Lakhmudien Lakhmudien
Prodi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Politeknik Rukun Abdi Luhur, Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERASI TENTANG HAK-HAK PASIEN DI RUMAH SAKIT TERKAIT REKAM MEDIS Qonita Ulfiana; Lakhmudien Lakhmudien; Anindya Krisna W; Meilia Ariyanti
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 9: Mei 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak-hak pasien di Rumah Sakit terkait rekam medis menjadi hak mendasar yang harus diketahui oleh pasien sekarang ini, sehingga masyarakat dapat mendapatkan pelayanan kesehatan. yang sesuai dengan kebutuhannya. Secara umum tingkat literasi kesehatan masyarakat masih rendah. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada 10 orang awam, 100% menyatakan belum pernah mengetahui tentang hak-hak pasien di Rumah Sakit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat literasi tentang hak-hak pasien di Rumah Sakit terkait rekam medis. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan deksriptif kuantitatif dengan rancangan cross secsional. Jumlah sampel sebanyak 85 responden yang pernah menjadi pasien. Hasil penelitian ini menunjukan level literasi tentang hak-hak pasien di Rumah Sakit terkait rekam medis masuk dalam kategori rendah yaitu sebanyak (68,2%). Kesimpulan: masyarakat belum banyak yang mengetahui dan mendapat informasi tentang hak-hak pasien di Rumah Sakit
PEMAHAMAN PEREKAM MEDIS TERHADAP PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK BERBASIS PERMENKES NOMOR 24 TAHUN 2022 Lakhmudien Lakhmudien; Rano Indradi S; Ega Nugraha; Imam Agus Setiyono
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 9: Mei 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah telah mengesahkan PMK No 24 tahun 2022 tentang rekam medis.. Semua fasyankes di himbau untuk menerapkan RME paling lambat bulan Desember 2023. Dalam penerapan RME di Rumah Sakit, perekam medis (PMIK) mempunyai peran penting, oleh karena itu perekam medis harus mengusai regulasi RME yang saling terkait dengan regulasi lain, kemampuan mendesain sistem dan ICT literacy. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pemahaman perekam medis terhadap penerapan rekam medis elektronik di Rumah Sakit. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Jumlah informan sebanyak 6 orang yang berlatar belakang pendidikan D3 Rekam Medis dan bekerja di Rumah Sakit. Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar informan pemahamannya masih kurang terhadap regulasi rekam medis elektronik yang saling berkaitan satu sama lain, kemudian pemahaman perancangan desain sistem juga masih kurang, kemampuan ICT literacy juga masih kurang. Selain itu perekam medis masih terjebak dalam persepi negatif yang beranggapan bahwa RME akan menghilangkan profesinya. Kesimpulan penelitian ini adalah pemahaman perekam medis terhadap penerapan RME di Rumah Sakit masih kurang. Perlu adanya pelatihan dan sosialisasi yang komprehensif step by step penerapan RME.