Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EVALUASI POLA RUANG TERHADAP RTRW DI KECAMATAN TELUK AMBON Nathalia. Ch. Talanila; Stevianus Titaley; Adnan. A. Botanri
Jurnal ISOMETRI Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/isometri.2023.2.1.83-111

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan menggunakan teknik analisis spasial Sistem Informasi Geografis (SIG). Proses yang dilakukan pada penelitian ini yaitu membuat peta penggunaan lahan Kecamatan Teluk Ambon 2020 kemudian melakukan digitasi overlay dengan peta RTRW menggunakan citra satelit dan hasilnya akan di analisis kesesuaiannya dan seberapa besar perubahan pemanfaatan ruang. Berdasarkan hasil overlay didapatkan bahwa identifikasi pemanfaatan ruang pada kawasan permukiman sebagai kawasan dengan luasan terbesar yaitu seluas 2931,42 ha atau 22,21% dari luas wilayah lokasi penelitian. Pemanfaatan ruang pada kawasan pertahanan dan keamanan sebagai kawasan dengan luasan terkecil yaitu seluas 23,31 ha atau 0,18% dari luas wilayah lokasi penelitian. Sedangkan kesesuaian pemanfaatan ruang diperoleh dengan kategori sesuai seluas 3955,04 ha atau 81% dan kategori tidak sesuai seluas 1534,89 ha atau 19%.
ANALISIS KINERJA KAPAL TOL LAUT DALAM MENDUKUNG PEREKONOMIAN DI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR Elisabeth Liana Fatlolon; Marcus Tukan; Stevianus Titaley
Jurnal ISOMETRI Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/isometri.2023.2.1.1-16

Abstract

KKT merupakan salah satu wilayah kepulauan di Provinsi Maluku maka sektor transportasi laut menjadi tulang punggung pembangunan dan pelayanan publik. KKT masuk dalam jalur program Tol Laut yang dilayani oleh kapal container memiliki kapasitas muat berbeda-beda membawa muatan kontainer jumlah bervariasi. Bila jumlah muatan angkut lebih kecil dari kapasitas muat, akan terjadi kerugian. Apabila jumlah muatan lebih besar dari kapasitas muat akan terjadi over kapasitas berakibat pada keamanan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kapal tol laut dalam mendukung perekonomian di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian adalah kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis Load Factor dan analisis Gravitasi. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata nilai faktor muat tahun 2018 sebesar 6,89%. Rata-rata nilai faktor muat tahun 2019 sebesar 6,92%. Rata-rata nilai faktor muat tahun 2020 sebesar 6,73%. Rata-rata nilai faktor muat tahun 2021 sebesar 7,58%. Rata-rata nilai faktor muat muatan balik meningkat, dari tahun 2018 sebesar 0,19%, tahun 2019 sebesar 0,29%, tahun 2020 sebesar 0,96%, dan tahun 2021 sebesar 1,26%. Pelayaran dari tahun 2018 sampai tahun 2021 bertambah. Indeks interaksi antara ibukota kabupaten dengan kecamatan Wertamrian menunjukkan angka tertinggi dikarenakan faktor jarak yang dekat dan kelancaran akses transportasi darat. Kontribusi kategori transportasi tahun 2018 menyumbang 2,88% terhadap PDRB kabupaten. Tahun 2019, kontribusi kategori transportasi terhadap PDRB mengalami peningkatan sebesar 2,83%. Tahun 2020 mengalami penurunan dengan kontribusi yang diberikan 2,52% terhadap PDRB kabupaten. Tahun 2021, kontribusi meningkat 2,60% terhadap PDRB kabupaten.
PEMETAAN POTENSI SPASIAL PERKEBUNAN CENGKIH DALAM PENGOLAHAN MINYAK ATSIRI DI KEPULAUAN LEASE Margie Civitaria Siahay; Stevianus Titaley; Francois Lekransy
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.167-174

