola dengan baik di pariwisata Kabupaten Penajam, Kalimantan Timur. Pada wisatawan, diharapkan mendapat keuntungan berupa kualitas jasa yang baik, sesuai dengan harga jasa pariwisata yang dipasarkan. Pemerintah Indonesia terus berkomitmen dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan aturan RPJMN 2020 – 2024 dimana pembangunan berkelanjutan telah ditetapkan sebagai salah satu aspek yang bertujuan memberikan akses pembangunan yang adil dan inklusif, serta menjaga lingkungan hidup. Dengan demikian, pembangunan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pengembangan keuangan berkelanjutan dalam pemulihan ekonomi nasional tentu menemui berbagai tantangan yang perlu diselesaikan bersama sama. Tantangan terbesar Industri Pariwisata berkelanjutan adalah bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk menyelaraskan kepentingan ekonomi sosial, dan lingkungan hidup. Oleh karena itu, Pemerintah terus merangkul berbagai pemangku kepentingan untuk menjalankan komitmen dan menjalankan pembangunan berkelanjutan
ANALISIS MIX MARKETING 7P PADA KENAIKAN JUMLAH NASABAH PT. ASURANSI BANGUN ASKRIDA KANTOR CABANG SAMARINDA Radityo suksmaneng daru; Alfi Buya
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v5i1.2207

Abstract

Pemasaran sangat penting dilakukan ditengah menghadapi persaingan dunia usaha yangkompetitif sehingga diperlukan strategi pemasaran yang baik dan tepat. Penurunan yangterjadi pada jumlah nasabah diakibatkan karena kurangnya pemasaran yang dilakukan terlebihpada periode 2018 hingga periode 2021 masuk atau mengalami masalah pandemi atau krisiskesahatan Covid 19. Strategi pamasaran yang dilakukan pada PT Asuransi Bangun AskridaKantor cabang Samarinda menggunakan 7P. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui sejauh mana terkait bauran pemasaran (marketing mix) pada kenaikan jumlahnasabah asuransi kebakaran pada PT. Ausransi Bangun Askrida Kantor Cabang Samarinda..Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptiv kualutatif yang mana datadiperoleh dari hasil amatan atau observasi serta wawancara lapangan yang dilakukan olehpeneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk pada PT. Asuransi Bangun ASKRIDAKantor Cabang Samarinda memiliki produk unggulan untuk asuransi kebakaran dengan namaPolis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI); harga pada PT. Asuransi BangunASKRIDA Kantor Cabang Samarinda didapat dengan harga premi atau kontribusi yangditawarkan.