Abstract

Tanaman cengkih merupakan salah satu tanaman first nature di kepulauan Maluku. Tanaman ini merupakan komoditi yang dapat didorong untuk pengembangan industri khususnya pengembangan sub system industry minyak atsiri. Kualitas minyak atsiri yang lebih tinggi didukung dengan kondisi tanah dan iklim yang cocok untuk pertumbuhan tanaman cengkih. Analisis potensi lahan tanaman cengkih sangat diperlukan bukan hanya sebagai informasi kebijakan perencanaan kawasan tetapi juga dapat menjadi informasi investasi di Kepulauan Lease, karena dengan adanya informasi potensi lahan, pola perubahan lahan, aksesbilitas dan potensi kapasitas produksi tanaman cengkih berdasarkan kerapatan vegetasi tanaman cengkih yang dapat menyediakan keseluruhan tanaman yang dapat digunakan untuk pengembangan lokasi wilayah bahan baku dan produksi industri minyak atsiri. Penelitian ini menggunakan tahapan metode antara lain identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data, pengolahan citra satelit, tutupan lahan diklasifikasi, analisis produksi tanaman cengkih dan tipologi wilayah, overlay potensi wilayah dengan citra satelit, pemetaan potensi dan distribusi penyebarannya pada setiap pulau. Dari tahapan metode ini ditemukan bahwa potensi yang dihasilkan minyak cengkih sebesar 220,8 ton/tahun. Jumlah ini ini dapat ditingkatkan jika melihat potensi lahan yang tersedia. Namun potensi yang ada tidak didukung dengan ketersediaan sarana-prasaran penunjang aktivitas agrobisnis minyak cengkih yang masih rendah pada beberapa desa. Dengan menggunakan analisis skalogram untuk menentukan struktur pusat pelayanan menurut hirarki wilayah, maka diketahui bahwa area Saparua Kota (Hirarki III) telah memenuhi fungsi pelayanan lokal hanya memenuhi kebutuhan dalam lingkup kecamatan dan antar kecamatan, pada wilayah Hirarki IV dan V hanya dapat berfungsi sebagai penyedia bahan baku lokal.
Analisis Persepsi Masyarakat terhadap Program Penanganan Permukiman Kumuh di Negeri Batu Merah, Kota Ambon Alfonsa Maria Lidya Naryemin; Stevianus Titaley; Aswad, Wa Ode Sitti Jurianti
Journal Of Plano Studies Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jops.v2i2.6462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap hasil dari program penanganan permukiman kumuh di Negeri Batu Merah, Kota Ambon. Program ini melibatkan tiga intervensi utama, yaitu NUSP-2 yang fokus pada peningkatan infrastruktur, NAHP yang memberikan bantuan material untuk rumah layak huni, dan KOTAKU yang mencakup pembangunan infrastruktur dasar. Berdasarkan survei dan wawancara dengan 44 responden, hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat merasakan dampak positif dari program ini, terutama dalam perbaikan infrastruktur jalan, drainase, dan penyediaan air bersih, serta peningkatan kualitas rumah. Namun, meskipun sebagian besar masyarakat merasa puas, masih terdapat tantangan terkait pemerataan manfaat, kelengkapan infrastruktur, dan pemeliharaan jangka panjang. Sebagian kecil warga juga merasa bahwa bantuan perbaikan rumah belum mencukupi untuk menutup seluruh kebutuhan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa keberlanjutan hasil program menjadi perhatian utama masyarakat, yang berharap adanya pemeliharaan dan pengawasan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, meskipun program telah memberikan hasil yang signifikan, perlu adanya perhatian lebih terhadap pemerataan manfaat dan pemeliharaan jangka panjang agar program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih merata di masa depan. Saran dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan alokasi dana, memperbaiki keterlibatan masyarakat, dan melanjutkan pengawasan serta pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun untuk memastikan keberlanjutan manfaat program. Kata Kunci : Penanganan Permukiman Kumuh, Persepsi Masyarakat, Keberlanjutan Program
PENGARUH PELABUHAN SEBAGAI SIMPUL PERTUMBUHAN TERHADAP PENGEMBANGAN WILAYAH DI KOTA MASOHI (STUDI KASUS: PELABUHAN INA MARINA) Wahyunii Si’a Pattiiha; Andiah Nurhaeny; Stevianus Titaley
Jurnal ISOMETRI Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/isometri.2026.5.1.108-114

Abstract

Pelabuhan Ina Marina mempunyai fungsi untuk mendukung keinginan pengguna jasa kepelabuhan dalam rangka memperlancar kegiatan perdagangan. Dalam teori Core-Periphery memberikan gambaran dan menerangkan tentang perbedaan pembangunan, tetapi penekannya dari aspek keruangan. Jadi konsep teori ini sesuai dengan indeks aksebilitas transportasi laut karena melihat dari segi keruangan atau jalur antar pulau-pulau. Pada penelitian ini corenya adalah kota Masohi, dan pheriperinya adalah Tehoru, Kobi dan Banda. Berdasarkan core-pheriperi yang sudah diketahui berdasarkan data kunjungan kapal pada pelabuhan Ina Marina, maka pertumbuhan ekonomi Kota Masohi dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi model sollow. Penelitian ini dilakukan untuk Menilai tingkat aksesbilitas tehadap pertumbuhan ekonomi Kota Masohi sebagai wilayah pelabuhan pengumpul. Maka akan dilakukan analisis data dengan menggunakan metode tingkat aksebilitas dan analisi regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Berdasarkan penelitian didapatkan Indeks aksebilitas yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi adalah waktu tempuh. Karena waktu tempuh menunjukan tingkat aksebilitas yang baik dilihat dari penggunaan kapal cepat pada pelabuhan Ina Marina. Tingkat Aksebilitas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Masohi, menunjukan bahwa aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang searah, yaitu jika aksesibilitas mengalami perkembangan maka, pertumbuhan ekonomi akan mengalami peningkatan.
ARAHAN PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA NEGERI AMAHUSU DALAM MENDUKUNG AMAHUSU SEBAGAI NEGERI WISATA Alsen Beverly Frans; Stevianus Titaley; Renoldy Papilaya
Jurnal ISOMETRI Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/isometri.2026.5.1.86-94

Abstract

Negeri Amahusu adalah satu Negeri yang terdaftar dalam RIPPAR Kota Ambon tahun 2021-2026. Kota Ambon sebagai salah satu kawasan strategis pariwista (KSP-02). Negeri Amahusu memiliki kekayaan alam yang beragam dan juga mempunyai daya tarik wisara yang menarik dan beragam. Menurut BPS (2023) terdapat 5 daya tarik wisata yang ada pada Negeri Amahusu. Pada eksisting kawasan Destinasi Wisata yang ada di Negeri Amahusu memiliki permasalahan mengenai pengembangan baik dari fisik kawasan dan pariwisata berkelanjutan sehingga berdampak bagi pengembangan parisiwata di Kota Ambon khususnya di Negeri Amahusu. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan arahan pengembangan Destinasi Wisata di Negeri Amahusu. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis tapak, dan analisis triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa 5 Destinasi Wisata di Negeri Amahusu memiliki permasalahan pada eksisting kawasan baik secara analisis 4A, Pariwisata Berkelanjutan dan analisis Tapak. Selain itu kurangnya kesadaran masyarakat terkait kepariwisataan dan pengelolaan pemerintah yang belum optimal. Sehingga dalam penelitian ini arahan pengembangan yang dirumuskan untuk pengembangan Destinas Wisara di Negeri Amahusu kedepan adalah mengoptimalkan komponen 4A, keberlanjutan pariwisata, serta mempertimbangkan kondisi tapak dalam proses pengembangan.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH WARGA DESA PULAU RHUN KECAMATAN BANDA KABUPATEN MALUKU TENGAH Dewi Apriliah M. Djamal; Stevianus Titaley; Rafael M. Osok
Jurnal ISOMETRI Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/isometri.2026.5.1.135-142

Abstract

Keberadaan Pulau Rhun dengan karakteristik sebagai pulau kecil memiliki kendala atas tersedianya sumberdaya air yang sedikit. Minimnya penyediaan sarana air bersih didesa sehingga masyarakat dalam menggunakan air bersih bagi kebutuhan setiap hari hanya bersumber dari air hujan yang digunakan untuk air minum. Penelitian ini bertjuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih di Desa Pulau Rhun, menghitung kebutuhan air bersih berdasarkan peningkatan jumlah penduduk sampai 20 tahun yang akan datang. Untuk menjawab tujuan penelitian ini digunakan analisa Kebutuhan Air Bersih Dan Analisa Proyeksi Jumlah Penduduk. Berdasarkan hasil perhitungan air bersih ratarata pada tahun 2043 adalah 3.894 lt/hari. Tersedianya air yang ditampung pada musim penghujan pada bak penampung akan selaman ini dianggap tidak cukup karena hanya memenuhi kebutuhan sampai 3-5 bulan kedepan dan menunggu musim hujan selanjutnya oleh karenanya Masyarakat sampai saat ini masih menggunakan bantuan air payau yang tersedia pada sumur-sumur di dekat Pantai yang digunakan seperlunya selain air minum.Masyarakat Desa Pulau Rhun sampai saat ini hanya mengandalkan air hujan untuk air bersih yang ditampung dalam bak penampung di setiap rumah di pulau ini dengan ukuran bervariatif dan untuk menghemat air bersih atau air hujan tersebut masyarakat masih menggunakan air payau yang bersumber dari sumur galian yang tersebar di pemukiman sekitar pantai.